Postingan

MERENDAHKAN DIRI DAN MEMINTA JALAN YANG AMAN 🙏🔥

📖 Ezra 8:21 (TB) — “Kemudian di sana, di tepi sungai Ahawa itu, aku memaklumkan puasa supaya kami merendahkan diri di hadapan Allah kami dan memohon kepada-Nya jalan yang aman bagi kami, bagi anak-anak kami dan segala harta benda kami.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini mengajarkan bahwa sebelum menjalani perjalanan yang besar, kita perlu belajar berhenti sejenak, merendahkan diri di hadapan Tuhan, dan menyerahkan seluruh perjalanan kepada-Nya.  Saudaraku, Ezra sedang memimpin perjalanan yang tidak sederhana. Mereka membawa keluarga, anak-anak, dan harta benda dalam jumlah yang besar menuju Yerusalem. Dalam situasi seperti itu, Ezra tidak hanya mengandalkan persiapan dan kemampuan manusia. Ia mengumumkan puasa supaya mereka merendahkan diri di hadapan Allah. Puasa merupakan salah satu disiplin rohani yang jarang sekali ditekuni oleh orang Kristen. Saya pun jarang sekali puasa. Namun saya menyadari bahwa puasa sangat penting dan perlu kita lakukan secara teratur. Melalui ...

TUHAN MENYEDIAKAN ORANG YANG TEPAT DALAM PERJALANAN KITA 🙏🔥

📖 Ezra 8:18 (TB) — “Kemudian karena tangan murah Allah kami itu melindungi kami, didatangkanlah oleh mereka kepada kami orang-orang yang berakal budi dari bani Mahli bin Lewi bin Israel, yakni Serebya dengan anak-anak dan saudara-saudaranya, delapan belas orang.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini mengajarkan bahwa ketika Tuhan memberikan sebuah tugas, Dia bukan hanya menyediakan jalan, tetapi juga menyediakan orang-orang yang tepat untuk membantu kita menyelesaikan pekerjaan tersebut.  Saudaraku, Ezra kembali menyaksikan bahwa tangan murah Allah melindungi mereka. Namun bentuk perlindungan Tuhan kali ini sangat menarik: Tuhan menghadirkan orang-orang yang "berakal budi" untuk bergabung bersama mereka. Artinya, pertolongan Tuhan tidak selalu datang dalam bentuk mukjizat yang spektakuler. Kadang-kadang pertolongan Tuhan hadir melalui seseorang yang memiliki kemampuan, hikmat, pengalaman, atau karakter yang kita butuhkan. Tuhan tahu apa yang kita perlukan sebelum kita...

DIKUATKAN UNTUK MELANGKAH KARENA TANGAN TUHAN 🙏🔥

📖 Ezra 7:28 (TB) — “Dan membuat aku disenangi oleh raja dan penasihat-penasihatnya serta segala pembesar raja yang berkuasa! Maka aku menguatkan hatiku, karena tangan TUHAN, Allahku, melindungi aku dan aku menghimpunkan dari antara orang Israel beberapa pemimpin untuk berangkat pulang bersama-sama aku.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini mengajarkan bahwa ketika Tuhan membuka jalan dan menyertai kita, jangan berhenti pada rasa kagum terhadap pertolongan-Nya.  Saudaraku, Ezra menyadari bahwa Tuhanlah yang membuatnya disenangi oleh raja, para penasihat, dan para pembesar. Setelah melihat pertolongan Tuhan, ia berkata, "Maka aku menguatkan hatiku." Ini sangat indah. Ezra tidak menjadi pasif setelah menerima pertolongan. Ia justru memperoleh keberanian untuk melangkah. Ada kalanya kita sudah melihat Tuhan membuka jalan, tetapi kita masih takut mengambil langkah berikutnya. Kita terus menunggu sampai semuanya sempurna, padahal Tuhan mungkin sudah memberikan cukup alasan ...

