TUHAN ITU SABAR DAN PENUH KASIH πŸ€πŸ™

πŸ“– Mazmur 86:15 (TB) — “Tetapi Engkau, ya Tuhan, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih dan setia.”


Shalom, Saudara terkasih 🌀️ Kiranya firman Tuhan hari ini menguatkan hati kita yang mungkin sedang merasa lemah atau gagal.


Saudaraku, ayat ini menunjukkan siapa Tuhan kita sebenarnya. Tuhan itu bukan Allah yang cepat marah atau suka menghukum. Dia penyayang, pengasih, sabar, dan penuh kasih setia. Walaupun kita sering jatuh, salah langkah, atau tidak setia, Tuhan tetap sabar menunggu kita kembali. Kasih-Nya tidak habis, dan kesetiaan-Nya tidak berubah. Perhatikan kisah anak bungsu yang pergi ke negeri orang. Setelah ia meminta warisan, ia malah berfoya-foya hingga seluruh uangnya habis. Ia menjadi sangat melarat. Ampas babi pun tidak bisa dimakan olehnya. Lalu ia menyadari bahwa ia telah berdosa kepada sorga dan ayahnya. Ia pun ingin pulang ke rumah bapa dengan status sebagai budak. Namun, ketika bapanya melihat anak bungsu itu dari jauh, ia berlari dan mendapatkannya, ia menyambut dan memeluknya, ia merayakan kepulangannya dengan sukacita. Inilah kasih Bapa yg penuh dengan kesabaran dan pengampunan. Ia tidak menghukum tetapi mengampuni. Ia panjang sabar dan berlimpah kasih setia bagi orang yg mau bertobat.


Saudaraku, sering kali kita menilai Tuhan dari perasaan kita sendiri. Saat hidup terasa berat, kita berpikir Tuhan marah atau menjauh. Padahal firman ini menegaskan bahwa karakter Tuhan tidak pernah berubah. Dia tetap penuh kasih, bahkan saat kita sedang dalam proses belajar dan bertumbuh. Tuhan lebih tertarik memulihkan daripada menghukum. Tuhan ingin agar kita kembali ke pelukan Bapa. Tuhan ingin agar kita memiliki relasi yg intim dengan Tuhan. Ini sangat penting dan indah. Kita harus datang kepada Tuhan dengan bertumpu pada kasih karunia Tuhan, bukan pada kekuatan dan kelayakan pribadi. Kita bersyukur karena Tuhan memberi akses bagi kita untuk datang kepada-Nya melalui darah Kristus yg menyucikan kita dan menyenangkan hati Bapa. Maka datanglah kepada Allah dengan berani oleh karena kasih karunia dari Kristus Yesus.


Saudaraku, kebaikan Tuhan seharusnya membuat kita berani datang kepada-Nya. Tidak perlu pura-pura kuat atau sempurna. Datanglah apa adanya. Tuhan tahu kelemahan kita, tapi Dia juga tahu potensi yang Dia taruh dalam hidup kita. Mari belajar bersabar seperti Tuhan sabar kepada kita, dan belajar mengasihi seperti Tuhan mengasihi kita. Mari kita teladani karakter Tuhan Yesus dalam segala hal. Saat orang menghina, merendahkan dan menyepelekan kita, maka mari kita sabar. Mari kita setia berpegang pada janji Tuhan. Meski banyak penderitaan, kesulitan dan tantangan yang kita hadapi, tetaplah kuat di dalam Tuhan sebab itulah yg menguji iman kita, kesetiaan kita dan ketekunan kita di dalam Tuhan.


✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:

1⃣ Saya mau percaya bahwa Tuhan tetap mengasihi saya apa adanya.

2⃣ Saya mau datang kepada Tuhan tanpa takut, meski saya belum sempurna.

3⃣ Saya mau belajar sabar dan setia dalam hidup sehari-hari.


πŸ“Œ Kutipan Hari Ini:

“Kasih Tuhan tidak pernah habis, dan kesabaran-Nya tidak pernah gagal.”


πŸ—“️ 12-01-2026

✍️ Rialdi Pasaribu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGAN SUKA NIMBRUNG URUSAN ORANG LAIN

YUK, JADI ORANG RAJIN..!!

TIDAK TAKUT, TAPI KUAT, PENUH KASIH & BIJAK πŸ”₯πŸ•Š️