Postingan

TUHAN SELALU MEMBUKA BABAK BARU 🙏🌅

📖 Ezra 5:13 (TB) — "Akan tetapi pada tahun pertama zaman Koresh, raja negeri Babel, dikeluarkanlah perintah oleh raja Koresh untuk membangun rumah Allah ini." Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini mengajarkan bahwa kasih karunia Tuhan selalu lebih besar daripada kegagalan manusia.  Saudaraku, ayat ini diawali dengan dua kata yang penuh pengharapan: "Akan tetapi." Sebelumnya bangsa Israel mengakui bahwa mereka dibuang ke Babel karena dosa nenek moyang mereka. Seolah-olah kisah mereka telah berakhir dengan kehancuran Bait Allah dan pembuangan. Namun firman Tuhan berkata, "Akan tetapi..." Dua kata ini menunjukkan adanya campur tangan Allah. Ketika manusia melihat akhir, Tuhan sedang mempersiapkan permulaan yang baru. Dia menggerakkan hati Koresh, seorang raja kafir, untuk mengeluarkan perintah membangun kembali rumah Allah. Ini mengajarkan bahwa tidak ada keadaan yang terlalu rusak sehingga Tuhan tidak dapat memulihkannya. Dia sanggup memakai siapa saj...

BERANI MENGAKUI KESALAHAN 🙏❤️

📖 Ezra 5:12 (TB) — "Tetapi sesudah nenek moyang kami membangkitkan murka Allah semesta langit, mereka diserahkan-Nya ke dalam tangan Nebukadnezar, raja negeri Babel, orang Kasdim, yang merusak rumah itu dan mengangkut bangsa itu sebagai tawanan ke negeri Babel." Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini mengajarkan bahwa pemulihan selalu dimulai dengan kejujuran di hadapan Tuhan. Orang yang rendah hati tidak sibuk mencari kambing hitam, tetapi berani mengakui dosa dan belajar dari masa lalunya. Saudaraku, ketika bangsa Israel diminta menjelaskan mengapa Bait Allah pernah dihancurkan, mereka tidak menyalahkan kekejaman Nebukadnezar atau kekuatan Babel. Mereka justru berkata, "Nenek moyang kami membangkitkan murka Allah semesta langit." Mereka memahami bahwa Nebukadnezar hanyalah alat yang dipakai Tuhan untuk menghajar umat-Nya karena ketidaktaatan mereka. Pengakuan ini menunjukkan kedewasaan rohani yang luar biasa. Mereka tidak menutupi sejarah kelam bangsanya, te...

IDENTITAS KAMI: HAMBA-HAMBA ALLAH 🙏👑

📖 Ezra 5:11 (TB) — "Inilah jawaban yang diberikan mereka kepada kami: Kami adalah hamba-hamba Allah semesta langit dan bumi, dan kami membangun kembali rumah, yang telah didirikan bertahun-tahun sebelumnya, didirikan dan diselesaikan oleh seorang raja Israel yang agung." Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini mengingatkan kita bahwa identitas yang paling penting dalam hidup bukanlah jabatan, kekayaan, pendidikan, atau pencapaian kita, melainkan bahwa kita adalah hamba-hamba Allah.  Saudaraku, _ketika para pejabat Persia bertanya siapa yang memberi mereka wewenang untuk membangun Bait Allah, bangsa Israel tidak pertama-tama memperkenalkan diri sebagai keturunan Abraham, mantan tawanan, atau warga Yehuda. Mereka menjawab dengan sederhana namun penuh makna: "Kami adalah hamba-hamba Allah semesta langit dan bumi." Mereka memahami siapa diri mereka sebenarnya. Identitas mereka tidak ditentukan oleh masa lalu mereka sebagai tawanan, bukan pula oleh keadaan mereka ya...

MELAYANI TUHAN DENGAN KEUNGGULAN 🙏🏗️

📖 Ezra 5:8 (TB) — "Kiranya raja maklum, bahwa kami datang ke daerah Yehuda, ke rumah Allah yang maha besar. Rumah itu sedang dibangun dengan batu yang besar-besar, sedang dindingnya dilapis dengan kayu, dan pekerjaan itu dikerjakan dengan seksama dan berjalan lancar di tangan mereka." Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini mengajarkan bahwa pekerjaan yang dilakukan untuk Tuhan harus dikerjakan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.  Saudaraku, orang-orang yang datang untuk menyelidiki pembangunan Bait Allah sebenarnya bukanlah pendukung bangsa Israel. Mereka datang untuk memeriksa dan mencari tahu apa yang sedang terjadi. Namun menariknya, dalam laporan mereka kepada Raja Darius, mereka tidak dapat menyangkal kualitas pekerjaan bangsa Israel. Mereka mengakui bahwa rumah Allah dibangun dengan batu-batu besar, dikerjakan dengan seksama, dan berjalan dengan lancar. Bahkan orang-orang yang hendak mencari kesalahan pun akhirnya harus mengakui bahwa pekerjaan itu di...

