KEMULIAAN ALLAH DALAM CIPTAAN 🌀️✨

πŸ“– Mazmur 19:2 (TB) — “Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya.”


Shalom, Saudara terkasih 🌻 Sehat dan sukacita selalu ya..


Saudaraku, setiap pagi ketika kita membuka mata dan melihat langit, sebetulnya kita sedang melihat khotbah tanpa kata — khotbah tentang kebesaran Allah. Langit, awan, matahari, dan bintang tidak bersuara, tetapi melalui keberadaan mereka, kita tahu bahwa ada Allah yang luar biasa bijak dan berkuasa yang menciptakan semuanya. Daud menyadari hal ini dan memuji Tuhan karena alam semesta menjadi bukti yang hidup tentang keagungan-Nya. 🌞 Saat saya sedang liburan di alam, ketika melihat laut yg indah dan gunung yg menawan, hati saya kagum akan kebesaran dan keagungan Tuhan. Sungguh tak terselami dan tidak bisa dimengerti segala ciptaan yg Tuhan jadikan. Kita hanya bisa mengagumi dan memuji Tuhan serta mengucap syukur untuk kebesaran-Nya.


Saudaraku, namun sering kali manusia sibuk dengan urusan sendiri sampai lupa menyadari kehadiran Tuhan di sekitar kita. Kita mudah kagum pada hasil teknologi, tapi jarang kagum pada Sang Pencipta. Mazmur ini mengingatkan kita untuk berhenti sejenak dan merenung: kalau alam yang tidak bernyawa saja memuliakan Allah, bukankah seharusnya kita — ciptaan yang diberi akal dan hati — lebih lagi memuji dan menaati-Nya? 🌿 Saya kagum dengan teknologi robot yg dibuat manusia, AI dalam bentuk chatgpt yg luar biasa serta pesawat yg dirancang dengan detil tetapi kekaguman kita akan Tuhan harus lebih besar dan lebih kuat. Siapa bisa ciptakan bintang? Tidak ada satu pun yg bisa. Apalagi matahari, wah repot dah. Bersyukur untuk matahari yg menerangi hari kita lalu bersyukurlah kepada Tuhan. Ada 10 ribu alasan bagi kita untuk bersyukur maka sibuklah dengan bersyukur bukan dengan mengeluh.


Saudaraku, melihat langit hari ini, mari kita belajar bersyukur dan kagum pada Tuhan. Setiap sinar matahari yang menghangatkan dan setiap angin yang berhembus adalah pengingat bahwa Allah peduli dan hadir dalam keseharian kita. Biarlah kekaguman kita kepada ciptaan membawa kita semakin dekat kepada Sang Pencipta. 🌺 Ketika kita makin dekat dengan Tuhan, maka karakter kita pun akan semakin seperti Kristus. Kita pun akan menjadi seperti matahari, yg selalu memberi manfaat, memberi terang serta kesehatan saat kita berjemur. Kita pun bisa semakin indra layaknya bintang di malam hari. Saya sangat senang apabila bisa melihat bintang di langit. Tentu sulit melihat bintang di Jakarta ya... Saya ingat bahwa saya bisa lihat banyak bintang di Jayapura serta di Pulau Bintan. Sungguh indah... Mari kita kagumi Tuhan dan bersyukur selalu akan kasih-Nya.


✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:

1⃣ Saya mau melatih diri untuk melihat kehadiran Tuhan di balik setiap keindahan alam.

2⃣ Saya mau lebih sering mengucap syukur atas karya tangan-Nya setiap hari.

3⃣ Saya mau hidup memuliakan Tuhan, seperti langit yang menceritakan kemuliaan-Nya.


πŸ“Œ Kutipan Hari Ini:

“Alam tidak berbicara dengan kata, tetapi dengan keindahan — dan keindahan itu adalah suara Tuhan.”


πŸ—“️ 05-11-2025

✍️ Rialdi Pasaribu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGAN SUKA NIMBRUNG URUSAN ORANG LAIN

YUK, JADI ORANG RAJIN..!!

TIDAK TAKUT, TAPI KUAT, PENUH KASIH & BIJAK πŸ”₯πŸ•Š️