MUSUH BOLEH ADA, TUHAN TETAP MEMBELA ⚖️🙏
📖 Mazmur 129:5 (TB) — “Semua orang yang membenci Sion akan mendapat malu dan akan mundur.”
Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini menguatkan kita saat menghadapi penolakan atau permusuhan.
Saudaraku, “Sion” melambangkan umat Tuhan. Sejak dahulu, umat Tuhan tidak pernah lepas dari tekanan, kebencian, dan perlawanan. Orang benar sering kali tidak disukai, bukan karena salah, tetapi karena hidupnya berbeda. Tuhan Yesus pernah berkata bahwa di dalam dunia ini, kita pasti dibenci dan ditolak. Bahkan orang percaya sejati bagaikan domba di tengah serigala. Tentu itu sangat menekan dan mengancam. Namun kita dipanggil untuk tetap hidup benar oleh Tuhan. Meski orang benar dikucilkan, tak masalah. Jangan gentar dan jangan mundur. Jangan cari popularitas dengan melakukan yg salah. Ada orang menjadi populer karena pindah agama demi suatu jabatan. Ini mengerikan. Kita harus tetap setia pegang kebenaran dalam tantangan sesulit apapun.
Saudaraku, ayat ini memberi penghiburan: Tuhan tidak tinggal diam. Mereka yang membenci dan melawan rencana Tuhan pada akhirnya akan mendapat malu dan mundur. Artinya, kejahatan tidak akan menang selamanya. Ketidakadilan tidak akan berkuasa terus-menerus. Tuhan adalah pembela umat-Nya. Kita bisa merasa tenang dan damai ketika mengetahui kebenaran ini. Sebuah lirik lagu berkata, "Di saat badai bergelora, ku akan terbang bersama-Mu, Bapa Kau Raja atas semesta, ku tenang sebab Kau Allahku." Sumgguh lirik ini memberikan penghiburan bagi kita. Tuhan akan menolong, menopang dan membela kita. Tuhan tidak akan pernah membiarkan anak-anak-Nya ditindas begitu saja. Tuhan akan menjaga umat-Nya.
Saudaraku, ketika kita mengalami penolakan karena mempertahankan kebenaran, jangan patah semangat. Jangan membalas dengan cara dunia. Tetaplah berdiri teguh. Tuhan melihat, Tuhan tahu, dan Tuhan yang akan membela pada waktu-Nya. Kemenangan orang percaya bukan karena kekuatan sendiri, tetapi karena Tuhan berdiri di pihaknya. Jadi tetap setia, tetap benar, tetap rendah hati. Biarkan Tuhan yang bertindak. Tuhan bahkan ajarkan kita untuk mengalahkan kejahatan dengan kebaikan. Artinya, pembalasan terbaik yg bisa kita lakukan ialah pengampunan. Bagian kita bukan menghakimi. Biarkan Tuhan saja yg menghukum, sebab Dia Allah yg adil.
✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:
1⃣ Saya mau tetap berdiri dalam kebenaran meski tidak populer.
2⃣ Saya mau percaya bahwa Tuhan adalah pembela hidup saya.
3⃣ Saya tidak mau membalas kebencian dengan kebencian.
📌 Kutipan Hari Ini:
“Ketika kita berdiri di pihak Tuhan, Tuhan berdiri membela kita.”
🗓️ 23-02-2026
✍️ Rialdi Pasaribu
Komentar
Posting Komentar