NAMA BAIK KELUARGA TERANCAM

(Kej 34:30) Yakub berkata kepada Simeon dan Lewi: "Kamu telah mencelakakan aku dengan membusukkan namaku kepada penduduk negeri ini, kepada orang Kanaan dan orang Feris, padahal kita ini hanya sedikit jumlahnya; apabila mereka bersekutu melawan kita, tentulah mereka akan memukul kita kalah, dan kita akan dipunahkan, aku beserta seisi rumahku."


Shalom, Saudaraku… ada sukacita hari ini? Kiranya kita limpah dengan kebaikan dan kebahagiaan hari ini ya…


Saudaraku, saat itu Yakub mengetahui apa yang dilakukan oleh kedua anaknya yang sadis dan kejam ini. Yakub menegur keras perbuatan keji mereka. Ayah yang baik tidak segan untuk menegur anaknya yang melakukan kesalahan, pelanggaran dan kejahatan. Ayah harus tegas dan adil. Yang baik harus dihargai, yang buruk harus ditegur atau bahkan dihajar. Yakub tidak takut menegur 2 anaknya meskipun keduanya berdarah dingin, tidak tahu belas kasihan dan keji sekali. Yakub berani menyatakan kesalahan dan pelanggaran mereka. Mungkin mudah bagi kita untuk menegur orang yang mudah diatur dan penurut, tapi siapa yang mau menegur orang jahat? Siapa yang berani menggertak orang sadis? Yakub berani dan ia melakukannya. Kejahatan dan kesadisan tidak boleh dibiarkan dan diabaikan. Hal ini serius sekali sehingga kita harus ambil tindakan untuk menegur. Banyak orang tua saat ini terlalu lembek pada anaknya bahkan membela anaknya yang salah. Ini pola asuh yang sangat mencelakai masa depan anaknya. Kalau anak terlalu dimanjakan sejak dini, dibela saat dia salah, maka dia akan jadi pemberontak, akan jadi liar, akan jadi pembangkang. Saat dewasa nanti, dia akan jadi sok jagoan, tukang protes dan suka menyalahkan orang lain. Efek jangka panjangnya sangat bahaya. Tapi kalau kita mau menyelamatkan masa depan anak kita, lakukan pola asuh yang benar, salah satunya dengan menegur dan menghajar anak kita saat mereka lakukan kesalahan dan pelanggaran fatal. 


Saudaraku, Simeon dan Lewi juga mencemari nama baik ayahnya. Selama ini keluarga Yakub dianggap baik-baik saja, sopan dan ramah tapi setelah kejadian memilukan itu, nama baik Yakub sangat amat terancam sebab anak-anaknya begitu liar dan sadis. Begitu banyak orang yang mencemari nama baik keluarganya. Ayahnya punya citra yang baik di hadapan masyarakat tapi anaknya nakal, liar dan jahat. Tentu ini akan merusak nama baik ayahnya. Seorang pendeta pun bisa tercemar nama baiknya kalau anaknya hidup ga bener, malah mabok-mabokan, merokok, nongkrong ga jelas dan suka berkelahi. Sungguh anak itu mendukakan dan memedihkan hati ayahnya. Apakah Saudara juga pernah mencemari nama keluarga dan nama baik ayahmu? Ketika ayah kita punya jabatan tinggi, orang yang dipandang bijaksana dan pintar tapi kita ga punya prestasi apapun, yang ada malah jadi beban, mengacau dan malas, maka itu akan mencemari nama baik ayah kita. Di sisi lain, kita pun sebenarnya membawa nama baik pengikut Kristus. Kita ini orang Kristen. Apakah kita suka baca Alkitab?? Kalau ga rajin, maka orang akan mencibir kita. Apalagi kalau orang Kristen ngomongnya kasar, kotor dan jahat, tentu itu akan mencemari nama baik orang Kristen. Jadi milikilah prilaku yang selaras dengan karakter ALLAH. Jangan pernah mencemari nama baik orang Kristen.


Saudaraku, kekejaman dan kesadisan Simeon serta Lewi sungguh keterlaluan. Orang yang membunuh dengan pedang tidak akan tenang hidupnya. Kenapa? Karena mereka dengan sengaja mengadakan penumpahan darah dan ada darah orang tidak bersalah juga di dalamnya. Darah mereka berteriak meminta keadilan dan pembalasan. Tentu ada yang tidak terima dengan perbuatan Simeon dan Lewi sehingga dengan begitu mereka pun akan panas hati dan hendak membalas kejahatan mereka. Perhatikan, Dina diperkosa saja sudah bisa membuat Simeon dan Lewi begitu panas dengan amarah apalagi kalau seisi kota dibunuh, tentu ini akan membakar amarah dari orang-orang yang punya hubungan karib dengan korban pembunuhan. Kejahatan 1 anggota keluarga bisa mengancam ketenteraman 1 keluarga. Karena itu jangan pernah lakukan hal tersebut. Jangan sampai keluarga kita terancam karena kejahatan kita sendiri. Harusnya kita bawa kedamaian dan ketenangan di tengah-tengah keluarga, jangan bawa beban dan ancaman. Hidup sudah berat, maka jangan tambahkan beban dengan persoalan yang tidak perlu, dengan persoalan yang memusingkan. Mari hidup damai, hidup dalam pengampunan, balas kejahatan dengan kebaikan. 


Puji TUHAN, hari ini kita sudah belajar dan mau menerapkan 3 hal penting, yaitu

1. Saya mau menegur kesalahan dan pelanggaran fatal yang dilakukan oleh anak saya.

2. Saya tidak mau mencemari nama baik keluarga dan nama baik orang Kristen

3. Saya tidak mau orang lain mengancam ketenangan keluarga saya oleh karena saya bikin onar.

Tuhan Yesus menjamah hati kita. Amin…


Kutipan

Nama baik keluarga harus dilestarikan, jangan pernah dicemari oleh kemarahan dan kekejaman sesaat


08-10-2023

RP

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PEMELIHARAAN TUHAN TIDAK PERNAH GAGAL 👣🍞✨

MENANG BERSAMA TUHAN ⚔️🌿

Mengalahkan Pencobaan