HATI YANG TAHU MENGEMBALIKAN KEMULIAAN KEPADA TUHAN 🙏🔥

📖 Ezra 7:27 (TB) — “Terpujilah TUHAN, Allah nenek moyang kita, yang dengan demikian menggerakkan hati raja, sehingga ia menyemarakkan rumah TUHAN yang ada di Yerusalem.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini mengajarkan bahwa ketika kita mengalami pertolongan, kesempatan, atau keberhasilan, jangan berhenti pada berkatnya. Belajarlah melihat tangan Tuhan di balik semuanya dan mengembalikan pujian serta kemuliaan hanya kepada-Nya. Saudaraku, hal pertama yang dilakukan Ezra setelah melihat bagaimana Tuhan bekerja adalah berkata, "Terpujilah TUHAN." Ezra tidak memuji dirinya sendiri karena berhasil mendapatkan izin dari raja. Ia juga tidak menganggap bahwa semua itu terjadi semata-mata karena kepandaiannya berbicara atau kemampuannya bernegosiasi. Ezra melihat bahwa Tuhanlah yang menggerakkan hati raja. Ini adalah hati seorang yang mengenal sumber berkatnya. Dalam hidup kita, sering kali ketika sesuatu berhasil, kita lebih mudah berkata, "Saya memang hebat," dari...

KEBENARAN MEMBUTUHKAN KETEGASAN 🙏⚖️

📖 Ezra 7:26 (TB) — “Setiap orang, yang tidak melakukan hukum Allahmu dan hukum raja, harus dihukum dengan seksama, baik dengan hukuman mati, maupun dengan pembuangan, dengan hukuman denda atau hukuman penjara.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini mengajarkan bahwa kebenaran tidak hanya perlu diketahui, tetapi juga perlu dihormati dan ditegakkan. Saudaraku, ayat ini menunjukkan bahwa pada masa Ezra terdapat ketegasan terhadap orang yang melanggar hukum Allah dan hukum raja. Ada berbagai bentuk hukuman sesuai dengan pelanggarannya. Ini menunjukkan bahwa sebuah komunitas tidak dapat berjalan dengan baik jika setiap orang bebas melakukan apa saja tanpa mempertanggungjawabkan tindakannya. Hukum memberikan batas yang membedakan apa yang benar dan apa yang salah. Dalam kehidupan rohani, firman Tuhan juga menjadi standar yang menolong kita mengetahui bagaimana seharusnya kita hidup. Jangan sampai kita memiliki pola pikir, "Yang penting saya merasa benar." Perasaan dapat beru...

MEMIMPIN DENGAN HIKMAT DAN MENGAJAR DENGAN KASIH 🙏🔥

📖 Ezra 7:25 (TB) — “Maka engkau, hai Ezra, angkatlah pemimpin-pemimpin dan hakim-hakim sesuai dengan hikmat Allahmu yang menjadi peganganmu, supaya mereka menghakimi seluruh rakyat yang diam di daerah seberang sungai Efrat, yakni semua orang yang mengetahui hukum Allahmu; dan orang yang belum mengetahuinya haruslah kauajar.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini mengajarkan bahwa kepemimpinan yang benar membutuhkan hikmat dari Tuhan.  Saudaraku, Ezra diperintahkan untuk mengangkat pemimpin dan hakim "sesuai dengan hikmat Allahmu." Perhatikan bahwa dasar memilih seorang pemimpin bukan hanya kemampuan, pengalaman, kepandaian berbicara, atau popularitas, tetapi hikmat yang berasal dari Tuhan. Seseorang mungkin sangat pintar, tetapi belum tentu memiliki hikmat. Kepandaian membuat seseorang mengetahui banyak hal, sedangkan hikmat menolong seseorang menggunakan pengetahuan itu dengan benar. Dalam mengambil keputusan, seorang pemimpin perlu bertanya bukan hanya, "Apa yan...

MEMBERI RUANG BAGI PELAYANAN TUHAN 🙏🔥

📖 Ezra 7:24 (TB) — “Lagipula kami beritahukan kepadamu, bahwa tidaklah sah bila para imam, orang Lewi, penyanyi, penunggu pintu gerbang, budak di bait Allah dan para hamba rumah Allah dikenakan pajak, upeti atau bea.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini mengajarkan bahwa Tuhan peduli terhadap orang-orang yang dipanggil untuk melayani-Nya.  Saudaraku, perhatikan bahwa ada berbagai kelompok yang disebutkan: imam, orang Lewi, penyanyi, penunggu pintu gerbang, budak di bait Allah, dan para hamba rumah Allah. Tidak semuanya memiliki tugas yang sama, tetapi semuanya memiliki tempat dalam pekerjaan Tuhan. Ada yang mempersembahkan korban, ada yang melayani dalam musik dan pujian, ada yang menjaga pintu, dan ada yang mengerjakan berbagai kebutuhan rumah Allah. Mereka tidak semuanya tampil di depan, tetapi semuanya dibutuhkan. Ini mengajarkan bahwa pelayanan Tuhan membutuhkan banyak orang dengan fungsi yang berbeda. Jangan merasa pelayanan kita tidak penting hanya karena tidak terli...