Postingan

TANGGUNG JAWAB DALAM PEKERJAAN TUHAN πŸ€πŸ›️πŸ”₯

πŸ“– Nehemia 10:38 (TB) — “Seorang imam, anak Harun, akan menyertai orang-orang Lewi itu, bila mereka memungut persembahan persepuluhan. Dan orang-orang Lewi itu akan membawa persembahan persepuluhan dari pada persembahan persepuluhan itu ke rumah Allah kami, ke bilik-bilik rumah perbendaharaan.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini menunjukkan bahwa pekerjaan Tuhan harus dilakukan dengan tanggung jawab, keterbukaan, dan integritas. Saudaraku, dalam pengelolaan persembahan umat, Tuhan menetapkan adanya keterlibatan beberapa pihak. Orang Lewi mengumpulkan persembahan, tetapi seorang imam juga menyertai mereka. Bahkan dari persembahan yang diterima, orang Lewi juga mempersembahkan bagian mereka kepada Tuhan. Semua ini menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang bekerja tanpa pertanggungjawaban. Kita harus bisa jadi orang yg dipercaya, jujur dan tulus dalam mengemban tugas. Kita tahu baru-baru ini ada kabar korupsi di Badan Gizi Nasional yg mengurusi MBG. Ketua dan wakil ketuanya me...

MEMBERIKAN YANG PERTAMA BAGI TUHAN πŸŒΎπŸ™πŸ”₯

πŸ“– Nehemia 10:37 (TB) — “Dan tepung jelai kami yang mula-mula, dan persembahan-persembahan khusus kami, dan buah segala pohon, dan anggur dan minyak akan kami bawa kepada para imam, ke bilik-bilik rumah Allah kami...” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini mengajarkan tentang prinsip menghormati Tuhan dengan yang pertama dan yang terbaik dari apa yang kita miliki. Saudaraku, bangsa Israel berkomitmen untuk membawa hasil pertama dari panen mereka ke rumah Allah. Mereka tidak memberikan sisa setelah kebutuhan mereka terpenuhi, tetapi mempersembahkan yang pertama kepada Tuhan. Tindakan ini merupakan pengakuan bahwa segala sesuatu yang mereka miliki berasal dari Tuhan dan sesungguhnya adalah milik Tuhan. Kita harus sadar bahwa kita hanyalah pengelola dari segala berkat yg sudah Tuhan berikan. Kita harus dengan rendah hati mengakui bahwa berkat yg kita terima ialah kasih karunia Tuhan dalam hidup kita, bukan karena hasil kerja keras atau kehebatan kita. Sudah sepatutnya kita memberi pe...

MENDUKUNG PEKERJAAN RUMAH TUHAN πŸ›️πŸ”₯

πŸ“– Nehemia 10:32-33 (TB) — “Pula kami mewajibkan diri untuk memberi tiap tahun sepertiga syikal untuk ibadah di rumah Allah kami... serta segala pekerjaan di rumah Allah kami.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini menunjukkan bahwa kasih kepada Tuhan tidak hanya dinyatakan melalui perkataan, tetapi juga melalui dukungan nyata terhadap pekerjaan-Nya. Saudaraku, setelah memperbarui perjanjian dengan Tuhan, bangsa Israel tidak hanya berjanji untuk menjauhi dosa. Mereka juga berkomitmen untuk mendukung pelayanan di rumah Allah. Mereka memahami bahwa ibadah, pelayanan, dan seluruh aktivitas di rumah Tuhan memerlukan partisipasi dan tanggung jawab bersama dari umat Tuhan. Orang yg mengasihi Tuhan akan turut ambil bagian dalam mendukung pekerjaan Tuhan juga berkontribusi secara dana, keuangan juga materi. Pemberian kita bisa dalam bentuk doa, tenaga, waktu, pikiran juga dana. Ya, pelayanan juga butuh dana. Kita harus belajar mengambil bagian dalam memberi. Di sinilah ketulusan hati kit...

