BALAS JAHAT DENGAN YANG LEBIH JAHAT?

(Kej 34:12) walaupun kamu bebankan kepadaku uang jujuran dan uang mahar seberapa banyakpun, aku akan memberikan apa yang kamu minta; tetapi berilah gadis itu kepadaku menjadi isteriku." (Kej 34:13) Lalu anak-anak Yakub menjawab Sikhem dan Hemor, ayahnya, dengan tipu muslihat. Karena Sikhem telah mencemari Dina, adik mereka itu,


Shalom, Saudaraku… Apa kabarnya hari ini? Kiranya kita dilingkupi sukacita dan semangat ya…


Saudaraku, Sikhem waktu itu memperkosa Dina. Dia dipenuhi oleh hawa nafsu yang jahat dan liar. Tapi setelah berhubungan badan dengan Dina, Sikhem tidak melepaskannya tetapi mau mempersunting Dina secara resmi dan baik-baik. Hatinya sudah terikat bukan lagi karena nafsu tapi karena cinta, itu sebabnya Sikhem berani melamar Dina dengan sopan ke keluarga Dina. Perhatikan, Sikhem berani bayar uang mahar yang besar bagi keluarga Dina. Berapapun yang diminta, Sikhem siap memenuhi permintaan itu, Sikhem berani bayar harga, keren banget..! Banyak pria mempersunting wanita dengan mahar yang begitu besar dan mahal untuk memberi kesan yang baik bagi keluarga mempelai wanita. Uang mahar yang besar pun menjadi tandan kebanggaan atas apa yang dimiliki. Hal itu menunjukkan status ekonomi si pria dan betapa seriusnya pria ini mempersunting sang wanita. Di awal memang Sikhem salah sebab ia dibakar oleh hawa nafsu, tapi ingat bahwa itu masa lalu. Bisa saja setelah kejadian itu, Sikhem merenung, menyesali perbuatannya dan bertobat makanya sekarang dia tidak lagi memperkosa Dina tetapi melamar Dina dengan cara yang baik bahkan Sikhem berani bayar uang mahar yang begitu besar. Ini jelas menandakan keseriusan Sikhem yang sudah cinta kepada Dina. Banyak juga orang yang kebobolan akhirnya menikah karena merasa harus bertanggung jawab atas kehamilan sang wanita. Kalau kebobolan lalu hamil, ya pria ga boleh tinggalkan wanitanya. Saran yang paling umum ialah pria harus menikahi wanita itu dengan sah, lalu diberkati dan alami hidup baru, jalani pernikahan yang kudus di dalam TUHAN. Semua punya masa lalu yang buruk, tapi kita harus jalani masa depan dengan kekudusan dari TUHAN.


Saudaraku, 2 saudara Dina, yaitu Simeon dan Lewi memandang bahwa Sikhem ini kurang ajar dan jahat. Berani-beraninya mereka mencemari adik perempuannya. Hal itu sangat menusuk hati abang-abangnya Dina. Mereka ga terima, mereka marah, hati mereka berontak. Perhatikan ayat di atas, abangnya ini menjawab tawaran Sikhem untuk melamar dengan jawaban tipu muslihat. Kenapa itikad baik dari Sikhem dibalas dengan tipu muslihat? Inilah kalau seseorang ga memaafkan dan ga mengampuni, maka hatinya akan dipenuhi tipu muslihat. Ini permulaan yang ngeri. Kalau kita tahu kisah selanjutnya, maka kita akan sangat prihatin dengan perbuatan Simeon dan Lewi, sebab tipu muslihat ini berujung pada pembantaian. Banyak orang tewas oleh pedang karena kesadisan dan kengerian 2 abangnya ini yang tidak terima adiknya dinodai. Apa yang kita lakukan terhadap orang yang pernah mencemari saudara atau saudari kita? Apakah kita akan marah dan benci?..? Atau kita mau mengampuni dan berdamai? Kita tidak boleh terikat dengan kejahatan orang lain di masa lalu. Yang lalu biarlah berlalu. Pertobatan itu bisa terjadi kapan saja. Siapa yang tau orang di sebelah kanan Yesus mau mengakui dosanya dan bertobat? Siapa yang tau orang di sebelah kanan Yesus itu diberi janji bahwa sesungguhnya hari ini juga engkau akan bersama-sama Aku di dalam Firdaus? Orang-orang yang menyaksikan penyaliban pasti punya pola pikir bahwa 2 orang di sebelah Yesus adalah jahat dan hina tapi tanpa diketahui, di atas salib itulah titik terindah dalam hidupnya sebab ia bertonat dan menerima janji keselamatan. Bagi orang lain dia yang tersalib itu hina dan penuh dosa tapi di waktu yang sama Yesus tinggikan dia, ampuni dia dan selamatkan dia. 


