Postingan

MENGABAIKAN FIRMAN MEMBAWA KEJATUHAN ⚠️📖

📖 Nehemia 9:34 (TB) — “Juga raja-raja kami, pemimpin-pemimpin kami, imam-imam kami, dan nenek moyang kami tidak melakukan hukum-Mu. Mereka tidak memperhatikan perintah-perintah-Mu dan peringatan-peringatan-Mu yang Kauberikan kepada mereka.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini menunjukkan bahwa kejatuhan rohani sering kali dimulai bukan karena tidak tahu firman Tuhan, tetapi karena mengabaikannya. Saudaraku, ayat ini menyebut semua lapisan: raja, pemimpin, imam, dan nenek moyang. Artinya, tidak ada seorang pun yang kebal terhadap bahaya ketidaktaatan. Posisi rohani, pengalaman pelayanan, atau jabatan tidak menjamin seseorang tetap berjalan benar jika ia berhenti memperhatikan firman Tuhan. Ini tantangan besar bagi orang yang punya posisi dan pengaruh dalam masyarakat dan jemaat. Barangkali jemaat tidak tahu kelakuan buruk dari pendeta, penatua atau pelayan tetapi TUHAN tahu dan mengawasi kita semua. Seringkali yang harusnya menjadi teladan malah jadi batu sandungan. Yang harusn...

TUHAN TETAP BENAR ⚖️🔥

📖 Nehemia 9:33 (TB) — “Tetapi Engkaulah yang benar dalam segala hal yang menimpa kami, karena Engkau berlaku setia dan kamilah berbuat fasik.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini menunjukkan sikap hati yang sangat penting dalam pemulihan rohani: mengakui kebenaran Tuhan dan berhenti menyalahkan-Nya. Saudaraku, umat Israel akhirnya sampai pada kesadaran ini: Tuhan tetap benar, dan merekalah yang salah. Ini adalah titik balik rohani yang penting. Selama manusia terus membela diri dan menyalahkan keadaan, ia sulit mengalami pemulihan sejati. Tetapi ketika hati mulai berkata, “Tuhan, Engkau benar,” di situlah pertobatan yang sejati dimulai. Kita harus belajar menjadi rendah hati. Orang yg rendah hati mau mengakui kesalahan dan kelemahan diri sedangkan orang sombong itu suka membela diri lalu menyalahkan orang lain dan keadaan. Dalam kerendahan hati terdapat pertumbuhan rohani. Tuhan mengasihi orang yg rendah hati. Bahkan Tuhan meninggikan orang yg rendah hati tetapi merendahkan or...

ALLAH YANG SETIA DI TENGAH KESUSAHAN 🙏🔥

📖 Nehemia 9:32 (TB) — “Sekarang, ya Allah kami, Allah yang maha besar, kuat dan dahsyat, yang berpegang pada perjanjian dan kasih setia-Nya, janganlah Kaupandang remeh segala kesusahan yang telah dialami oleh kami, oleh raja-raja kami, pemimpin-pemimpin kami, imam-imam kami, nabi-nabi kami dan nenek moyang kami, ya oleh seluruh umat-Mu, sejak zaman raja-raja Asyur sampai hari ini.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini menunjukkan bagaimana umat Tuhan datang kepada-Nya dengan kesadaran akan kebesaran Allah dan kebutuhan mereka akan belas kasihan-Nya. Saudaraku, doa ini dimulai dengan pengakuan tentang siapa Allah itu: Allah yang maha besar, kuat, dahsyat, dan setia pada perjanjian-Nya. Dalam kehidupan rohani, sebelum melihat besarnya masalah, kita perlu terlebih dahulu melihat besarnya Allah kita. Ketika pandangan kita dipenuhi oleh Tuhan, hati kita memperoleh kekuatan dan pengharapan. Pola pikir dan sudut pandang ini sangat penting dalam menjalani kehidupan. Orang yang alami st...

KASIH TUHAN TIDAK PERNAH MENINGGALKAN ❤️🔥

📖 Nehemia 9:31 (TB) — “Tetapi karena kasih sayang-Mu yang besar Engkau tidak membinasakan mereka sama sekali dan tidak meninggalkan mereka, karena Engkaulah Allah yang pengasih dan penyayang.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini membawa kita melihat betapa besar kasih dan belas kasihan Tuhan terhadap umat-Nya. Saudaraku, Israel berkali-kali gagal, memberontak, dan menjauh dari Tuhan. Secara manusia, mereka pantas ditinggalkan. Namun Tuhan tidak membinasakan mereka dan tidak meninggalkan mereka. Mengapa? Karena kasih sayang-Nya lebih besar daripada kegagalan manusia. Ini sungguh luar biasa... Alkitab menyatakan bahwa Allah itu kasih. Kalau Allah berhenti mengasihi, maka Ia berhenti menjadi Allah. Puji Tuhan, Allah terus mengasihi dan tidak pernah berhenti mengasihi. Identitas kasih sungguh melekat dalam diri-Nya. Bahkan dalam keadaan marah pun, kasih Allah tetap ada dan nyata. Tuhan tidak membuang lalu membiarkan umat-Nya bergumul sendirian. Sebaliknya Tuhan datang untuk member...