MATA ALLAH TERTUJU KEPADA UMAT-NYA 🙏👀

📖 Ezra 5:5 (TB) — "Tetapi mata Allah mengamat-amati para tua-tua orang Yahudi, sehingga mereka tidak dipaksa berhenti oleh orang-orang itu sampai ada berita diterima oleh Darius dan kemudian dikirim kembali surat jawaban mengenai hal itu." Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini menghibur kita dengan sebuah kebenaran yang indah: ketika kita setia mengerjakan kehendak Tuhan, mata-Nya selalu tertuju kepada kita.  Saudaraku, pada saat pembangunan Bait Allah kembali dimulai, datang lagi para pejabat Persia untuk mempertanyakan dan menyelidiki pekerjaan itu. Secara manusia, keadaan ini sangat mengkhawatirkan. Bangsa Israel pernah mengalami penghentian pembangunan akibat surat pengaduan dari musuh-musuh mereka. Kini ancaman yang sama muncul kembali. Namun di tengah situasi yang penuh ketidakpastian itu, Alkitab memberikan sebuah kalimat yang sangat menenangkan: "Tetapi mata Allah mengamat-amati para tua-tua orang Yahudi." Sebelum menyebut tindakan manusia, Alkitab te...

MEMBANGUN DENGAN DORONGAN FIRMAN TUHAN 🙏🏗️

📖 Ezra 5:2 (TB) — "Pada waktu itu mulailah Zerubabel bin Sealtiel dan Yesua bin Yozadak membangun rumah Allah yang ada di Yerusalem. Mereka didampingi dan dibantu oleh nabi-nabi Allah." Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini mengajarkan bahwa pekerjaan Tuhan tidak dapat diselesaikan hanya dengan semangat dan kemampuan manusia. Kita membutuhkan firman Tuhan yang terus menguatkan, mengarahkan, dan membangkitkan kembali iman kita. Saudaraku, sebelum ayat ini, pembangunan Bait Allah sempat terhenti selama beberapa tahun karena ancaman dan penentangan dari musuh. Bangsa Israel kehilangan semangat dan lebih sibuk mengurus kepentingan mereka sendiri. Namun Tuhan tidak membiarkan mereka tetap tinggal dalam keadaan itu. Dia mengutus nabi Hagai dan nabi Zakharia untuk menyampaikan firman-Nya. Firman Tuhan membangkitkan kembali hati Zerubabel, Yesua, dan seluruh bangsa itu sehingga mereka berani memulai pembangunan kembali. Ayat ini menunjukkan bahwa kebangunan rohani selalu dimul...

JANGAN MENYERAH KARENA PENENTANGAN 🙏🛡️

📖 Ezra 4:5 (TB) — "Bahkan, selama zaman Koresh, raja negeri Persia, sampai zaman pemerintahan Darius, raja negeri Persia, mereka menyogok para penasihat untuk melawan orang-orang Yehuda itu dan menggagalkan rancangan mereka." Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini mengajarkan bahwa tidak semua penentangan terhadap pekerjaan Tuhan terjadi hanya sesaat. Ada kalanya Tuhan mengizinkan kita menghadapi perlawanan yang berlangsung cukup lama. Namun, lamanya penentangan tidak berarti Tuhan telah meninggalkan kita atau rencana-Nya telah gagal. Saudaraku, ayat ini menunjukkan bahwa musuh bangsa Israel tidak berhenti setelah satu kali usaha. Mereka terus berupaya menggagalkan pembangunan Bait Allah, bahkan dari zaman Raja Koresh sampai zaman Raja Darius. Artinya, penentangan itu berlangsung selama bertahun-tahun. Mereka rela mengeluarkan uang untuk menyogok para penasihat kerajaan agar pembangunan itu dihentikan. Musuh tidak pernah menyerah untuk menghalangi pekerjaan Tuhan. Demik...