HANYA ENGKAU ADALAH TUHAN 🌍✨
📖 Nehemia 9:6 (TB) — "Hanya Engkau adalah TUHAN! Engkau telah menjadikan langit, ya langit segala langit dengan segala bala tentaranya, dan bumi dengan segala yang ada di atasnya, dan laut dengan segala yang ada di dalamnya. Engkau memberi hidup kepada semuanya itu dan bala tentara langit sujud menyembah kepada-Mu."
Shalom, Saudara terkasih 🌿 Ayat ini membawa kita melihat kebesaran Allah yang tak terbatas.
Saudaraku, orang-orang Lewi memulai doa mereka dengan pengakuan: "Hanya Engkau adalah TUHAN." Inilah dasar segala pengalaman rohani. Sebelum kita berbicara tentang kebutuhan kita, kita perlu terlebih dahulu melihat siapa Allah kita. Dia unik, mutlak, dan tidak ada yang dapat dibandingkan dengan-Nya. Dia adalah Pencipta langit, bumi, dan laut. Segala sesuatu berasal dari-Nya, ada melalui-Nya, dan ada bagi-Nya. Seluruh alam semesta adalah ekspresi kuasa, hikmat, dan kemuliaan-Nya. Tidak ada satu pun yang berada di luar pemerintahan-Nya. Ketika kita hormat dan kagum akan TUHAN, Sang Pencipta langit dan bumi, maka kita akan makin serupa dengan Dia. Jadikan TUHAN sebagai panutan dalam hidup kita, sebagai penguasa tunggal bagi diri kita. Ketetapan-Nya sempurna, baik dan adil.
Saudaraku, Dia bukan hanya Pencipta; Dia juga Pemelihara. "Engkau memberi hidup kepada semuanya itu." Setiap napas kita, setiap detak jantung kita, setiap hari yang kita jalani, semuanya dipelihara oleh hayat ilahi yang berasal dari Tuhan. Tanpa Dia, tidak ada kehidupan. Dalam terang pengalaman rohani yang lebih dalam, Allah yang menciptakan alam semesta juga rindu menyatukan diri-Nya ke dalam manusia. Dia bukan sekadar Allah yang jauh di surga, tetapi Allah yang ingin menjadi hayat dan segala sesuatu bagi umat-Nya. Firman TUHAN berkata bahwa Allah berdiam di dalam diri kita dan kita dijadikan bait Allah karena Roh Allah tinggal bersama diri kita. Ini sungguh besar, dahsyat dan ajaib. Allah kita dekat dan tinggal di dalam kita. Dia memelihara kita sehingga kita selalu mengalami kelimpahan oleh karena Roh Allah, oleh karena sukacita sorga mengalir dalam diri kita.
Saudaraku, bala tentara langit sujud menyembah kepada-Nya. Jika para malaikat menyembah Dia tanpa henti, betapa lebih lagi kita, orang-orang yang telah menerima kasih karunia-Nya, patut hidup dalam penyembahan setiap hari. Malaikat itu tidak ditebus oleh darah Kristus. Ketika mereka berontak terhadap pemerintahan Allah, maka mereka diusir dari hadirat Allah. Tidak ada ruang pertobatan bagi Lucifer dan pengikutnya. Namun bagi manusia yang diciptakan menurut gambar dan rupa Allah ada pengampunan dan pemulihan. Anugerah ini yang harusnya menggerakkan diri kita untuk sujud menyembah kepada TUHAN, mengagumi Dia dan menghormati Allah. Dengan apa kita balas kebaikan TUHAN selain puji dan sembah Allah? Mari kagumi kebaikan dan kebesarn TUHAN. Ketika kita melihat kebesaran Tuhan, segala masalah kita menjadi kecil. Ketika kita mengenal Dia sebagai Pencipta dan Pemelihara, hati kita dipenuhi damai, iman, dan kekaguman.
✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:
1️⃣ Saya mau mengakui bahwa hanya Tuhan yang berdaulat atas hidup saya.
2️⃣ Saya mau mempercayakan seluruh hidup saya kepada Pemelihara semesta.
3️⃣ Saya mau hidup sebagai penyembah setiap hari.
📌 Kutipan Hari Ini:
“Mengenal Tuhan sebagai Pencipta membawa kita untuk mengalami-Nya sebagai hayat.”
🗓️ 30-04-2026
✍️ Rialdi Pasaribu
Komentar
Posting Komentar