BERDIRI TEGUH SAAT DASAR GOYAH π§±
π Mazmur 11:3 — “Apabila dasar-dasar dihancurkan, apakah yang dapat dibuat oleh orang benar?”
Shalom, Saudara terkasih π Kiranya kita sehat selalu dan sukacita senantiasa π
Saudaraku, Daud menulis mazmur ini di masa penuh tekanan. Musuh mengepung, dan orang-orang di sekitarnya menyarankan agar ia melarikan diri. Namun di tengah keguncangan itu, Daud tidak berlari dari masalah, melainkan berlari kepada Tuhan. Ia tahu bahwa Tuhan tetap bersemayam di bait-Nya yang kudus, artinya Tuhan tetap berdaulat dan tidak pernah kehilangan kendali atas situasi apa pun. Kita harus punya keyakinan yang besar di dalam Tuhan. Jangan jadi orang yang bertumpu pada situasi dan perasaan. Allah yg tidak kelihatan jauh lebih pasti dari pada situasi yg kita lihat. Allah sanggup atur segala hal karena Ia berkuasa dan berdaulat. Iman sangat amat teruji ketika situasi penuh tekanan dan pergumulan. Kita harus teladani iman dari Daud.
Saudaraku, kita pun sering mengalami masa-masa ketika “dasar” hidup kita terasa goyah — pekerjaan tidak stabil, keuangan sulit, hubungan retak, atau kesehatan menurun. Di saat seperti itu, nasihat dunia sering menyuruh kita menyerah atau mencari jalan mudah. Tetapi orang percaya diajak untuk berdiri teguh di atas dasar iman, bukan di atas keadaan. Iman kita bukan pada kestabilan dunia, melainkan pada kesetiaan Tuhan yang tidak berubah. Banyak orang Kristen di Cilegon sangat bergumul karena kelompok tertentu melarang orang Kristen untuk beribadah di gereja. Banyak orang sedih, kecewa bahkan marah. Namun, apakah itu akan menyelesaikan masalah? Tentu tidak, yg ada justru menimbulkan masalah lain. Beberapa orang percaya bahwa Tuhan sedang bekerja mendatangkan kebaikan. Orang beriman pasti akan selalu melihat pengharapan di tengah kesesakan.
Saudaraku, Tuhan sedang mencari orang-orang benar yang tidak mundur saat fondasi hidupnya diuji. Justru di saat goyah, Tuhan ingin membentuk keteguhan karakter dan memperdalam kepercayaan kita kepada-Nya. Percayalah, meski dasar dunia berguncang, orang yang berpegang pada Tuhan tidak akan digoyahkan. πΏ Manusia seringkali mengecewakan tetapi Tuhan itu setia dan berlimpah kasih setia. Kita harus dengan setia menjadikan Tuhan Yesus sebagai satu-satunya dasar hidup yg kita hayati. Kita harus yakin bahwa Tuhan pasti buka jalan saat tiada jalan dan Dia akan memberi kekuatan bagi kita yg lemah. Kita harus bersandar penuh pada kuasa dan kemuliaan Allah. Percaya bahwa di balik setiap masalah selalu ada kebaikan. Maka teruslah beri asupan firman Tuhan agar kita selalu bertumbuh di dalam Kristus.
✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:
1⃣ Saya mau berdiri teguh di atas iman, bukan di atas perasaan atau keadaan.
2⃣ Saya mau percaya bahwa Tuhan tetap berkuasa meski dunia di sekeliling saya berubah.
3⃣ Saya mau menjadikan Tuhan sebagai satu-satunya dasar hidup saya yang kokoh.
π Kutipan Hari Ini:
“Ketika dunia berguncang, imanlah yang membuat kita tetap berdiri.”
π️ 28-10-2025
✍️ Rialdi Pasaribu
Komentar
Posting Komentar