SETIAP ORANG PUNYA BAGIAN π€π₯
π Nehemia 3:32 (TB) — “Lalu antara kamar atas di penjuru dan pintu gerbang Domba para tukang emas dan para pedagang mengadakan perbaikan.”
Shalom, Saudara terkasih πΏ Firman hari ini mengingatkan kita bahwa setiap orang memiliki peran dalam pekerjaan Tuhan.
Saudaraku, ayat ini mungkin terlihat sederhana, tetapi mengandung makna yang dalam. Yang disebutkan di sini bukan imam, bukan pemimpin besar, tetapi tukang emas dan para pedagang. Mereka adalah orang-orang dengan latar belakang pekerjaan biasa, bahkan bukan ahli bangunan. Namun mereka tetap mengambil bagian dalam memperbaiki tembok Yerusalem. Ini menunjukkan bahwa pekerjaan Tuhan bukan hanya untuk “orang rohani” atau “orang tertentu saja”. Semua orang dipanggil untuk terlibat, sesuai dengan bagian dan kemampuan masing-masing. Di zaman ini, kita pun harus membangun gereja dalam hal non-fisik. Kita perlu terlibat juga dalam pelayanan. Yang melayani tidak mesti lulusan teologi; pedagang, PNS, karyawan swasta, juga mahasiswa pun bisa turut melayani. Bisa melayani sebagai penatua, diaken, pengurus komisi, pemain musik dan lain sebagainya. Kita semua harus belajar untuk melayani Tuhan apa pun latar belakang pendidikan dan pekerjaan kita.
Saudaraku, sering kali kita merasa tidak layak atau tidak mampu untuk melakukan sesuatu bagi Tuhan. Kita berpikir, “Itu tugas pemimpin,” atau “Saya tidak punya kemampuan.” Tetapi firman hari ini menegur cara berpikir itu. Tuhan tidak mencari orang yang sempurna, tetapi orang yang mau. Yang luar biasa, mereka tidak hanya hadir, tetapi benar-benar mengadakan perbaikan. Artinya, mereka memberi kontribusi nyata. Tidak peduli latar belakang mereka, yang penting adalah kesediaan hati untuk terlibat. Barangsiapa ingin melayani Tuhan, pasti diperlengkapi dan dituntun. Tuhan pasti kasih karunia dan talenta bagi kita untuk bisa melayani Dia. Banyak orang mampu tapi belum tentu mau. Nah, yang Tuhan cari ialah hati hamba. Kita harus belajar seperti Yesaya yg berkata, "Ini aku, utuslah aku."
Saudaraku, hari ini, Tuhan juga mengajak kita untuk mengambil bagian. Mungkin bukan dalam hal besar, tetapi dalam hal kecil—melayani, menolong orang lain, membangun keluarga, atau melakukan pekerjaan dengan setia. Jangan remehkan bagian kita. Dalam rencana Tuhan, setiap bagian itu penting. Ketika semua orang melakukan bagiannya, maka sesuatu yang besar dapat terbangun. Bahkan orang yg melayani sebagai penerima tamu pun sangat berharga dan penting. Ketika ia bisa melayani dengan tulus hati, sukacita dan senyuman, maka jemaat yg hendak beribadah mengalami hati yg sejuk dan senang. Kita harus menghargai apa pun jenis pelayanan yg kita lakukan. Jangan minder karena apa kata orang tapi bersyukurlah karena kita masih bisa melayani Tuhan.
✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:
1⃣ Saya mau mengambil bagian dalam pekerjaan yang Tuhan percayakan.
2⃣ Saya tidak akan meremehkan kontribusi kecil yang bisa saya lakukan.
3⃣ Saya mau setia melakukan bagian saya dengan sungguh-sungguh.
π Kutipan Hari Ini:
“Pekerjaan besar Tuhan terjadi ketika setiap orang setia melakukan bagiannya.”
π️ 27-03-2026
✍️ Rialdi Pasaribu
Komentar
Posting Komentar