Postingan

SETIAP ORANG MEMILIKI BAGIAN DALAM PELAYANAN 🙏🔥

📖 Ezra 6:18 (TB) — “Mereka juga menempatkan para imam pada golongan-golongannya dan orang-orang Lewi pada rombongan-rombongannya untuk melakukan ibadah kepada Allah yang diam di Yerusalem, sesuai dengan yang ada tertulis dalam kitab Musa.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini mengajarkan bahwa setelah Tuhan memulihkan umat-Nya, kehidupan mereka harus kembali ditata untuk beribadah dan melayani Tuhan.  Saudaraku, _setelah Bait Allah selesai dibangun dan ditahbiskan, bangsa Israel tidak berhenti hanya pada sukacita perayaan. Mereka segera menata kembali para imam dan orang-orang Lewi sesuai dengan golongan dan tugas masing-masing untuk melakukan ibadah kepada Tuhan. Ini menunjukkan bahwa pembangunan Bait Allah bukanlah tujuan akhirnya. Bangunan itu dibangun supaya umat kembali menyembah dan melayani Allah. Demikian juga ketika Tuhan memulihkan hidup kita, keluarga kita, pelayanan kita, atau keadaan kita, tujuan akhirnya bukan supaya kita hanya menikmati pemulihan tersebut, te...

DATANG KEPADA TUHAN DENGAN HATI YANG DIKUDUSKAN 🙏🔥

📖 Ezra 6:17 (TB) — "Untuk pentahbisan rumah Allah ini mereka mempersembahkan lembu jantan seratus ekor, domba jantan dua ratus ekor dan anak domba empat ratus ekor; juga kambing jantan sebagai korban penghapus dosa bagi seluruh orang Israel dua belas ekor, menurut bilangan suku Israel." Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini mengajarkan bahwa ketika umat Tuhan mengalami pemulihan dan datang kembali kepada-Nya, respons yang benar bukan hanya bersukacita, tetapi juga menyadari pentingnya kekudusan dan pengampunan dosa. Saudaraku, setelah Bait Allah selesai dibangun dan umat merayakan pentahbisannya dengan sukacita, mereka mempersembahkan berbagai korban kepada Tuhan. Ada korban bakaran untuk menyatakan penyembahan dan ada kambing jantan sebagai korban penghapus dosa. Ini menunjukkan bahwa sukacita di hadapan Tuhan tidak boleh dipisahkan dari kesadaran akan kekudusan-Nya. Mereka tidak hanya berkata, "Tuhan sudah memulihkan kami," tetapi juga datang dengan kesadar...

JANGAN LUPA BERSUKACITA ATAS KESETIAAN TUHAN 🙏🎉

📖 Ezra 6:16 (TB) — "Maka orang Israel, para imam, orang-orang Lewi dan orang-orang lain yang pulang dari pembuangan, merayakan pentahbisan rumah Allah ini dengan sukaria." Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini mengajarkan bahwa setelah melewati proses panjang bersama Tuhan, kita perlu berhenti sejenak untuk bersyukur dan merayakan kesetiaan-Nya.  Saudaraku, setelah bertahun-tahun menghadapi pembuangan, ketakutan, penolakan, penghentian pembangunan, ancaman, dan berbagai kesulitan, akhirnya Bait Allah selesai. Respons mereka sangat indah: mereka merayakan pentahbisan rumah Allah "dengan sukaria." Mereka tidak menganggap penyelesaian itu sebagai hasil kekuatan mereka sendiri. Sukacita mereka adalah ungkapan syukur karena Tuhan telah membawa mereka melewati seluruh proses. Ada saatnya mereka menangis, ada saatnya mereka takut, ada saatnya mereka hampir berhenti, tetapi Tuhan tetap membawa mereka sampai kepada garis akhir. Sukacita yang sejati lahir ketika kita m...

TUHAN MENYELESAIKAN APA YANG DIA MULAI 🙏🏛️

📖 Ezra 6:15 (TB) — "Maka selesailah rumah itu pada hari yang ketiga bulan Adar, yakni pada tahun yang keenam zaman pemerintahan raja Darius." Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini mengajarkan bahwa Tuhan adalah Allah yang menyelesaikan pekerjaan-Nya.  Saudaraku, ayat ini hanya terdiri dari satu kalimat yang singkat, tetapi di balik kalimat itu terdapat perjalanan yang sangat panjang. Bait Allah akhirnya selesai dibangun. Sebelumnya mereka mengalami pembuangan, kembali ke Yerusalem, menghadapi ancaman, fitnah, penolakan, penghentian pembangunan selama bertahun-tahun, kekurangan, dan berbagai kesulitan. Namun pada akhirnya Alkitab mencatat dengan sederhana, "Maka selesailah rumah itu." Betapa indahnya ketika Tuhan menyelesaikan apa yang telah Dia mulai. Ayat ini mengingatkan kita bahwa kesulitan bukanlah akhir cerita. Penundaan bukanlah kegagalan. Selama Tuhan masih bekerja, selalu ada harapan untuk melihat penyelesaian yang indah. Apa yang hari ini masih berup...

