DAMAI SEJAHTERA MELALUI KRISTUS ✨
📖 Roma 5:1 — “Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus.”
Shalom sahabat firman 🌿 Kiranya hati dan pikiran kita senantiasa tertuju kepada TUHAN.
Saudaraku, Roma 5 adalah puncak pengharapan kita sebagai orang percaya. Karena kita dibenarkan oleh iman, kini kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah. Dulu kita adalah seteru Allah karena dosa, tetapi melalui Kristus, hubungan kita dipulihkan. Ini merupakan sukacita yang sangat besar dan agung. Anugerah itu telah memberi keuntungan besar bagi kita. Kita harus sadar bahwa damai sejahtera itu sangat penting dan berharga. Banyak orang hidup dengan kekuatiran, kegelisahan dan kebimbangan di luar sana. Tetapi, syukur kepada Allah karena dalam Kristus ada damai sejahtera. Duit sebanyak apa pun, rumah semewah apa pun, tidak akan bisa membeli damai sejahtera. Damai sejahtera sejati hanya bisa kita peroleh dari Tuhan Yesus Kritus. Haleluya…
Saudaraku, bukan hanya itu, Paulus mengingatkan bahwa penderitaan pun memiliki makna. Penderitaan menghasilkan ketekunan, ketekunan menghasilkan tahan uji, dan tahan uji menghasilkan pengharapan yang tidak mengecewakan (Roma 5:3-5). Bahkan salib Kristus adalah bukti kasih Allah yang terbesar — ketika kita masih berdosa, Kristus mati bagi kita. 🙌 Kristus tidak pernah simpan sakit hati atau dendam. Kita yang harusnya dimurkai dan dibinasakan justru mendapat anugerah dan belas kasih dari Tuhan Yesus. Kita yang harusnya dilempar ke dalam kegelapan yang mengerikan justru beroleh pengharapan untuk mengenal Sang Terang dan menjadi warga sorga. Ini adalah anugerah yang tidak ada duanya. Oleh karena pengharapan yang besar ini, maka kita harus bertekun dalam iman meski alami berbagai penderitaan dan kesengsaraan. Semua penderitaan yang kita alami di dalam Kristus merupakan anugerah. Tuhan pasti memperhitungkan itu semua. Mari setia kepada Allah.
Saudaraku, damai sejahtera sejati bukan berarti hidup tanpa masalah, melainkan hidup dengan keyakinan bahwa Allah selalu beserta. Kasih dan anugerah-Nya menopang kita, bahkan di tengah tantangan. Saya ingat dengan suatu gambaran tentang damai sejahtera. Damai sejahtera itu bukan kondisi saat kita ada di padang rumput yang hijau dan tenang, udara segar, angin sepoi-sepoi dan cuaca cerah lalu kita menikmati hidup. Itu bukan damai sejahtera yang sesungguhnya. Damai sejahtera justru digambarkan sebagai situasi di mana ketika angin ribut, badai kencang, langit gelap dan ombak bergelombang tetapi kita tetap tenang karena Allah beserta dengan kita. Inilah damai sejahtera. Kalau kita alami damai sejahtera pada gambaran pertama, semua orang juga bisa. Tapi siapa yang bisa tetap tenang di gambaran kedua? Banyak yang akan gelisah, takut dan putus asa dalam kondisi tersebut tetapi anak-anak Allah akan tenang sebab ada TUHAN yang menyertai. Inilah damai sejahtera sejati.
✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:
1⃣ Saya bersyukur karena dibenarkan oleh iman dalam Kristus.
2⃣ Saya mau melihat penderitaan sebagai kesempatan bertumbuh dalam iman.
3⃣ Saya mau hidup dalam damai sejahtera, karena Allah ada bersama saya.
📌 Kutipan Hari Ini:
“Damai sejahtera sejati bukanlah ketiadaan masalah, melainkan kehadiran Kristus dalam hidup kita.”
🗓️ 07-10-2025
✍️ Rialdi Pasaribu
Komentar
Posting Komentar