Saudaraku, hati-hati dengan dosa kecil, sebab kalau ga ada rem, dia akan terus melaju kencang, makin matang dan makin jadi. *Tipu muslihat yang cuma muncul di awal ternyata berakhir pada pembunuhan yang keji. Sikhem padahal udah baik, sopan dan sungguh-sungguh tapi dia malah dihajar abis-abisan. Jadi waktu itu Simeon dan Lewi minta Sikhem dan semua suku bangsanya disunat kalau mau nikah sama deknya. Namanya disunat ya sakit, makanya mereka perlu waktu pemulihan untuk meredakan rasa sakit akibat sunat. Nah, di saat itulah 2 orang ini bantai Sikhem dan semua orang di bangsa itu. Ternyata itulah cara Simeon dan Lewi selesaikan masalahm yaitu dengan kekerasan dan kekejaman. Siapa di antara kita menyelesaikan masalah dengan cara hina semacam itu? Sungguh menyedihkan, sungguh memilukan. Pembalasan terburuk ialah mambalas jahat dengan yang lebih jahat. Yang dicemari 1 orang tapi yang kena getahnya 1 bangsa. Simeon dan Lewi tidak hanya bunuh Sikhem, tapi bunuh keluarganya, temen-temennya dan bunuh begitu banyak orang. Sebagian orang punya karakter seperti ini. Kalau dia dijahatin maka dia akan balas dengan yang lebih jahat. Ini kacau sekali. Baru-baru ini, secara tiba-tiba kepala saya ditoyor dengan cukup keras saat saya sedang ngobrol dengan mahasiswa yang PKL. Tanpa alasan tanpa sebab. Dia anggap itu hanya becanda tapi itu jelas perilaku yang sangat tidak sopan. Lalu apa respons saya? Saya tidak balas jahat dengan yang lebih jahat. Saya salami dia dan tersenyum sambil berkata, “sehat selalu ya.” Saya diajar oleh firman TUHAN untuk mengalahkan kejahatan dengan kebaikan. Meskipun harga diri saya seolah direndahkan karena itu dilakukan di depan mahasiswa PKL yang sedang saya nasihati, tapi saya tidak mau balas dengan emosi negatif atau kekerasan. Bagi saya pembalasan terbaik adalah pengampunan dan kebaikan.*


 


Puji TUHAN, hari ini kita sudah belajar…

1. Saya mau meminang pasangan dengan cinta bukan nafsu, dengan sopan dan bukan mencemarinya.

2. Saya tidak mau menyimpan kesalahan masa lalu orang lain sebab bisa saja dia bertobat di waktu yang tidak saya ketahui dan kini ia hidup dalam kebenaran.

3. Saya mau membalas kejahatan dengan kebaikan. Saya menolak keras balas kejahatan dengan yang lebih jahat.

Tuhan Yesus menopang kita. Amin


Kutipan

Jangan balas kejahatan dengan yang lebih jahat. Tapi kalahkan kejahatan dengan kebaikan.


06-10-2023

RP

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PEMELIHARAAN TUHAN TIDAK PERNAH GAGAL 👣🍞✨

MENANG BERSAMA TUHAN ⚔️🌿

Mengalahkan Pencobaan