KESABARAN TUHAN YANG MEMANGGIL PERTOBATAN ⏳🔥

📖 Nehemia 9:30 (TB) — “Namun bertahun-tahun lamanya Engkau melanjutkan sabar-Mu terhadap mereka. Dengan Roh-Mu Engkau memperingatkan mereka, yakni dengan perantaraan para nabi-Mu, tetapi mereka tidak menghiraukannya, sehingga Engkau menyerahkan mereka ke tangan bangsa-bangsa segala negeri.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini memperlihatkan betapa panjang sabarnya Tuhan terhadap umat-Nya. Saudaraku, Tuhan tidak langsung menghukum Israel ketika mereka jatuh. Bertahun-tahun lamanya Ia tetap bersabar, tetap berbicara, dan tetap memanggil mereka kembali. Ini menunjukkan bahwa Allah adalah Tuhan yang penuh belas kasihan dan tidak cepat membuang umat-Nya. Allah bisa marah tetapi Ia tidak mudah marah dan tidak cepat marah. Sebaliknya, Ia panjang sabar dan berlimpah kasih setia. Kesabaran Tuhan sangatlah besar sebab Ia sepatutnya mengajar dan menghukum jauh lebih cepat. Tetapi Tuhan memberikan kesempatan bagi umat-Nya untuk bertobat. Banyak di antara kita justru marah begitu cepat. Ki...

MENOLAK FIRMAN, MENOLAK HIDUP ⚠️📖

📖 Nehemia 9:29 (TB) — “Engkau memperingatkan mereka dengan maksud membuat mereka berbalik kepada hukum-Mu. Tetapi mereka bertindak angkuh, mereka tidak patuh kepada perintah-perintah-Mu dan mereka berdosa terhadap peraturan-peraturan-Mu, yang justru memberi hidup kepada orang yang melakukannya. Mereka melintangkan bahu untuk melawan, mereka bersitegang leher dan tidak mau dengar.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini memperlihatkan bahwa teguran Tuhan sebenarnya adalah undangan kasih untuk kembali kepada kehidupan. Saudaraku, Tuhan memperingatkan Israel bukan untuk menghancurkan mereka, tetapi supaya mereka berbalik kepada hukum-Nya. Teguran Tuhan selalu memiliki tujuan pemulihan. Ia menegur karena Ia masih mengasihi dan tidak ingin umat-Nya binasa dalam jalannya sendiri. Tuhan menyatakan kasih-Nya dengan menghajar Israel. Kita memang perlu dibentuk menjadi rendah hati melalui teguran dan hajaran. Kita harus bersedia mengakui kesalahan dan mau memperbaiki diri. Tuhan berkensn k...

KASIH TUHAN YANG TIDAK LELAH MEMULIHKAN ❤️‍🩹🔥

📖 Nehemia 9:28 (TB) — “Tetapi begitu mereka mendapat keamanan, kembali mereka berbuat jahat di hadapan-Mu. Dan Engkau menyerahkan mereka ke tangan musuh-musuh mereka yang menguasai mereka. Kembali mereka berteriak kepada-Mu, dan Engkau mendengar dari langit, lalu menolong mereka berulang kali, karena kasih sayang-Mu.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini memperlihatkan kelemahan manusia yang berulang kali jatuh, tetapi juga kasih Tuhan yang berulang kali memulihkan. Saudaraku, setelah Tuhan menolong dan memberi keamanan, umat Israel kembali berbuat jahat. Ini menunjukkan betapa mudahnya hati manusia melupakan Tuhan ketika keadaan sudah membaik. Saat tertekan kita mencari Tuhan, tetapi saat nyaman kita mulai lengah dan hidup menurut diri sendiri. Dalam kondisi apa pun, khususnya dalam keadaan yg baik juga berkelimpahan, kita harus terus menetapkan status sense of crisis alias rasa krisis. Rasa krisis itu sikap miskin di hadapan Allah. Kalau miskin, kita butuh bantuan ndak? Tentu...