Tuhan Tidak Mengecewakan
Yeremia 15:18 (BIMK) Mengapa aku terus saja menderita? Mengapa lukaku parah dan tak sembuh-sembuh? Apakah Engkau bermaksud mengecewakan aku seperti sungai yang menjadi kering pada musim kemarau?"
Shalom, Saudaraku. Tuhan Yesus sungguh mengasihi kita dan mencintai kita.
Saudaraku, hidup ini tidak selalu mulus, tidak selalu seperti apa yg kita inginkan dan kita harapkan. Kita harus sadar bahwa hidup ini bisa naik dan turun. Meski sudah hidupi kebenaran, itu pun bukan jaminan bagi kita untuk alami kebaikan dan kemujuran setiap saat. Justru seringkali orang yg hidup dalam kebenaran malah alami kesengsaraan dan penderitaan. Selama kita tinggal di dunia, maka dunia akan terus melawan kebenaran. Kita yg hidup dalam kebenaran akan terus dapat perlawanan dari si jahat sampai-sampai kita dianiaya oleh si jahat. Hidup itu ga selalu enak. Paulus pun alami penderitaan saat hidupi kebenaran. Demikian juga Petrus dan Yohanes dipenjara setelah beritakan firman. Dalam penderitaan itu, mari kita ambil perspektif bahwa penderitaan zaman sekarang hanyalah sementara dan itu nda bisa dibandingkan dengan kemuliaan yg akan kita terima nanti dalam kekekalan. Penderitaan adalah karunia bagi setiap orang yg hidup kebenaran. Semakin kita menderita oleh sebab kebenaran maka semakin serupa kita dengan Kristus.
Saudaraku, ada orang yg diberkati dengan kesehatan tapi ada juga yg harus menerima kenyataan untuk alami sakit penyakit. Tidak ada yg bisa kebal dari sakit penyakit, orang benar pun bisa mengalaminya. Kita sudah jaga kesehatan, sudah atur pola hidup yg sehat, tapi kemungkinan untuk sakit itu masih ada, bahkan untuk sakit parah itu memungkinkan. Kita perlu sadari hal ini. Saya berdoa agar kita semua sehat wal afiat. Saya berharap agar kita semua fit, bugar dan prima. Tapi seandainya kita sakit parah, maka jangan pernah menyalahkan Tuhan. Ada penyakit yg timbul dari dosa, ada juga yg tidak. Jika kita merasa terikat dengan dosa, mari kita ampun dosa, minta belas kasihan dari Tuhan. Kalau kita terus hidup dalam anugerah Tuhan, setia minta ampun dosa, tapi mengalami sakit penyakit, maka mari kita terus bergantung pada kasih karunia Allah. Sakit penyakit bisa jadi sarana untuk menyatakan mukjizat Allah yg sanggup menyembuhkan. Ga ada kesembuhan kalau ga ada penyakit. Saat sakit itulah maka kita bisa sembuh. Ayo kita beriman, kita percaya bahwa Tuhan sanggup pulihkan kita. Tidak ada yg mustahil, sedikit pun tidak. Tuhan sanggup dan Tuhan mau menyembuhkan kita indah pada waktunya. Tetaplah berdoa, setialah menantikan mukjizat Allah.
Saudaraku, mari kita yakini bahwa Tuhan tidak pernah berniat untuk mengecewakan kita. Tuhan tidak pernah merancangkan kecelakaan bagi orang percaya. Tuhan begitu baik, ia merancangkan damai sejahtera bagi kita. Penting sekali untuk menghadapi seluruh realita dalam hidup tanpa rasa kecewa kepada Tuhan. Baik senang ataupun susah, mari bersyukur kepada Tuhan. Rasa kecewa tidak akan pernah membereskan masalah. Rasa kecewa hanya akan mematangkan kebencian dan membuat kita makin jauh dari Tuhan. Mari tanamkan dalam diri kita bahwa Tuhan itu penyayang, panjang sabar, berlimpah kasih setia dan pengampunan. Ga mungkin Dia mengecewakan dan menjatuhkan kita. Dia baik, sangat baik. Mari kita sadari hal ini sepenuhnya.
Puji Tuhan, hari ini kita sudah belajar
☆ Menderita oleh sebab kebenaran ialah jalan untuk makin serupa dengan Kristus
☆ Tuhan sanggup menyembuhkan segala penyakit yg kita derita
☆ Tuhan tidak pernah mengecewakan.
Tuhan Yesus menjamah kita. Amin 😇💕😊
Kutipan
Kekecewaan kepada Tuhan tak akan pernah membereskan masalah malah akan memperumit masalahmu
26-12-2021
RP
Komentar
Posting Komentar