Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2026

KOMITMEN YANG DITEGUHKAN ✍️🔥

📖 Nehemia 9:38 (TB) — “Berdasarkan semuanya ini kami mengikat perjanjian yang teguh yang kami catat dengan dibubuhi meterai para pemimpin kami, orang-orang Lewi kami dan para imam kami.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini menunjukkan respons yang benar setelah mengalami penyadaran dan pemulihan dari Tuhan. Saudaraku, setelah mengingat kebaikan Tuhan, mengakui dosa mereka, dan menyadari akibat dari ketidaktaatan mereka, bangsa Israel mengambil sebuah keputusan penting. Mereka tidak berhenti pada penyesalan atau pengakuan dosa saja, tetapi melangkah kepada komitmen yang nyata. Mereka mengikat perjanjian yang teguh dengan Tuhan. Pertobatan yang sejati selalu menghasilkan keputusan untuk hidup berbeda. Penting bagi kita untuk memulai hidup baru dengan membuat komitmen. Jangan takut berkomitmen untuk hidup di dalam Tuhan. Kenapa? Karena Tuhan sendiri yg akan menyertai, memberi kekuatan dan pertolongan. Ada orang yg menyadari kesalahannya dan mengakui kelalaiannya karena tidak memb...

KESUSAHAN ADALAH CERMIN KONDISI ROHANI 😔🔥

📖 Nehemia 9:37 (TB) — “Tanah itu menghasilkan banyak bagi raja-raja yang telah Kautetapkan atas kami karena dosa-dosa kami. Mereka itu memerintah sekehendak hati atas diri kami dan ternak kami, sehingga kami dalam kesesakan besar.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini menunjukkan sebuah pengakuan yang jujur dan menyakitkan dari bangsa Israel. Saudaraku, tanah perjanjian yang seharusnya menjadi tempat menikmati berkat Tuhan justru menghasilkan kekayaan bagi bangsa lain. Mereka bekerja di tanah yang Tuhan berikan kepada mereka, tetapi hasil terbaiknya dinikmati oleh orang lain. Mereka menyadari bahwa keadaan ini terjadi karena dosa-dosa mereka sendiri. Ini adalah kesadaran rohani yang penting: berani mengakui akar masalah, bukan hanya mengeluhkan akibatnya. Kita harus sadar bahwa ada sebab akibat dalam segala hal. Kita harus dewasa untuk mengakui kesalahan dan pelanggaran kita. Jangan membela diri atau menyalahkan orang lain. Lihat diri sendiri. Belajar untuk mengatakan kepada Tu...

KEHILANGAN KEMERDEKAAN ROHANI:⛓️🌿

📖 *Nehemia 9:36 (TB) — “Lihatlah, sekarang ini kami adalah budak. Ya, di tanah yang Kauberikan kepada nenek moyang kami untuk mengecap hasilnya dan segala kekayaannya kami ini adalah budak.”* Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini menunjukkan kesadaran yang menyedihkan namun penting: umat Tuhan menyadari bahwa mereka hidup seperti budak di tanah yang sebenarnya diberikan Tuhan kepada mereka sebagai warisan. Saudaraku, tanah itu adalah tanah perjanjian—tanah yang penuh kelimpahan dan janji Tuhan. Namun karena ketidaktaatan mereka, mereka kehilangan kebebasan untuk menikmati sepenuhnya apa yang Tuhan berikan. Secara lahiriah mereka masih berada di tanah itu, tetapi secara kenyataan mereka hidup dalam perhambaan. Ini sangat menyedihkan. Ketika seseorang tinggal di rumah besar bak istana, ada banyak fasilitas yang canggih dan bagus di sana, bahkan ada kolam renang dan mau ke lantai 2 pun busa pakai lift, maka ini sangat luar biasa. Tapi perlu kita tanya, yg dimaksud seseorang tuh sia...

BERKAT TANPA PERTOBATAN 👑⚠️

📖 Nehemia 9:35 (TB) — “Dalam kedudukan sebagai raja mereka tidak mau beribadah kepada-Mu, walaupun Engkau telah mengaruniakan kepada mereka banyak kebaikan dan telah menyediakan bagi mereka tanah yang luas dan subur. Mereka tidak berbalik dari perbuatan-perbuatan mereka yang jahat.” Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini menjadi peringatan bahwa berkat dan kenyamanan tidak selalu membuat seseorang semakin dekat kepada Tuhan. Saudaraku, Israel telah menerima begitu banyak kebaikan dari Tuhan. Mereka diberi kedudukan, kelimpahan, dan tanah yang subur. Namun ironisnya, di tengah semua berkat itu mereka justru tidak mau beribadah kepada Tuhan. Ini menunjukkan bahwa hati manusia bisa menikmati pemberian Tuhan tetapi melupakan Sang Pemberi. Saat kita mendapatkan pekerjaan yang baik, terima proyek yang bagus, lalu memaksa kita untuk bekerja seharian di hari Minggu, bagaimana respons kita? Apakah lanjut bekerja dan kejar target atau mau beribadah kepada TUHAN? Hal ini sering menjadi dile...