JANGAN BANGUN TANPA TUHAN π π
π Mazmur 127:1 (TB) — “Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.”
Shalom, Saudara terkasih πΏ Firman hari ini mengingatkan kita tentang fondasi yang benar dalam membangun hidup.
Saudaraku, kita bisa bekerja keras, merencanakan dengan matang, lembur siang malam, bahkan mengorbankan banyak hal. Tetapi firman ini berkata dengan tegas: jika Tuhan tidak terlibat, semuanya bisa menjadi sia-sia. Bukan berarti usaha tidak penting, tetapi usaha tanpa penyertaan Tuhan tidak akan menghasilkan berkat yang sejati. Maka penting sekali untuk melibatkan Tuhan dalam segala hal bahkan dalam hal-hal sederhana sekalipun. Saat kita mau makan, berdoa dulu. Saat mau berangkat kerja, berdoa dulu. Saat mau tidur, berdoa dulu. Mau pulang setelah bertamu, doa dulu. Doa menandakan bahwa kita melibatkan Tuhan dan mengandalkan Tuhan. Ini adalah wujud kerendahan hati di mana kita tidak bisa andalkan kekuatan sendiri tetapi butuh Tuhan.
Saudaraku, Mazmur ini mengajarkan bahwa Tuhanlah yang membangun dan mengawal. Kita boleh berusaha, tetapi Tuhan yang memberi hasil. Kita boleh berjaga, tetapi Tuhan yang memberi perlindungan. Banyak orang lelah karena mencoba memikul semuanya sendiri, seolah-olah hidup ini sepenuhnya ada di tangan mereka. Padahal tanpa Tuhan, kekuatan kita sangat terbatas. Orang yg mengandalkan dirinya sendiri dan kekuatannya adalah orang yg terkutuk. Mereka akan gagal, kecewa dan menyesal. Karena itu, jangan pernah bersandar pada pengertianmu sendiri dan jangan bangga kalau bisa lakukan banyak hal karena diri ini hebat. Sebaliknya, percayalah kepada Tuhan dengan segenap hati dan andalkan Tuhan dalam segala perkara. Inilah yg Tuhan kehendaki.
Saudaraku, mungkin hari ini kita sedang membangun sesuatu — keluarga, pelayanan, usaha, karier, masa depan anak-anak. Pastikan Tuhan menjadi fondasi utama. Libatkan Dia dalam doa, dalam keputusan, dalam setiap langkah. Lebih baik berjalan pelan bersama Tuhan daripada berlari cepat tanpa Tuhan. Ketika Tuhan menjadi pusat, usaha kita tidak lagi sia-sia, tetapi diberkati dan dijaga oleh-Nya. Mari kita jadikan Tuhan sebagai dasar, pedoman dan andalan hidup kita hari lepas hari. Serahkan diri kita, keluarga kita, pekerjaan kita dan pelayanan kita kepada Allah. Biar kita bergantung penuh pada bimbingan Roh Kudus sehingga apa saja yg kita lakukan dibuat Tuhan berhasil dan kita bisa memuliakan Tuhan Yesus senantiasa.
✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:
1⃣ Saya mau melibatkan Tuhan dalam setiap rencana hidup saya.
2⃣ Saya tidak mau mengandalkan kekuatan sendiri semata.
3⃣ Saya mau menjadikan Tuhan fondasi utama dalam keluarga dan pekerjaan saya.
π Kutipan Hari Ini:
“Kerja keras tanpa Tuhan melelahkan; kerja bersama Tuhan menghasilkan berkat.”
π️ 21-02-2026
✍️ Rialdi Pasaribu
Komentar
Posting Komentar