MENGHORMATI PRINSIP TUHAN DI ATAS KEUNTUNGAN 🌾πŸ”₯

πŸ“– Nehemia 10:31 (TB) — “Dan bilamana penduduk negeri membawa barang-barang dan berbagai-bagai gandum untuk dijual pada hari Sabat, kami tidak akan membelinya dari mereka pada hari Sabat atau pada hari yang kudus. Dan kami akan membiarkan begitu saja hasil tanah pada tahun yang ketujuh dan tidak akan menagih sesuatu hutang.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini mengajarkan tentang ketaatan kepada Tuhan bahkan ketika ketaatan itu tampaknya membuat kita kehilangan keuntungan. Saudaraku, bangsa Israel berkomitmen untuk tidak bertransaksi pada hari Sabat. Mereka rela melewatkan kesempatan bisnis demi menghormati ketetapan Tuhan. Secara manusia, mungkin ada keuntungan yang bisa diperoleh jika mereka tetap membeli dan menjual. Namun mereka belajar bahwa berkat Tuhan lebih berharga daripada keuntungan sesaat. Hal ini sangat menegur saya secara pribadi. Seringkali kita ingin bekerja setiap hari demi mendapatkan uang, padahal Tuhan mengajar kita mengkhususkan 1 hari untuk beristirahat da...

MENJAGA KEMURNIAN ROHANI 🌿πŸ”₯

πŸ“– Nehemia 10:30 (TB) — “Pula kami tidak akan memberi anak-anak perempuan kami kepada penduduk negeri, ataupun mengambil anak-anak perempuan mereka bagi anak-anak lelaki kami.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini berbicara tentang pentingnya menjaga kemurnian dan kesetiaan kepada Tuhan. Saudaraku, pada zaman Nehemia, pernikahan dengan bangsa-bangsa yang tidak mengenal Tuhan bukan sekadar persoalan budaya atau suku bangsa. Masalah utamanya adalah pengaruh rohani. Berkali-kali dalam sejarah Israel, hubungan yang dekat dengan bangsa-bangsa penyembah berhala akhirnya menyeret umat Tuhan menjauh dari-Nya. Karena itu, bangsa Israel berkomitmen untuk menjaga diri agar tetap setia kepada Tuhan dan tidak terpengaruh oleh kehidupan yang bertentangan dengan kehendak-Nya. Kita pun bisa melihat sejarah, yaitu Salomo yg merupakan orang paling berhikmat di dunia. Ia pun mencondongkan hatinya kepada allah-allah asing, kepada dewa sembahan bangsa lain. Kenapa Salomo bisa jatuh? Karena istri-ist...

KETAATAN YANG MENYELURUH πŸ“–πŸ”₯

πŸ“– Nehemia 10:29 (TB) — “Mereka bersumpah kutuk untuk hidup menurut hukum Allah yang diberikan dengan perantaraan Musa, hamba Allah itu, dan untuk tetap mengikuti dan melakukan segala perintah TUHAN, yakni Tuhan kami, serta segala peraturan dan ketetapan-Nya.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini menunjukkan sebuah respons yang serius terhadap Tuhan dan firman-Nya. Saudaraku, setelah mengalami penyadaran rohani, pengakuan dosa, dan pembaruan perjanjian, bangsa Israel mengambil keputusan yang tegas. Mereka tidak hanya mengagumi firman Tuhan, tetapi berkomitmen untuk hidup menurut firman itu. Mereka memahami bahwa pemulihan sejati bukan hanya soal emosi rohani, melainkan kehidupan yang kembali berada di bawah pemerintahan Allah. Mereka juga tidak mau sekadar mengikrarkan komitmen seremonial saja tetapi benar-benar mau menjalankan komitmen itu dalam kehidupan sehari-hari. Saat seseorang telah lulus katekisasi dan sidi, maka ia akan menyatakan janji dan komitmen di hadapan Tuhan dan...

KOMITMEN YANG DITEGUHKAN ✍️πŸ”₯

πŸ“– Nehemia 9:38 (TB) — “Berdasarkan semuanya ini kami mengikat perjanjian yang teguh yang kami catat dengan dibubuhi meterai para pemimpin kami, orang-orang Lewi kami dan para imam kami.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini menunjukkan respons yang benar setelah mengalami penyadaran dan pemulihan dari Tuhan. Saudaraku, setelah mengingat kebaikan Tuhan, mengakui dosa mereka, dan menyadari akibat dari ketidaktaatan mereka, bangsa Israel mengambil sebuah keputusan penting. Mereka tidak berhenti pada penyesalan atau pengakuan dosa saja, tetapi melangkah kepada komitmen yang nyata. Mereka mengikat perjanjian yang teguh dengan Tuhan. Pertobatan yang sejati selalu menghasilkan keputusan untuk hidup berbeda. Penting bagi kita untuk memulai hidup baru dengan membuat komitmen. Jangan takut berkomitmen untuk hidup di dalam Tuhan. Kenapa? Karena Tuhan sendiri yg akan menyertai, memberi kekuatan dan pertolongan. Ada orang yg menyadari kesalahannya dan mengakui kelalaiannya karena tidak memb...