KEMBALI SETIA KEPADA TUHAN ππ₯
π Nehemia 1:8 (TB) — “Ingatlah akan firman yang Kaupesan kepada Musa, hamba-Mu itu, yakni: Bila kamu berubah setia, kamu akan Kucerai-beraikan di antara bangsa-bangsa.”
Shalom, Saudara terkasih πΏ Firman hari ini adalah doa pengakuan dan pengingat akan kesetiaan Tuhan sekaligus tanggung jawab manusia.
Saudaraku, ayat ini adalah bagian dari doa Nehemia ketika ia mendengar kondisi Yerusalem yang hancur. Ia tidak langsung menyalahkan keadaan, tetapi justru mengingat firman Tuhan yang pernah disampaikan kepada Musa. Bahwa ketika umat Tuhan tidak setia, mereka akan mengalami konsekuensi. Ini menunjukkan bahwa Nehemia adalah pribadi yang memahami hubungan antara kehidupan rohani dan keadaan hidup. Ia sadar bahwa ketidaktaatan membawa dampak yang nyata. Kita harus menyadari bahwa ada berkat dan kutuk dalam hidup ini. Berkat bagi orang yang hidup benar dan kutuk bagi orang yang menyimpang dari kebenaran. Waktu itu, banyak orang Israel sudah menyembah patung dan dewa asing. Sebagai konsekuensi, mereka dihukum oleh TUHAN, dibuang ke Babel. Namun yang indah, Nehemia tidak berhenti pada pengakuan dosa saja. Ia datang kepada Tuhan dengan hati yang merendah dan berharap pada pemulihan. Inilah yang indah dan luar biasa. Saat umat berdosa dan bersalah, segerelah datang kepada TUHAN dengan rendah hati dan penyesalan.
Saudaraku, firman ini mengingatkan kita bahwa Tuhan adalah Allah yang adil. Ia mengasihi umat-Nya, tetapi juga mendidik dan mendisiplinkan mereka ketika menyimpang. Ketidaksetiaan kepada Tuhan tidak pernah membawa kebaikan. Justru sebaliknya, itu membawa kehancuran dalam hidup kita. Banyak orang hidup berantakan karena meninggalkan TUHAN. Agama Kristen bukan berarti orang Kristen. Ada orang yang beragama Kristen tetapi korupsi dan selingkuh, akhirnya kehidupan pribadinya dan keluarganya jadi berantakan dan hancur. Ia menyebabkan kepedihan dan kesedihan yang berat bagi istri dan anak-anaknya. Hal ini sungguh menyakitkan. Namun kabar baiknya, Tuhan juga adalah Allah yang penuh kasih dan siap memulihkan. Ketika kita kembali kepada-Nya dengan hati yang sungguh-sungguh, Tuhan tidak menolak kita. Ia justru membuka jalan pemulihan dan pemulangan. Kita yang datang kepada-Nya dengan hancur, remuk dan patah hati karena dosa-dosa akan mendapatkan pengampunan dan pemulihan dari Tuhan Yesus.
Saudaraku, hari ini mari kita belajar dari Nehemia. Jangan hanya melihat masalah dari luar, tetapi berani mengoreksi diri. Apakah ada hal dalam hidup kita yang membuat kita menjauh dari Tuhan? Apakah ada ketidaktaatan yang perlu kita bereskan? Kita perlu memiliki hati yang jujur, menjadi utuh dan asli. Jangan menyembunyikan kesalahan dan dosa dari TUHAN. Kita harus datang dengan rendah hati dan menyesal dengan setiap perbuatan dosa yang sudah kita perbuat. Tuhan rindu kita hidup dalam kesetiaan. Bukan hanya sesekali, tetapi setiap hari. Ketika kita hidup setia kepada Tuhan, kita akan mengalami penyertaan dan berkat-Nya dalam hidup kita. Pemulihan TUHAN itu nyata dan dahsyat. Kita harus alami fase pemulihan dari TUHAN. Jangan sampai kita tinggal dalam dosa dan menetap dalam kefasikan. Kita harus segera sadar akan perbuatan dosa dan memohon anugerah Allah untuk membebaskan kita dari ikatan dosa. Mari kita terima kasih setia TUHAN yang memulihkan dan membawa kedamaian.
✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:
1⃣ Saya mau hidup setia kepada Tuhan setiap hari.
2⃣ Saya mau berani mengoreksi diri dan bertobat.
3⃣ Saya mau percaya bahwa Tuhan sanggup memulihkan hidup saya.
π Kutipan Hari Ini:
“Ketidaksetiaan membawa kehancuran, tetapi pertobatan membuka jalan pemulihan.”
π️ 17-03-2026
✍️ Rialdi Pasaribu
Komentar
Posting Komentar