DIINGAT SAAT KITA RENDAH 🀍✨

πŸ“– Mazmur 136:23 (TB) — “Dia yang mengingat kita dalam kerendahan kita; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.”


Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini sangat menguatkan bagi siapa pun yang sedang merasa kecil, lemah, atau tidak diperhatikan.


Saudaraku, ada masa di mana kita berada dalam “kerendahan” — mungkin secara ekonomi, mungkin secara posisi, mungkin secara kondisi hati. Kita merasa tidak terlihat, tidak dianggap, bahkan dilupakan. Tetapi firman ini berkata: Dia mengingat kita. Ketika orang dunia hanya mengenal mereka yang kaya, punya pengaruh dan punya paras yg menarik, namun Tuhan mengenal orang yg rendah hati dan miskin di hadapan Allah. Tak mengapa dunia tidak mengenal kita, yg penting Allah mengenal diri kita. Ia senang kepada orang yg rendah hari, yg memiliki hati hamba dan yg hidup seturut dengan kehendak-Nya. Yang penting ialah perkenanan dari Tuhan, bukan dari manusia.


Saudaraku, betapa indahnya, saat dunia lupa, Tuhan ingat. Saat orang lain tidak peduli, Tuhan peduli. Tuhan tidak hanya mengingat saat kita berhasil atau kuat, tetapi justru dalam kerendahan kita. Itulah kasih setia-Nya. Dan kasih setia itu bukan sementara. Ayat ini menegaskan: untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. Artinya, kasih Tuhan tidak tergantung pada performa kita. Tidak tergantung situasi. Tidak berubah oleh waktu. Dia tetap setia. Sungguh sukacita yg besar bagi kita untuk dikenal Tuhan dan dikasihi oleh-Nya. Kita harus terus tinggal tetap dalam kehendak--Nya. Jangan menjauh dari Tuhan. Ia tidak menghina orang yg rendah. Ia justru meninggikan orang yg rendah hati.


Saudaraku, mungkin hari ini Anda merasa berada di titik rendah. Jangan putus asa. Tuhan melihat. Tuhan mengingat. Tuhan belum selesai dengan hidupmu. Dari kerendahan itulah sering kali Tuhan membentuk, memurnikan, dan mengangkat kita pada waktu-Nya. Kita harus belajar dari sikap Yohanes Pembaptis yg menyatakan, "Biarlah Tuhan semakin bertambah dan aku semakin berkurang." Ini adalah wujud kerendahan hati yg sangat matang dan mulia. Tuhan yang besar itu mau mengangkat kita lubang jurang maut. Ia mau membawa kita keluar dari lembah kekelaman. Tuhan ingin agar kita menetap dengan-Nya dan merasakan kasih Allah ketika kita berada di titik yg rendah.Tetap percaya. Tetap berharap. Kasih setia-Nya tidak pernah habis.


✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:

1⃣ Saya mau percaya bahwa Tuhan tidak pernah melupakan saya.

2⃣ Saya mau bersyukur atas kasih setia Tuhan yang kekal.

3⃣ Saya mau tetap setia meski sedang dalam masa rendah.


πŸ“Œ Kutipan Hari Ini:

“Di saat kita merasa paling kecil, Tuhan tetap mengingat dengan kasih setia-Nya.”


πŸ—“️ 02-03-2026

✍️ Rialdi Pasaribu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGAN SUKA NIMBRUNG URUSAN ORANG LAIN

Sudah Disunat?

Mengalahkan Pencobaan