MENANTIKAN TUHAN DENGAN PENUH HARAP 🌅🙏

📖 Mazmur 130:6 (TB) — “Jiwaku mengharapkan Tuhan lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi, lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi.”


Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini berbicara tentang pengharapan yang sungguh-sungguh kepada Tuhan.


Saudaraku, bayangkan seorang pengawal yang berjaga di malam hari. Gelap, sepi, melelahkan. Ia menanti pagi dengan penuh harap, karena pagi berarti terang, kelegaan, dan akhir dari penjagaan malam. Begitulah gambaran jiwa yang menantikan Tuhan. Seberapa rindu kita bertemu dengan Tuhan? Seberapa ingin kita berjumpa dengan Tuhan? Orang benar akan terus menanti-nantikan pertolongan dari Tuhan dan terus merindukan hadirat-Nya. Ini harus menjadi ciri orang benar. Jangan sampai kita mendambakan identitas orang benar tetapi tidak mengharapkan kehadiran Tuhan dalam keseharian. Kita harus mengharapkan Tuhan setiap hari bahkan berharap dalam kesesakan, tekanan dan pergumulan. Tuhan ingin kita bertumbuh setiap hari ke arah Kristus meski nampaknya kita belum melihat jalan yg indah di depan kita. Namun teruslah berjalan selagi bersama Tuhan.


Saudaraku, Pemazmur bahkan mengulanginya dua kali — lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi. Artinya ini bukan harapan biasa, tetapi kerinduan yang dalam dan penuh kesungguhan. Saat hati tertekan, saat doa belum terjawab, saat situasi masih gelap, kita tetap menanti Tuhan dengan iman. Teruslah nantikan Tuhan. Apa yg kita nantikan sangatlah worth it alias layak untuk diperjuangkan. Menanti bukanlah kegiatan yg menyenangkan melainkan membosankan. Namun ketika kita menantikan Tuhan, ada hal yg bisa bikin kita semangat, yaitu pertolongan Tuhan sangat indah dan besar. Tuhan memberi kekuatan bagi mereka yg menanti-nantikan Dia. Tuhan memberi penghiburan bagi mereka yg berbeban berat. Tuhan Yesus sangat baik...


Saudaraku, menantikan Tuhan bukan berarti pasif tanpa melakukan apa-apa. Itu berarti tetap percaya, tetap berdoa, tetap setia, walau hasil belum terlihat. Kita yakin bahwa “pagi” itu akan datang. Terang Tuhan pasti terbit atas hidup kita. Mungkin hari ini Anda sedang berada di “malam” kehidupan. Jangan putus asa. Pagi Tuhan tidak pernah terlambat. Teruslah berharap, teruslah menanti dengan iman. Terang Tuhan pasti terbit atas kita. Kita harus setia menanti-nantikan Tuhan. Ia akan menjamah, menolong dan menopang kita. Ia takkan meninggalkan kita. Ia selalu setia dan peduli dengan kita. Mari kita percaya akan kasih, kebaikan dan kemurahan Tuhan.


✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:

1⃣ Saya mau tetap berharap kepada Tuhan meski keadaan belum berubah.

2⃣ Saya tidak mau menyerah dalam masa penantian.

3⃣ Saya mau percaya bahwa Tuhan akan mendatangkan terang pada waktu-Nya.


📌 Kutipan Hari Ini:

“Setelah malam yang gelap, pagi Tuhan pasti datang.”


🗓️ 24-02-2026

✍️ Rialdi Pasaribu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGAN SUKA NIMBRUNG URUSAN ORANG LAIN

Sudah Disunat?

Mengalahkan Pencobaan