ALLAH MEMERINTAH DI ATAS SEGALANYA πŸ‘‘

πŸ“– Mazmur 2:11 — “Beribadahlah kepada TUHAN dengan takut dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar.”


Shalom, sahabat firman.. Kiranya kita sehat dan Bahagia selalu di dalam TUHAN ya.. 


Saudaraku, Mazmur ini menggambarkan bagaimana bangsa-bangsa dan para penguasa dunia berusaha melawan Tuhan dan rencana-Nya. Mereka ingin bebas dari aturan Allah, tetapi Pemazmur menegaskan satu hal penting: Allah tetap berdaulat. Tidak ada yang bisa menggagalkan kehendak-Nya. 🌀️ Seringkali kita ingin melawan, ingin berontak dengan perintah TUHAN. Hati kita degil dan bebal sehingga tidak nyaman dan tidak sadar betapa pentingnya mengikuti perintah TUHAN. Sekuat apa pun diri kita, sehebat apa pun kekuatan kita, setinggi apa pun jabatan kita, sadarlah bahwa kita tidak bisa mengalahkan kedaulatan Allah. Maka kita harus rendah hati dan tunduk kepada TUHAN. Dialah yang memerintah di atas segalanya…


Saudaraku, di tengah dunia yang kacau dan penuh pemberontakan, kita diingatkan untuk tidak takut, tetapi tetap setia menyembah Tuhan. Ia adalah Raja di atas segala raja, dan Kristus adalah Anak-Nya yang diurapi untuk memerintah dengan keadilan. πŸ™Œ Selama kita menyembah TUHAN, maka Ia akan berdiri membela kita dan melindungi kita. Dunia bisa kacau balau tetapi Allah tetap berdaulat dan menjaga anak-anak-Nya. Ini adalah suatu sukacita besar bagi anak-anak TUHAN. Namun kita ditantang untuk berani melawan arus dunia yang salah. Kita tidak hidup untuk mendukung kebijakan dan budaya yang menyimpang dari dunia tetapi kita harus berani melawan. Saat melawan, kita akan dilawan balik, dikucilkan bahkan dianiaya. Di situlah akan datang pembelaan dan perlindungan TUHAN. Kita harus berani, jangan takut..!


Saudaraku, kata “beribadahlah dengan takut” bukan berarti takut secara negatif, melainkan sikap hormat, tunduk, dan penuh kasih kepada Tuhan. Hidup dalam penyembahan sejati berarti mengakui bahwa Allah berkuasa dan hidup kita sepenuhnya ada di tangan-Nya. 🌿 Meskipun Allah tidak kelihatan secara jasmani, namun kita harus percaya bahwa Ia berkuasa dan berdaulat atas hidup kita. Ialah yang menjaga dan menopang hidup kita. Perintah-perintah-Nya seringkali berbeda dengan apa yang diajarkan oleh dunia. Saat kita punya musuh, TUHAN ajarkan agar kita mengasihinya dan mendoakannya tetapi dunia ini ajarkan untuk benci dan lawan balik. Nah, kita mau ikut yang mana? Kita mau tunduk pada yang mana? Di sinilah iman kita akan diuji. Orang yang setia dan mengasihi TUHAN pasti tunduk kepada TUHAN dan berani melawan arus dunia. Kiranya kita diberi anugerah oleh TUHAN untuk senantiasa setia kepada-Nya.


✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:

1⃣ Saya mau tetap percaya bahwa Tuhan berdaulat atas setiap situasi hidup saya.

2⃣ Saya mau menyembah Tuhan dengan hati yang hormat dan penuh kerendahan.

3⃣ Saya mau hidup tunduk pada kehendak-Nya, bukan pada keinginan dunia.


πŸ“Œ Kutipan Hari Ini:

“Ketika dunia tampak tak terkendali, ingatlah — Tuhan tetap memegang kendali.”


πŸ—“️ 19-10-2025

✍️ Rialdi Pasaribu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGAN SUKA NIMBRUNG URUSAN ORANG LAIN

Mengalahkan Pencobaan

YUK, JADI ORANG RAJIN..!!