SERUAN DARI HATI YANG TERLUKA π
π Mazmur 6:2 — “Kasihanilah aku, TUHAN, sebab aku lemah; sembuhkanlah aku, TUHAN, sebab tulang-tulangku gemetar.”
Shalom, Saudara terkasih… π Kiranya kasih TUHAN selalu menjadi bagian yang utuh dalam hidup kita.
Saudaraku, Mazmur ini adalah doa penuh air mata dari Daud ketika ia merasa sangat lemah dan menderita. Tidak hanya tubuhnya yang lelah, tetapi jiwanya pun hancur. Namun, di tengah kesakitannya, Daud tidak lari dari Tuhan — justru ia datang memohon belas kasihan-Nya. π Banyak orang menjauh dari TUHAN ketika kondisi mulai memburuk, semangat memudar dan harta kekayaan mulai tergerus. Harusnya kita datang kepada TUHAN dan berharap kepada-Nya bukan malah menjauh. Kita harus minta belas kasih TUHAN sebab Allah itu penuh kasih dan panjang sabar. Kita harus jujur akui kelemahan dan kekurangan kita di hadapan TUHAN. Seringkali kita takut cerita ke temen atau saudara atau ke pasangan atau ke orang tua tetapi percayalah bahwa TUHAN adalah tempat yang paling aman untuk bercerita.
Saudaraku, inilah keindahan hubungan yang sejati dengan Allah: kita boleh datang kepada-Nya apa adanya, dengan luka, tangis, dan keputusasaan. Tuhan tidak menolak hati yang hancur, justru Ia dekat kepada mereka yang berseru dari kedalaman jiwa. πΏ Kita mungkin sedang sakit, lemah dan hancur tetapi TUHAN bisa dan mau memulihkan kita. Ia sangat baik, baik dan baik sekali. Ia ingin menyembuhkan setiap sakit yang kita miliki, entah itu sakit di hati maupun sakit di tubuh kita. Kodrat Allah itu kasih. Ia tidak bisa berhenti mengasihi. Ketika kita mengontak Allah, maka yang kita terima pastilah kasih. Segala sesuatu pasti mendatangkan kebaikan ketika kita datang kepada Allah.
Saudaraku, mungkin hari ini kita juga sedang lemah, baik secara fisik maupun batin. Jangan menyerah. Tuhan mendengar setiap erangan hati. Ia bukan hanya Allah yang perkasa, tetapi juga Bapa yang penuh kasih dan penghiburan. Dan di waktu-Nya, Ia akan mengangkat kita kembali. π€️ Orang yang kedapatan berzinah pun tidak dihakimi dan dihukum oleh TUHAN. Meskipun 100 orang ingin melemparinya dengan batu tetapi Allah tidak. Ia lebih bijak dari siapa pun. Ia suci dan kudus dan Ia tidak menghukum wanita itu. Sungguh agung dan limpah kasih TUHAN. Oleh karena itu, jangan takut datang kepada TUHAN. Teruslah berharap dan percaya sebab TUHAN pasti memulihkan kita indah pada waktunya. Segala proses yang kita alami berguna untuk mendewasakan sekaligus memberi pertumbuhan bagi iman kita. Mari terus bersandar dan berharap kepada Allah.
✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:
1⃣ Saya mau datang kepada Tuhan dengan hati yang jujur, bukan berpura-pura kuat.
2⃣ Saya mau percaya bahwa belas kasihan Tuhan lebih besar dari kelemahan saya.
3⃣ Saya mau tetap berharap, sebab Tuhan pasti memulihkan di waktu-Nya.
π Kutipan Hari Ini:
“Air mata orang percaya tidak pernah sia-sia, sebab Tuhan menghitungnya satu per satu.”
π️ 23-10-2025
✍️ Rialdi Pasaribu
Komentar
Posting Komentar