HIDUP ITU SINGKAT, JANGAN DISIA-SIAKAN ⏳🙏
📖 Mazmur 90:10 (TB) — “Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap.”
Shalom, Saudara terkasih 🌤️ Kiranya firman Tuhan hari ini menolong kita memandang hidup dengan bijak dan penuh kesadaran.
Saudaraku, ayat ini mengingatkan kita pada kenyataan hidup yang tidak bisa dihindari. Umur manusia terbatas, dan perjalanan hidup sering diisi dengan lelah, masalah, dan pergumulan. Waktu berjalan sangat cepat. Tanpa terasa, hari berganti, tahun berlalu, dan hidup pun “melayang lenyap”. Firman ini bukan untuk menakut-nakuti, tetapi untuk menyadarkan kita agar hidup lebih bermakna. Beneran loh, hidup itu tidak terasa. Tau tau udah umur 29 tahun, usah umur 51 tahun, udah usia 76 tahun. Sudah semakin tua, apakah kita sudah semakin dewasa? Apakah kita sudah semakin matang? Apakah kita semakin akrab dengan Tuhan...? Kita harus bijaksana dalam mengelola waktu. Jangan gunakan waktu dengan sia-sia. Semua waktu yg ada harus berguna demi kemuliaan Tuhan dan sesuai dengan kehendak Tuhan.
Saudaraku, sering kali kita terlalu sibuk mengejar banyak hal, sampai lupa tujuan hidup yang sesungguhnya. Kita kejar harta, jabatan, pengakuan, tetapi lupa menjaga hubungan dengan Tuhan dan sesama. Ayat ini mengajak kita berhenti sejenak dan bertanya: “Untuk apa saya hidup?” Hidup yang singkat ini akan sangat berarti jika kita menggunakannya untuk hal-hal yang berkenan kepada Tuhan. Saat kita di rumah bersama keluarga, mari gunakan waktu berkualitas demi kemuliaan Tuhan dengan berdoa bersama, saat teduh bersama, saling menguatkan, saling menghibur, membersihkan rumah dan lain sebagainya. Ketika di tempat kerja, mari bekerja dengan segenap hati seperti untuk Tuhan dan bukan manusia. Mari berkontribusi bukan hanya untuk bos dan perusahaan melainkan terutama untuk memuliakan Tuhan. Kenapa? Karena Tuhan yg kasih kerjaan, Tuhan yg kasih nafas, Tuhan yg kasih hidup. Maki kita harus muliakan Tuhan di tempat kerja.
Saudaraku, menyadari singkatnya hidup seharusnya membuat kita hidup lebih bijak. Lebih menghargai waktu, lebih mengasihi, lebih mengampuni, dan lebih sungguh-sungguh berjalan bersama Tuhan. Jangan menunda hidup benar. Jangan tunda mengasihi. Jangan tunda bertobat. Gunakan waktu yang Tuhan beri sebaik mungkin, karena hidup ini sangat berharga. Kita harus menyenangkan hati Tuhan di setiap waktu. Menggunakan waktu dengan bijaksana akan membuat kita jadi saluran berkat buat banyak orang. Kita tidak hanya menyenangkan diri sendiri dan memuaskan hawa nafsu pribadi tetapi kita ingin berguna bagi sesama, kita mengasihi keluarga, saudara dan teman, kita mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Sungguh, kita bisa memberikan pengaruh dan kesan yg baik bagi banyak orang dan nama Tuhan dimuliakan melalui diri kita.
✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:
1⃣ Saya mau menggunakan waktu hidup saya dengan lebih bijak.
2⃣ Saya mau memprioritaskan Tuhan dan hal-hal yang kekal.
3⃣ Saya mau hidup lebih sungguh dan tidak menunda kebaikan.
📌 Kutipan Hari Ini:
“Hidup itu singkat, tetapi bisa sangat bermakna bersama Tuhan.”
🗓️ 16-01-2026
✍️ Rialdi Pasaribu
Komentar
Posting Komentar