Postingan

MEMPERSEMBAHKAN YANG TERBAIK SETELAH MENGALAMI PERTOLONGAN TUHAN 🙏🔥

📖 Ezra 8:35 (TB) — “Pada waktu itu juga orang-orang yang telah kembali dari penawanan, yakni mereka yang pulang dari pembuangan, mempersembahkan sebagai korban bakaran kepada Allah Israel: lembu jantan dua belas ekor untuk seluruh Israel, domba jantan sembilan puluh enam ekor, anak domba tujuh puluh tujuh ekor, kambing jantan sebagai korban penghapus dosa dua belas ekor, semuanya itu sebagai korban bakaran bagi TUHAN.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Ayat ini berbicara tentang umat Israel yang baru kembali dari pembuangan dan kemudian mempersembahkan korban bakaran kepada Allah Israel.  Saudaraku, konteksnya terjadi setelah perjalanan Ezra dan rombongan dari Babel menuju Yerusalem. Mereka telah mengalami perlindungan Tuhan sepanjang perjalanan dan berhasil tiba dengan selamat. Setelah sampai, mereka tidak langsung berfokus pada diri sendiri, tetapi datang kepada Tuhan dengan membawa korban persembahan. Sungguh ini yg perlu kita berikan sebagai respons terima kasih kita kepada Tuhan. S...

SETIAP KEPERCAYAAN HARUS DIPERTANGGUNGJAWABKAN 🙏🔥

📖 Ezra 8:33 (TB) — “Maka pada hari yang keempat ditimbanglah perak dan emas dan perlengkapan-perlengkapan itu di dalam rumah Allah kami di bawah pengawasan imam Meremot bin Uria, yang didampingi oleh Eleazar bin Pinehas, dan mereka dibantu oleh Yozabad bin Yesua dan Noaja bin Binui, orang-orang Lewi.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Ayat ini berbicara tentang proses penyerahan dan pemeriksaan kembali perak, emas, serta perlengkapan yang telah dibawa dari Babel.  Saudaraku, perhatikan bahwa perjalanan mereka dari Babel akhirnya sampai pada tahap pertanggungjawaban. Barang-barang yang sebelumnya telah ditimbang sebelum keberangkatan kini kembali ditimbang setelah tiba di Yerusalem. Ada pemeriksaan yang jelas untuk memastikan bahwa apa yang dipercayakan tetap terjaga selama perjalanan. Secara rohani, ini mengingatkan kita bahwa kesetiaan tidak hanya dinilai dari bagaimana kita menerima sebuah kepercayaan, tetapi juga bagaimana kita mengembalikannya. Saya jadi ingat tentang perumpamaan ta...

BERANGKAT DENGAN IMAN DI BAWAH PERLINDUNGAN TUHAN 🙏🔥

📖 Ezra 8:31 (TB) — “Kemudian berangkatlah kami dari sungai Ahawa pergi ke Yerusalem pada tanggal dua belas bulan pertama untuk berjalan ke Yerusalem, dan tangan Allah kami melindungi kami dan menghindarkan kami dari tangan musuh dan penyamun.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Ayat ini berbicara tentang keberangkatan Ezra dan rombongannya dari sungai Ahawa menuju Yerusalem. Saudaraku, perjalanan mereka bukanlah perjalanan yang tanpa risiko. Mereka membawa banyak orang, keluarga, serta perak, emas, dan perlengkapan untuk rumah Allah. Sebelumnya Ezra telah mengajak mereka merendahkan diri dan memohon jalan yang aman kepada Tuhan. Setelah itu, mereka tidak hanya berhenti pada doa, tetapi benar-benar berangkat. Secara rohani, kita belajar bahwa iman tidak hanya berbicara tentang percaya, tetapi juga keberanian untuk melangkah setelah menyerahkan perjalanan kepada Tuhan. Berani bukanlah perkara yang mudah. Berani itu bukan hilangnya rasa takut melainkan berserah dan mengandalkan TUHAN sepenuhnya...

