SIMPAN DALAM HATI, NYATAKAN LEWAT BIBIR

(Amz 22:18) Karena menyimpannya dalam hati akan menyenangkan bagimu, bila semuanya itu tersedia pada bibirmu.


Shalom, Saudaraku… Apa kabarnya hari ini? Kiranya kita selalu limpah dengan kasih setia dan kebaikan TUHAN.. 


Saudaraku, penting sekali untuk merenungkan hikmat TUHAN. Banyak orang punya pengetahuan tentang hikmat TUHAN tapi berhenti sampai situ aja. Merenungkan hikmat TUHAN tidak boleh sebatas pengetahuan tetapi harus dimengerti, dihayati dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Merenungkan hikmat TUHAN bukan hanya tau teori tetapi ia benar-benar mempraktikkannya. Ini yang penting. Orang yang mendengar firman TUHAN adalah orang yang berbahagia tetapi lebih berbahagia lagi kalau ia melakukan firman TUHAN dan memeliharanya senantiasa. Inilah pentingnya merenungkan firman TUHAN, inilah pentingnya menghayati hikmat Allah. Kita harus luangkan waktu lebih lagi untuk merenungkan firman. Kita punya waktu 24 jam dalam satu hari, berapa lama kita merenungkan hikmat Allah? Apakah 10 menit? 20 menit? Atau 1 jam..? Coba evaluasi, jangan sampai kita ga kasih waktu untuk merenungkan hikmat Allah.


Saudaraku, ayat di atas pun memberikan pesan bahwa kebahagiaan sejati berasal dari firman TUHAN. Ya, inilah bekal kita dalam menghadapi segala persoalan dan masalah dalam hidup ini. Asal ada firman TUHAN, masalah sebesar apa pun tidak akan sanggup merebut dan mencuri sukacita di dalam diri kita. Dalam Kristus ada sukacita sejati, dalam TUHAN ada kebahagiaan yang tidak akan pernah pudar. Saat hadapi persoalan yang rumit, firman TUHAN akan memberi ketenangan dan kedamaian. Kita akan dihibur oleh firman yang berkata bahwa persoalan yang kita hadapi adalah persoalan biasa yang tidak melampaui kekuatan kita. TUHAN adalah setia dan penuh kasih sehingga Ia akan memberi jalan keluar sehingga kita dapat menanggungnya. Begitu indah kan? Masalah ga akan pernah hilang dalam hidup kita tapi kabar baiknya adalah penyertaan TUHAN pun tidak akan pernah pergi dari diri kita. Itulah yang akan membuat kita bersukacita senantiasa. Selalu ada pengharapan, ada jalan dan ada kemenangan bersama dengan TUHAN.


Saudaraku, firman yang tersimpan dalam hati harus dicerminkan melalui bibir kita. Ya, kita harus berkata-kata, menyaksikan kebesaran dan kemurahan TUHAN, menyampaikan keindahan dan kekayaan firman TUHAN. Kita tidak boleh menampung firman itu sendirian dalam hati kita, sebaliknya kita harus kemukakan itu semua, sampaikan dan suarakan keindahan firman TUHAN lewat bibir dan mulut kita. Ya, sebagai orang Kristen kita harus jadi saksi Kristus. Kita harus rajin berbagi cerita, berbagi kisah, berbagi kesaksian tentang kebenaran firman TUHAN, kebaikan TUHAN dan kesetiaan TUHAN. Kita harus punya hobi baru, yaitu membagikan cerita tentang kebaikan TUHAN. Jangan hanya ngobrol tentang kehidupan sehari-hari yang tidak membahas kebaikan TUHAN. Kita harus libatkan TUHAN dalam cerita kita supaya nama TUHAN dimuliakan lewat bibir mulut kita.


Puji TUHAN, hari ini kita sudah belajar dan mau menerapkan 3 hal, yaitu 

1. Saya mau merenungkan hikmat Allah dan benar-benar mau meluangkan waktu untuk firman TUHAN sehingga saya bisa menghidupinya. 

2. Saya mau mengalami kebahagiaan sejati karena terus tinggal dalam firman TUHAN. 

3. Saya mau menyaksikan, membagikan dan menceritakan kebaikan TUHAN lewat bibir dan mulut saya. 

Tuhan Yesus menolong kita. Amin.. πŸ˜ŠπŸ˜ƒπŸ˜‡


Kutipan

Kebahagiaan sejati terletak dalam firman TUHAN yang menetap di hati kita. Bagikan dan ceritakanlah..!


18-10-2024

Rialdi Pasaribu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGAN SUKA NIMBRUNG URUSAN ORANG LAIN

YUK, JADI ORANG RAJIN..!!

TIDAK TAKUT, TAPI KUAT, PENUH KASIH & BIJAK πŸ”₯πŸ•Š️