ZAFNAT-PAANEAH
(Kej 41:45) Lalu Firaun menamai Yusuf: Zafnat-Paaneah, serta memberikan Asnat, anak Potifera, imam di On, kepadanya menjadi isterinya. Demikianlah Yusuf muncul sebagai kuasa atas seluruh tanah Mesir.
Shalom, Saudaraku… Apa kabarnya hari ini? Kiranya kita limpah dengan syukur dan sukacita..
Saudaraku, saat itu Yusuf diberi nama Zafnat-Paaneah.. Waw artinya apa ya? Banyak penafsir memberikan pendapat terkait arti dari nama Zafnat-Paaneah. Beberapa diantaranya ada yang mengartikan juruselamat. Wouww.. Yes, Zafnat-Paaneah adalah juruselamat, raja kehidupan.. Mengapa Firaun memberi nama itu? Karena Firaun tau bahwa nasihat Yusuf memberikan kehidupan bagi Mesir di masa mendatang. Kalau tidak ada usulan dan masukan dari Yusuf, tentu Mesir dan semua negara di dunia akan alami kelaparan besar dan itu akan menuntun mereka semua pada kemelaratan, kemiskinan dan kematian. Bersyukur ada Yusuf yang menuntun orang pada kehidupan, kesejahteraan dan kebijaksanaan. Ini gelar yang sangat luar biasa yang Firaun sematkan bagi Yusuf. Ga sembarang orang punya gelar Zafnat-Paaneah.
Saudaraku, kita sadar bahwa Yesus pun disebut sebagai Juruselamat dunia. Gelar itu diberikan kepada Tuhan Yesus karena Dialah yang menebus kita dari dosa, karena Dia rela mati demi menyelamatkan kita semua dari maut. Tuhan Yesus telah membawa terang dalam gelapnya dunia, Dia telah memberikan kehidupan. Yes, Dialah Raja Kehidupan, Yesus itulah Zafnat-Paaneah sesungguhnya. Sebagai anak-anak TUHAN, kita pun harus meneladani Tuhan Yesus yang menuntun orang pada keselamatan dan kehidupan. Yusuf menjadi lambang dari Kristus di Perjanjian Lama dan kini kita pun harus menjadi lambang Kristus dalam kehidupan kita sehari-hari. Kita harus membawa kehidupan bagi orang-orang di sekitar kita. Kita tuntun mereka pada keselamatan di dalam Kristus. Jangan pernah kita egois dan mengabaikan orang lain. Kita perlu beri nasihat, tuntunan dan bimbingan kepada orang lain yang masih hidup dalam kelaparan, kemelaratan dan kesesatan. Kita bawa harapan, terang dan kehidupan bagi mereka.
Saudaraku, Yusuf juga mempunya isteri dari bangsa lain, yakni bangsa Mesir. Yusuf tidak kawin dengan kaum sebangsanya. Hal ini pun kita lihat di dalam Kristus. Kini kita tahu bahwa orang yang mengikut Kristus bukan hanya orang Israel, bukan hanya orang Yahudi tapi keselamatan telah menyebar kepada bangsa-bangsa lain, kepada orang Asia, Eropa, Australia, Afrika dan Amerika. Semua bangsa kini telah percaya kepada Yesus Kristus sebagai TUHAN dan Juruselamat. Itu artinya Kristus telah memperisteri bangsa lain. Puji TUHAN, kita orang Indonesia bisa kenal TUHAN Yesus dan bisa menyembah Dia di dalam roh dan kebenaran. Ini sukacita besar buat kita. Apa yang terjadi di dalam diri Yusuf menjadi gambaran dari apa yang akan digenapi oleh Yesus di dalam Perjanjian Baru. Kita pun harus belajar demikian, belajar untuk sebarkan berita Injil kepada banyak orang, kepada setiap suku, bangsa dan bahasa. Jangan terkungkung hanya pada 1 kelompok. Jangan, jangan.. Berita Injil harus diberitakan bagi banyak orang, bagi suku-suku bangsa.
Puji TUHAN, hari ini kita sudah belajar dan mau menerapkan 3 hal, yaitu
1. Saya mau menjadi orang yang menuntun sesama pada kehidupan
2. Saya mau menjadi lambang Kristus yang menyatakan Kristus dalam kehidupan saya sehari-hari.
3. Saya mau menyebarkan berita Injil kepada suku dan bangsa yang berlainan dengan saya.
Tuhan Yesus menopang kita.
Kutipan
Orang yang serupa dengan Kristus pasti menuntun orang pada kehidupan kekal
08-12-2023
RP
Komentar
Posting Komentar