BERJAGA DAN BEKERJA SEIMBANG π☀️
π Nehemia 4:22 (TB) — “Pada waktu itu juga aku berikan perintah kepada rakyat: ‘Setiap orang dengan anak buahnya harus bermalam di Yerusalem, supaya mereka mengadakan penjagaan bagi kami pada malam hari, dan melakukan pekerjaannya pada siang hari.’”
Shalom, Saudara terkasih πΏ Firman hari ini mengajarkan keseimbangan antara berjaga dan bekerja.
Saudaraku, Nehemia tidak hanya fokus pada pembangunan, tetapi juga pada penjagaan. Siang hari mereka bekerja, malam hari mereka berjaga. Ada ritme yang jelas: produktif, tetapi juga waspada. Ini menunjukkan bahwa dalam kehidupan, kita tidak bisa hanya fokus pada “membangun” tanpa “menjaga”. Banyak orang rajin bekerja, tetapi lengah dalam menjaga—hati, iman, keluarga, dan kehidupan rohani. Tuhan Yesus pun mengajarkan kepada kita untuk berdoa dan berjaga-jaga. Ini aspek yg sangat penting dalam iman Kristen. Apalagi kita tahu bahwa Tuhan akan datang seperti pencuri sehingga kita harus berjaga-jaga. Tidak ada seorang pun yg tahu kapan akan menghembuskan nafas terakhir. Saya dengar berita ada seorang ibu yg meninggal karena tertabrak truk TNI. Sedih sekali. Hal ini memberi pesan bahwa tidak ada yg tahu kapan meninggal. Hal ini bisa terjadi tiba-tiba. Itu sebabnya kita harus selalu berjaga-jaga, jangan hanya bekerja.
Saudaraku, membangun itu penting, tetapi menjaga itu sama pentingnya. Apa gunanya membangun sesuatu dengan susah payah jika akhirnya runtuh karena tidak dijaga? Menjaga hati dari dosa. Menjaga pikiran dari hal yang salah. Menjaga hubungan dari keretakan. Menjaga iman supaya tetap hidup. Apa saja yg kita miliki perlu kita jaga. Sebagai negara yg berdaulat, Indonesia pun selalu berjaga-jaga khususnya di area perbatasan. Kapal dan pesawat sering patroli di perbatasan untuk menjaga keamanan dan pertahanan negara. Betapa pentingnya berjaga-jaga. Memang harus bayar harga tapi hal ini sangat layak untuk diperjuangkan. Jaga diri kita dari tipu daya Iblis yg suka menggoda manusia untuk selingkuh, mencuri, korupsi, mabuk, judi, gosip, bicara kasar, memberontak dan lain sebagainya kita harus waspada akan itu semua. Jangan sampai kita terseret lalu menjadi serupa dengan dunia ini.
Saudaraku, di sisi lain, kita juga tidak boleh hanya berjaga tanpa bekerja. Ada orang yang terlalu hati-hati sampai tidak berani melangkah. Tuhan memanggil kita untuk tetap bergerak, tetap berkarya. Nehemia mengajarkan keseimbangan: siang bekerja, malam berjaga. Kita harus jadi pribadi yg rajin, jangan malas dan mencintai tidur. Saya agak heran dengan orang yg hobinya tidur. Amsal menegur keras orang yg suka tidur. Mereka harus belajar pada semut agar hidupnya jadi bijaksana. Kita harus mengikuti teladan Tuhan Yesus yg rajin bekerja. Ia melayani, memberitakan Injil, menyembuhkan orang dan menghibur sesama. Ia tidak bermalas-malasan. Ia bangun pagi-pagi benar untuk berdoa, minta tuntunan Bapa lalu bekerja untuk melayani sesama. Ini teladan nyata yg perlu kita sadari dan ikuti. Hari ini, mari kita evaluasi hidup kita. Apakah kita hanya sibuk membangun, tetapi lupa menjaga? Atau terlalu fokus berjaga sampai tidak menghasilkan apa-apa? Tuhan rindu kita hidup seimbang—produktif sekaligus waspada.
✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:
1⃣ Saya mau setia bekerja dalam tanggung jawab saya.
2⃣ Saya mau berjaga menjaga hati dan hidup saya.
3⃣ Saya mau hidup seimbang antara bekerja dan berjaga.
π Kutipan Hari Ini:
“Hidup yang kuat dibangun dengan kerja keras dan dijaga dengan kewaspadaan.”
π️ 05-04-2026
✍️ Rialdi Pasaribu
Komentar
Posting Komentar