INISIATIF YANG DATANG DARI TUHAN 🤝🔥

📖 Nehemia 7:5 (TB) — “Maka Allahku memberikan dalam hatiku rencana untuk mengumpulkan para pemuka, para penguasa dan rakyat, supaya mereka dicatat dalam silsilah. Lalu kudapati daftar silsilah orang-orang yang lebih dahulu berangkat pulang. Dalam daftar itu kudapati tertulis:”


Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini berbicara tentang ide dan inisiatif yang berasal dari Tuhan.


Saudaraku, Nehemia bukan hanya seorang pekerja keras, tetapi juga seorang yang peka terhadap suara Tuhan. Ia berkata, “Allahku memberikan dalam hatiku rencana…” Artinya, apa yang ia lakukan bukan sekadar hasil pemikirannya sendiri, tetapi lahir dari tuntunan Tuhan. Sering kali kita mengandalkan logika, pengalaman, dan perencanaan kita sendiri. Itu tidak salah. Namun firman Tuhan hari ini mengingatkan bahwa rencana terbaik adalah rencana yang berasal dari Tuhan. Ketika Tuhan yang menaruh ide dalam hati kita, ada arah, tujuan, dan makna yang lebih dalam. Maka kita harus rajin berdoa, rajin berhubungan dengan TUHAN, rajin baca firman TUHAN dan rajin memuji TUHAN sehingga kita memiliki kepekaan terhadap suara TUHAN dan petunjuk TUHAN. Kalau kita ga bangun hubungan intim dengan TUHAN, bagaimana kita mau dapat tuntunan TUHAN? TUHAN sanggup menaruh petunjuk dalam hati dan pikiran kita asal kita bergaul karib dengan TUHAN.


Saudaraku, Nehemia mengumpulkan rakyat dan mencatat silsilah mereka. Ini bukan sekadar administrasi, tetapi bagian dari pemulihan identitas umat Tuhan. Tuhan peduli pada detail, bahkan hal yang terlihat sederhana sekalipun. Kita perlu belajar untuk menghargai hal detail seperti silsilah. Siapa kakek kita, siapa nenek moyang kita, itu perlu kita ketahui. Dalam adat Batak, kami terbiasa bertanya, “Anda Pasaribu urutan ke berapa? Anda Sianturi urutan ke berapa?” Kita harus bisa menghargai siapa yang ada di atas kita, siapa yang jadi pendahulu. Kita harus hargai juga sejarah yang ada. Belajar menghargai hal detail atau pun sederhana merupakan sesuatu yang baik.


Saudaraku, Tuhan juga rindu menaruh rencana dalam hati kita. Namun dibutuhkan kepekaan untuk mendengar dan ketaatan untuk melakukannya. Tidak semua ide datang dari Tuhan, tetapi ketika itu dari Tuhan, akan ada damai sejahtera dan tujuan yang jelas. Mari kita belajar taat dalam segala hal kepada TUHAN. Mari kita berani berkorban lakukan hal yang sulit dan berat demi sesuatu yang benar. Kita juga bisa melihat teladan dari para rasul, seperti Petrus, Yohanes juga Paulus yang selalu siap hadapi resiko, kesulitan dan tantangan berat demi memberitakan Injil. Roh Kudus senantiasa menuntun mereka. Kepekaan TUHAN berikan dalam hati mereka.  Mari kita belajar untuk melibatkan Tuhan dalam setiap rencana kita. Jangan hanya bergerak karena keinginan sendiri, tetapi tanyakan: “Tuhan, apa yang Engkau taruh dalam hatiku?” Karena saat Tuhan yang memimpin, langkah kita akan tepat.


✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:

1⃣ Saya mau peka terhadap suara dan tuntunan Tuhan.

2⃣ Saya mau melibatkan Tuhan dalam setiap rencana saya.

3⃣ Saya mau taat melakukan apa yang Tuhan taruh dalam hati saya.


📌 Kutipan Hari Ini:

“Rencana terbaik bukan yang kita pikirkan, tetapi yang Tuhan taruh dalam hati kita.”


🗓️ 16-04-2026

✍️ Rialdi Pasaribu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGAN SUKA NIMBRUNG URUSAN ORANG LAIN

Mengalahkan Pencobaan

YUK, JADI ORANG RAJIN..!!