KASIH DAN PENGAMPUNAN TUHAN YANG TAK BERKESUDAHAN π€π
π Mazmur 78:38 (TB) — “Tetapi Ia bersifat penyayang, Ia mengampuni kesalahan mereka dan tidak memusnahkan mereka; banyak kali Ia menahan murka-Nya dan tidak membangkitkan segenap amarah-Nya.”
Shalom, Saudara terkasih π€️ Kiranya hati kita dihiburkan oleh kasih dan kesabaran Tuhan yang begitu besar atas hidup kita.
Saudaraku, ayat ini memperlihatkan hati Tuhan yang penuh belas kasih. Bangsa Israel berkali-kali jatuh dalam kesalahan dan ketidaksetiaan, namun Tuhan tetap menunjukkan sifat-Nya yang penyayang. Ia tidak serta-merta menghukum, tetapi mengampuni dan menahan murka-Nya. Ini menunjukkan bahwa kasih Tuhan lebih besar daripada kegagalan manusia. Tuhan adalah Allah yang panjang sabar dan berlimpah kasih setia. Hukuman Tuhan harus dinyatakan bagi orang yg berdosa tetapi kasih karunia Allah punya kuasa yg lebih besar bagi orang berdosa yang dengan rendah hati meminta pengampunan dari Tuhan. Kita harus bersyukur akan anugerah Allah dan senantiasa hidup dengan rendah hati.
Saudaraku, sering kali kita merasa tidak layak karena kesalahan yang kita perbuat. Rasa bersalah dan penyesalan membuat kita takut datang kepada Tuhan. Namun firman ini mengingatkan bahwa Tuhan tidak menikmati penghukuman, melainkan pengampunan dan pemulihan. Selama kita mau datang dengan hati yang bertobat, Tuhan siap mengampuni dan memberi kesempatan baru. Ia tidak cepat marah, tetapi sabar menanti kita kembali kepada-Nya. Siapa punya kesabaran seperti Allah? Kita seringkali emosional, marah dan kesal dengan orang yg berbuat salah. Sekali saja buat salah, kita udah kesal, apalagi 5 kali melakukan kesalahan yg sama, wah kita pasti udah murka. Di sisi lain, Allah melihat kita melakukan lebih dari 10 pelanggaran dosa yg jenisnya sama. Belum lagi jenis dosa lainnya. Wah, dosa kita sudah bertumpuk. Kita sudah sangat memenuhi kriteria untuk menerima murka Allah dan siksa neraka. Namun, Tuhan Yesus masih memberi anugerah, pengampunan dan pemulihan bagi kita. Sungguh sangat indah...
Saudaraku, pengampunan Tuhan seharusnya menumbuhkan kerendahan hati dan ketaatan. Kasih dan kesabaran Tuhan bukan alasan untuk terus berbuat dosa, melainkan dorongan untuk hidup lebih setia. Ketika kita menyadari betapa besar kasih dan pengampunan Tuhan, hati kita digerakkan untuk hidup benar dan menyenangkan Tuhan. Mari kita syukuri kasih-Nya dan hidupi hidup yang berkenan kepada-Nya. Kita harus tau diri dan tau terima kasih. Kalau kita dikasih hadiah oleh teman di hari ulang tahun, tentu kita bilang terima kasih. Banyak juga dari kita melakukan balas budi dengan memberi hadiah di hari ulang tahun teman kita. Nah, jika dalam hal ini saja kita mampu, maka kita harus lebih sadar lagi akan kasih Tuhan yg begitu besar, yaitu keselamatan bagi kita orang berdosa ini. Bagaimana kita mau balas budi? Gimana caranya untuk respons kasih Tuhan....? Caranya ialah dengan melakukan perbuatan baik setiap hari, hidup selaras dengan kehendak-Nya dan menyenangkan hati Tuhan dalam setiap pikiran, perkataan dan perbuatan kita.
✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:
1⃣ Saya mau datang kepada Tuhan dengan hati yang bertobat dan rendah.
2⃣ Saya mau percaya penuh pada kasih dan pengampunan Tuhan.
3⃣ Saya mau hidup lebih taat sebagai respon atas kasih Tuhan.
π Kutipan Hari Ini:
“Kasih Tuhan lebih besar daripada kegagalan kita.”
π️ 04-01-2026
✍️ Rialdi Pasaribu
Komentar
Posting Komentar