SETIA MENERUSKAN APA YANG TELAH DIPERCAYAKAN 🙏🔥

  📖 Ezra 8:30 (TB) — “Lalu para imam dan orang-orang Lewi menerima perak dan emas dan perlengkapan-perlengkapan yang telah ditimbang itu untuk dibawa ke Yerusalem, ke rumah Allah kami.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini berbicara tentang penyerahan tanggung jawab.  Saudaraku, dalam konteks perjalanan tersebut, Ezra sebelumnya telah memberikan berbagai persembahan kepada orang-orang yang ditugaskan membawanya. Setelah semuanya ditimbang, kini para imam dan orang Lewi menerima tanggung jawab untuk membawa harta dan perlengkapan itu sampai ke Yerusalem. Ada proses yang jelas: dipercayakan, dihitung, diterima, kemudian dibawa ke tujuan yang telah ditentukan. Secara rohani, hal ini mengingatkan kita bahwa setiap kepercayaan dari Tuhan memiliki tujuan dan perlu diteruskan dengan kesetiaan. Kita boleh berbagian dalam perbuatan baik tetapi tidak boleh berhenti. Proses yg benar dari awal sampai akhir harus terus ada. Kita harus belajar untuk setia terhadap setiap perjalanan ...

MENJAGA APA YANG TUHAN PERCAYAKAN 🙏🔥

  📖 Ezra 8:29 (TB) — “Rawatlah dan jagalah itu sampai kamu dapat menimbangnya di depan para pemuka imam serta orang-orang Lewi dan para pemimpin kaum keluarga orang Israel di Yerusalem, di dalam bilik-bilik rumah TUHAN.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini berbicara tentang tanggung jawab untuk merawat dan menjaga sesuatu yang telah dipercayakan kepada kita.  Saudaraku, Ezra tidak hanya memberikan tugas untuk membawa persembahan, tetapi juga memerintahkan mereka untuk merawat dan menjaganya. Ini menunjukkan bahwa sesuatu yang dipercayakan kepada kita harus dipelihara dengan sungguh-sungguh sampai tugas tersebut selesai. Secara rohani, kehidupan kita juga merupakan sesuatu yang Tuhan percayakan. Talenta, waktu, keluarga, pekerjaan, pelayanan, bahkan kesempatan yang kita miliki perlu dirawat, bukan hanya digunakan. Kesetiaan bukan sekadar menerima kepercayaan, tetapi menjaga kepercayaan tersebut sampai akhir. Sekali kita berbohong, maka kepercayaan akan sulit dibangun. ...

KUDUS BAGI TUHAN, KUDUS PULA YANG DIPERCAYAKAN 🙏🔥

📖 Ezra 8:28 (TB) — “Dan aku berkata kepada mereka: ‘Kamu kudus bagi TUHAN, dan perlengkapan-perlengkapan ini pun kudus, dan perak dan emas ini adalah persembahan sukarela kepada TUHAN, Allah nenek moyangmu.’” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Ayat ini membicarakan tentang Ezra yang mengingatkan para imam dan orang-orang Lewi bahwa mereka adalah orang-orang yang kudus bagi Tuhan.  Saudaraku, dalam konteks perjalanan menuju Yerusalem, Ezra sedang mempersiapkan orang-orang yang akan membawa berbagai persembahan dan perlengkapan untuk rumah Allah. Karena itu, ia mengingatkan mereka mengenai status dan tanggung jawab mereka sebagai orang-orang yang kudus bagi Tuhan. Dalam melakukan pekerjaan TUHAN dan pelayanan, kita harus memiliki kemurnian hati. Allah kita kudus dan Ia telah menguduskan ktia dengan darah-Nya yang mahal. Maka kita perlu hidup dalam kekudusan. Manusia telah jatuh ke dalam dosa namun darah-Nya telah menyucikan kita dari segala kejahatan. Kini kekudusan berarti kita hidup di d...

MENJADI PENATALAYAN YANG DAPAT DIPERCAYA 🙏🔥

📖 Ezra 8:25 (TB) — “Aku menimbang bagi mereka perak, emas, dan perlengkapan-perlengkapan, yakni persembahan-persembahan khusus bagi rumah Allah kami yang dikhususkan oleh raja serta penasihat-penasihatnya dan pembesar-pembesarnya dan semua orang Israel yang ada di sana.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Ayat ini membicarakan tentang Ezra yang menerima tanggung jawab untuk membawa perak, emas, dan berbagai perlengkapan yang telah dikhususkan bagi rumah Allah di Yerusalem. Saudaraku, persembahan-persembahan tersebut berasal dari berbagai pihak, yaitu raja, para penasihat, para pembesar, dan orang-orang Israel yang masih berada di Babel. Mereka memberikan apa yang mereka miliki untuk mendukung pembangunan dan kebutuhan rumah Allah. Kerelaan memberi dan mendukung pembangunan lahir dari para pejabat. Mereka memberi contoh yang baik dan benar. Lalu semua orang Israel pun turut ambil bagian, mereka turut memberi. Hal ini sangat indah dan luar biasa. Ketika kita ada di posisi yang strategis dan ti...