FIRMAN TUHAN MEMBERI KEKUATAN UNTUK MENYELESAIKAN 🙏🏗️

📖 Ezra 6:14 (TB) — "Para tua-tua orang Yahudi melanjutkan pembangunan itu dengan lancar digerakkan oleh nubuat nabi Hagai dan nabi Zakharia bin Ido. Mereka menyelesaikan pembangunan menurut perintah Allah Israel dan menurut perintah Koresh, Darius dan Artahsasta, raja-raja negeri Persia." Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini mengajarkan bahwa pekerjaan Tuhan tidak hanya dimulai oleh firman-Nya, tetapi juga diselesaikan oleh firman-Nya.  Saudaraku, Alkitab mengatakan bahwa para tua-tua orang Yahudi "melanjutkan pembangunan itu dengan lancar digerakkan oleh nubuat nabi Hagai dan nabi Zakharia." Menarik sekali bahwa Alkitab tidak mengatakan mereka menjadi kuat karena memiliki lebih banyak uang, tenaga, atau perlengkapan. Mereka menjadi kuat karena firman Tuhan terus berbicara melalui nabi-nabi-Nya. Firman Tuhan membangkitkan iman, mengusir ketakutan, meluruskan motivasi, dan mengarahkan langkah mereka. Demikian pula dalam hidup kita. Banyak persoalan tidak sele...

TUHAN SENDIRI MEMBELA RUMAH-NYA 🙏🛡️

📖 Ezra 6:12 (TB) — "Maka Allah, yang sudah membuat nama-Nya diam di sana, biarlah Ia merobohkan setiap raja dan setiap bangsa, yang mengacungkan tangan untuk melanggar keputusan ini dan membinasakan rumah Allah yang di Yerusalem itu. Aku, Darius, yang mengeluarkan perintah ini. Hendaklah itu dilakukan dengan seksama." Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini mengajarkan bahwa Tuhan sanggup membela apa yang menjadi milik-Nya. . Saudaraku, Raja Darius menutup perintahnya dengan sebuah pernyataan yang sangat kuat. Ia berkata bahwa Allah yang membuat nama-Nya diam di Yerusalem akan merobohkan siapa pun—baik raja maupun bangsa—yang berani menghancurkan rumah Allah. Sungguh mengagumkan, seorang raja kafir mengakui kebesaran Allah Israel dan menghormati tempat kediaman nama-Nya. Ini kembali membuktikan bahwa Tuhan berdaulat atas hati setiap manusia. Dia sanggup membuat bahkan para penguasa dunia menghormati pekerjaan-Nya. Apa yang dahulu hendak dihancurkan kini justru dilindungi...

JANGAN MELAWAN PEKERJAAN TUHAN 🙏⚖️

📖 Ezra 6:11 (TB) — "Selanjutnya telah dikeluarkan perintah olehku, supaya setiap orang yang melanggar keputusan ini, akan dicabut sebatang tiang dari rumahnya, untuk menyulakannya pada ujung tiang itu dan supaya rumahnya dijadikan reruntuhan oleh karena hal itu." Shalom, Saudara terkasih 🌿 Dia adalah Allah yang penuh kasih, tetapi juga Allah yang adil. Karena itu, jangan pernah menjadi orang yang menghalangi pekerjaan Tuhan, melainkan jadilah orang yang mendukung apa yang sedang Dia kerjakan. Saudaraku, setelah memastikan bahwa pembangunan Bait Allah memang sesuai dengan perintah Raja Koresh, Raja Darius mengeluarkan keputusan yang sangat tegas. Siapa pun yang berani menghalangi pembangunan itu akan menerima hukuman yang berat. Dahulu orang-orang berusaha menghentikan pembangunan rumah Tuhan, tetapi kini keadaan telah berbalik. Raja sendiri menjadi pelindung pekerjaan Tuhan. Hal ini menunjukkan bahwa ketika Tuhan menetapkan suatu rencana, Dia juga sanggup mempertahankannya....