MEMUJI TUHAN SETIAP HARI πŸ™πŸŽΆ

πŸ“– Mazmur 145:2 (TB) — “Setiap hari aku hendak memuji Engkau, dan hendak memuliakan nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya.”


Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini mengajarkan kita tentang gaya hidup orang percaya: memuji Tuhan setiap hari.


Saudaraku, pemazmur berkata dengan penuh komitmen, “Setiap hari aku hendak memuji Engkau.” Ini bukan hanya pujian sesekali, bukan hanya ketika keadaan baik, tetapi setiap hari. Artinya, memuji Tuhan bukan hanya sebuah kegiatan ibadah di gereja, melainkan sikap hati yang terus hidup dalam keseharian kita. Sering kali manusia mudah memuji Tuhan ketika semuanya berjalan baik: ketika doa dijawab, ketika usaha berhasil, ketika hidup terasa lancar. Tetapi ketika masalah datang, hati kita mudah berubah menjadi penuh keluhan. Padahal Tuhan tetap layak dipuji dalam segala keadaan. Ia tidak berubah, kasih-Nya tetap sama, dan kebaikan-Nya terus mengalir dalam hidup kita. Yang terutama ialah pengorbanan Tuhan Yesus yg telah menyelamatkan kita. Inilah bukti kasih Tuhan yg sangat agung dan oleh karena itu kita patut memuji dab memuliakan Tuhan senantiasa.


Saudaraku, pujian bukan hanya tentang menyanyikan lagu rohani. Pujian juga berarti mengakui kebesaran Tuhan dalam hidup kita. Ketika kita bersyukur, ketika kita tetap percaya di tengah kesulitan, ketika kita hidup taat kepada firman Tuhan — itu semua adalah bentuk pujian kepada Tuhan. Memuji Tuhan itu sangat indah. Siapa yg tidak suka dipuji? Tentu semua orang suka menerima pujian. Namun kita harus bijaksana dalam memberi pujian. Jangan kita memuji teman kita yg masih malas-malasan tetapi pujilah teman yg rajin dan berprestasi, ia pasti senang. Relasi pun semakin kuat dan terus dibangun. Nah, relasi kita dengan Tuhan pun akan semakin terbangun ketika kita rajin memuji Tuhan. Ia layak dipuji dan Ia menerima puji-pujian dari umat-Nya. Sungguh indah dan memukau perbuatan dan kebesaran Tuhan sehingga patut bagi kita untuk memuji Tuhan senantiasa.


Saudaramu, Pemazmur juga berkata bahwa ia akan memuliakan nama Tuhan untuk seterusnya dan selamanya. Ini menunjukkan bahwa memuji Tuhan bukan hanya untuk sementara waktu, tetapi menjadi bagian dari kehidupan yang terus berlanjut bahkan sampai kekekalan. Hari ini mari kita belajar menjadikan pujian sebagai gaya hidup. Bukan hanya di gereja, tetapi juga di rumah, di tempat kerja, dan di setiap aktivitas kita. Ketika hati kita dipenuhi pujian kepada Tuhan, hidup kita akan dipenuhi sukacita dan damai sejahtera. Saat jalan kaki, pujilah Tuhan. Saat sedang menunggu antrean, pujilah Tuhan. Kalau waktu lagu luang, pujilah Tuhan. Memuji Tuhan itu hal yg produktif tetapi hanya scrolling media sosial tanpa tujuan seringkali hanya buang-buang waktu. Maka lebih baik memuji dan menyembah Tuhan senantiasa.


✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:

1⃣ Saya mau memuji Tuhan setiap hari.

2⃣ Saya mau bersyukur kepada Tuhan dalam setiap keadaan.

3⃣ Saya mau memuliakan nama Tuhan melalui hidup saya.


πŸ“Œ Kutipan Hari Ini:

“Hati yang selalu memuji Tuhan akan selalu dipenuhi sukacita.”


πŸ—“️ 11-03-2026

✍️ Rialdi Pasaribu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGAN SUKA NIMBRUNG URUSAN ORANG LAIN

Mengalahkan Pencobaan

YUK, JADI ORANG RAJIN..!!