SETIA SAMPAI AKHIR HIDUP ππ️
π Mazmur 71:9 (TB) — “Janganlah membuang aku pada masa tuaku, janganlah meninggalkan aku apabila kekuatanku habis.”
Shalom, Saudara terkasih π€️ Kiranya damai sejahtera dari Tuhan menyertai kita hari ini, apa pun fase hidup yang sedang kita jalani.
Saudaraku, ayat ini adalah seruan hati yang penuh kerendahan dan ketergantungan. Pemazmur menyadari bahwa waktu berlalu, usia bertambah, dan kekuatan manusia pasti berkurang. Ia tidak bersandar pada tenaga, kemampuan, atau pencapaian masa lalunya, melainkan memohon agar Tuhan tetap setia menyertainya hingga akhir hidup. Ini mengajarkan kita bahwa iman sejati bukan hanya untuk masa muda atau masa kuat, tetapi iman yang bertahan sampai masa lemah dan renta. Kita harus meniru teladan Tuhan yang terus setia apa pun musim hidupnya. Kita harus percaya, berserah dan bersandar hanya kepada Tuhan saat kita mulai lemah dan alami kekurangan. Kita perlu terhubung dengan Tuhan kapan pun musim hidup kita. Seperti Daud yg selalu hubungi Tuhan di masa kesesakan, demikian juga kita harus terus bergantung kepada Tuhan.
Saudaraku, ayat ini juga sangat relevan bagi kita hari ini. Mungkin bukan soal usia secara jasmani, tetapi kita merasa “lelah” secara batin, mental, atau rohani. Ada masa ketika semangat menurun, daya juang melemah, dan kita merasa tidak sekuat dulu. Firman Tuhan mengingatkan bahwa di saat kekuatan kita habis, justru di situlah kita paling membutuhkan kehadiran Tuhan. Dan kabar baiknya: Tuhan tidak pernah meninggalkan anak-anak-Nya yang berseru kepada-Nya. Tuhan justru ingin menolong, membantu dan membimbing kita yg sedang lemah dan letih lesu. Saat orang mulai meninggalkan kita karena kita tua, renta dan sakit, justru Tuhan datang dan menolong kita.
Saudaraku, Tuhan adalah Allah yang setia sampai akhir. Manusia bisa berubah, kekuatan bisa menurun, dan situasi hidup bisa berganti, tetapi kasih dan kesetiaan Tuhan tidak pernah habis. Saat kita tidak lagi sanggup berdiri dengan kekuatan sendiri, Tuhan menopang kita dengan tangan-Nya yang kuat. Ia memelihara kita dari awal sampai akhir hidup kita. Tuhan selalu peduli dan mengerti segala persoalan yg kita hadapi. Hanya Tuhan Yesus yg bisa memperi penghiburan dan ketenangan dalam setiap musim hidup yg kita lalui. Saat sudah tua renta dan lemah, Tuhan tetap ingin menggendong dan menuntun kita. Oleh sebab itu, marilah kita terus berharap dan melekat kepada Tuhan, bukan hanya ketika kita kuat, tetapi terlebih ketika kita lemah.
✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:
1⃣ Saya mau terus berharap kepada Tuhan di setiap fase hidup saya.
2⃣ Saya mau bersandar kepada Tuhan ketika kekuatan saya mulai berkurang.
3⃣ Saya mau percaya bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan saya sampai akhir hidup.
π Kutipan Hari Ini:
“Saat kekuatan kita habis, kesetiaan Tuhan tetap utuh.”
π️ 28-12-2025
✍️ Rialdi Pasaribu
Komentar
Posting Komentar