Sudut Pandang Kristus

 Matius 9:24-25 (TB)  berkatalah Ia: "Pergilah, karena anak ini tidak mati, tetapi tidur." Tetapi mereka menertawakan Dia.  Setelah orang banyak itu diusir, Yesus masuk dan memegang tangan anak itu, lalu bangkitlah anak itu.

Shalom, Saudaraku... Sebuah lirik berkata, "Allah kuasa melakukan segala perkara, Allahku Mahakuasa."

Saudaraku, waktu itu ada anak kepala rumah ibadat yg sudah meninggal. Namun bapaknya meminta Yesus untuk datang dan menghidupkan kembali anaknya yang sudah tak bernafas itu. Bagi manusia, ini mustahil. Ini ga mungkin. Tapi bagi Yesus, segala sesuatunya mungkin. Yesus adalah kebangkitan dan hidup, barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan hidup walaupun ia sudah mati. Kebangkitan setelah kematian yg terjadi di dunia ini bisa terjadi dan mungkin terjadi. Yesus pernah lakukan itu sebanyak 3 kali. Ini menyatakan dan mau menekankan bahwa Dia benar-benar Mesias, Kristus, Allah dan sumber kehidupan. Ini termasuk tanda-tanda Mesias. Di samping itu, Dia pun menyembuhkan orang buta, tuli, lumpuh dan lain sebagainya. Itu adalah tanda Mesias. Kalau Dia ga lakukan itu, maka nubuat para nabi perlu diragukan. Tapi puji Tuhan, apa yg Yesus lakukan merupakan penggenapan dari nubuat para nabi. Selain menggenapi nubuat, mukjizat yang Yesus adakan menyatakan bahwa Dia Mahakuasa dan Mahakasih.

Saudaraku, waktu itu semua orang udah tau bahwa anak ini meninggal tapi ketika Yesus datang, Dia bilang anak ini tidur dan tidak mati. Mendengar itu, maka orang-orang menertawakan Dia. Perhatikan, sumber kebenaran ditertawakan. Dianggapnya omongan Yesus itu lelucon dan lawakan tapi sebenarnya itu adalah ucapan yang tepat dan benar. Beberapa orang akan menertawakan kita ketika kita nyatakan kebenaran. Saat itu Yesus segera menyuruh mereka pergi. Mereka diusir keluar. Kenapa harus diusir? Sebab kalau mereka ada di sana, itu akan menggoyahkan iman kepala rumah ibadat. Hati-hati dengan lingkungan yg ga sehat dan yg ga beriman. Kita harus berani mengusir orang-orang seperti itu guna menjaga keteguhan iman kita. Jangan biarkan orang-orang yang cuma bisa menertawakan dan meragukan keyakinan kita malah tinggal di rumah kita. Jangan mau... Usir orang-orang yg mau melemahkan iman kita. Di sisi lain, undang Yesus, undang semua orang yg beriman, yg percaya pada kuasa Allah supaya iman kita diteguhkan, dikuatkan dan dibangun. Mukjizat terjadi saat kita percaya dan beriman.

Saudaraku, kita juga bisa melihat sudut pandang pemikiran Yesus. Saat itu memang anak ini meninggal tapi Yesus sebut dia tidur dan tidak mati. Ini menyatakan bahwa Yesus melihat ke depan bukan melihat yang sekarang. Pandangan kita mau diarahkan kemana? Ke masa kini atau masa depan? Saya jadi ingat perkataan Paulus. Dia mengatakan ini -> *Filipi 3:13-14 (TB)  Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.* Betapa pentingnya miliki pandangan ke depan, sebab itu akan membentuk iman yg kokoh. Kalau kita fokus sama keadaan sekarang, maka kita akan lemah dan mudah goyang. Miliki sudut pandang seperti Kristus yg melihat ke depan, melihat kehidupan bukan kematian, melihat kebangkitan bukan kejatuhan, melihat sorga bukan dunia yang fana. Mari miliki pandangan yang mengarah ke depan. Mari miliki sudut pandang Kristus.

Puji Tuhan, hari ini kita sudah belajar
☆ Yesus menggenapi nubuat para nabi tentang tanda-tanda Mesias
☆ Usir dan suruh pergi orang-orang yang mau melemahkan dan menggoyahkan iman kita
☆ Milikilah sudut pandang Kristus yang mengarah ke depan
Tuhan Yesus mengasihi kita. Amin 😊🤍😇

Kutipan
Arahkan pandangan ke depan supaya engkau memiliki sudut pandang Kristus

06-05-2023
RP

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGAN SUKA NIMBRUNG URUSAN ORANG LAIN

Mengalahkan Pencobaan

YUK, JADI ORANG RAJIN..!!