MERINDUKAN HADIRAT TUHAN DENGAN SEGENAP JIWA 🕊️🔥

📖 Mazmur 84:2 (TB) — “Jiwaku hancur karena merindukan pelataran-pelataran TUHAN; hatiku dan dagingku bersorak-sorai kepada Allah yang hidup.”


Shalom, Saudara terkasih 🌤️ Kiranya kerinduan yang kudus kepada Tuhan kembali menyala dalam hati kita hari ini.


Saudaraku, ayat ini menggambarkan kerinduan yang sangat dalam akan hadirat Tuhan. Pemazmur tidak sekadar ingin beribadah sebagai rutinitas, tetapi jiwanya benar-benar haus akan kehadiran Allah yang hidup. Kerinduan itu begitu kuat sampai digambarkan “jiwaku hancur”. Ini menunjukkan bahwa hadirat Tuhan adalah kebutuhan utama, bukan pelengkap hidup. Siapa di sini yg benar-benar merindukan hadirat Tuhan? Sungguh langka sekali orang seperti ini. Banyak orang rindu liburan, rindu gajian dan rindu ketemu keluarga, tapi tidak rindu ketemu Tuhan dalam ibadah. Siapa yg terutama dalam hidup ini? Dengan sadar dan jelas, kita harus nyatakan bahwa Allah yg terutama. Dengan begitu, kita harus merindukan Allah dengan sangat.


Saudaraku, sering kali kita sibuk dengan banyak hal, namun hati kita kering. Kita bisa aktif secara jasmani, tetapi lemah secara rohani karena kehilangan kerinduan akan Tuhan. Firman ini mengingatkan bahwa sukacita sejati lahir dari hubungan yang hidup dengan Tuhan. Ketika hati dan tubuh kita bersorak kepada Allah yang hidup, iman kita diperbarui dan hidup kita dipenuhi kekuatan yang baru. Memang kita perlu uang, perlu makan, perlu hiburan, tetapi keperluan utama kita ialah Allah yg hidup. Tanpa Allah, hidup ini sia-sia. Tanpa keselamatan, hidup ini kesuraman. Puji Tuhan, oleh anugerah Allah kita beroleh penebusan, pengampunan dan pembenaran. Kita patut berterima kasih dan menjadikan Tuhan Yesus sebagai yang utama.


Saudaraku, Tuhan rindu ditemui oleh hati yang merindukan-Nya. _*Tinggallah dalam Yesus dan jadilah murid-Nya, bacalah firman Tuhan dan taat kepada-Nya. Kita harus belajar untuk mengikatkan diri dengan Roh Kudus. Biar Ia yg menuntun, membimbing dan mengarahkan hidup kita. Tuhan ingin agar kita beroleh sukacita di dalam-Nya. Sungguh indah karena Roh Allah ingin menetap dan tinggal di dalam diri kita bahkan menjadikan kita Bait Allah.

Sungguh, Ia bukan Allah yang jauh, melainkan Allah yang hidup dan hadir bagi siapa pun yang datang dengan kerinduan yang tulus. Mari kita periksa kembali kerinduan hati kita. Apakah kita sungguh rindu akan Tuhan, atau hanya rindu akan berkat-Nya? Biarlah hari ini kita datang kepada Tuhan dengan segenap jiwa, hati, dan hidup kita.*_


✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:

1⃣ Saya mau memelihara kerinduan yang tulus akan hadirat Tuhan.

2⃣ Saya mau menjadikan Tuhan sebagai kebutuhan utama hidup saya.

3⃣ Saya mau bersukacita di dalam Allah yang hidup setiap hari.


📌 Kutipan Hari Ini:

“Hati yang rindu Tuhan akan dipenuhi sukacita sejati.”


🗓️ 10-01-2026

✍️ Rialdi Pasaribu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGAN SUKA NIMBRUNG URUSAN ORANG LAIN

YUK, JADI ORANG RAJIN..!!

TIDAK TAKUT, TAPI KUAT, PENUH KASIH & BIJAK 🔥🕊️