LAPAR AKAN FIRMAN TUHAN 🀝πŸ”₯

πŸ“– Nehemia 8:3 (TB) — “Ia membacakan beberapa bagian dari pada kitab itu di halaman di depan pintu gerbang Air dari pagi sampai tengah hari di hadapan laki-laki dan perempuan dan semua orang yang dapat mengerti. Dengan penuh perhatian seluruh umat mendengarkan pembacaan kitab Taurat itu.”


Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini berbicara tentang kerinduan yang besar akan firman Tuhan.


Saudaraku, bayangkan situasi ini—umat berkumpul dari pagi sampai tengah hari hanya untuk mendengarkan firman Tuhan dibacakan. Tidak sebentar, tidak setengah hati, tetapi dengan penuh perhatian. Ini menunjukkan betapa haus dan laparnya mereka akan firman Tuhan. Di zaman sekarang, mendengarkan firman beberapa menit saja kadang terasa lama. Mudah terdistraksi, cepat bosan, bahkan kehilangan fokus. Namun firman Tuhan hari ini menantang kita: seberapa besar kerinduan kita terhadap firman-Nya? Apakah kita benar-benar memberi waktu dan perhatian untuk mendengarkan Tuhan berbicara? Kita harus belajar untuk meluangkan waktu berkualitas membaca Alkitab. Kalau 1 hari saja membaca Alkitab 15 menit, maka akan tamat baca Kejadian sampai Wahyu dalam 1 tahun. Ketika kita dengar firman Tuhan di youtube dalam 15 menit sehari, maka iman kita akan terus bertumbuh. Kita harus belajar untuk menikmati firman Tuhan, baik saat membaca maupun mendengarkan.


Saudaraku, firman Tuhan bukan sekadar informasi, tetapi transformasi. Ketika kita mendengarkan dengan sungguh-sungguh, firman itu akan mengubah hati, memperbarui pikiran, dan menuntun hidup kita. Tetapi semua itu dimulai dari hati yang mau fokus dan memberi perhatian. Saya pribadi mengalami transformasi hidup, yang awalnya penuh dengan kedagingan dan dosa, kini makin diperbaharui oleh Roh Kudus dan mulai memiliki buah roh. Puji nama Tuhan. Saya alami pertumbuhan sedikit demi sedikit, setiap hari setiap sifat makin serupa dengan Kristus. Ya, firman Tuhan punya kuasa untuk mengubah hidup kita menjadi ciptaan yang baru. Kita harus belajar untuk mengalami kasih dan setia Tuhan lewat bacaan firman Tuhan. Kita harus nikmat kasih Tuhan melalui perkataan firman-Nya.


Saudaraku, umat saat itu tidak hanya hadir, tetapi mereka mendengarkan dengan serius. Bukan sekadar datang, tetapi benar-benar menyerap. Inilah sikap yang perlu kita miliki—bukan hanya mendengar, tetapi memberi hati kita sepenuhnya kepada firman Tuhan. Banyak orang buka WA, sosial media bahkan main games ketika firman Tuhan diberitakan. Ini sangat memalukan dan memprihatinkan. Kita harus menghormati hadirat Tuhan. Kita harus pasang telinga dan dengarkan firman Tuhan dengan hati yg merindu. Jadilah pribadi yg lapar akan firman Tuhan, yakni roti hidup bagi roh kita. Catat pelajaran yg kita terima saat firman Tuhan diberitakan. Jangan apatis dan abai terhadap firman Tuhan. Ada juga yg melayani sebagai operator LCD. Statusnya sebagai pelayan, tetapi saat firman Tuhan diberitakan, ia main HP dan asyik di scrolling instagram. Hal ini sangat menyedihkan. Saudaraku, mari kita bangun kembali kerinduan akan firman Tuhan. Sisihkan waktu khusus, hilangkan gangguan, dan dengarkan Tuhan dengan sungguh-sungguh. Karena hidup kita akan berubah seiring dengan seberapa kita menghargai firman-Nya.


✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:

1⃣ Saya mau memiliki kerinduan yang besar akan firman Tuhan.

2⃣ Saya mau memberi waktu dan perhatian penuh saat mendengarkan firman.

3⃣ Saya mau membiarkan firman Tuhan mengubah hidup saya.


πŸ“Œ Kutipan Hari Ini:

“Perubahan hidup dimulai dari hati yang sungguh-sungguh mendengarkan firman Tuhan.”


πŸ—“️ 18-04-2026

✍️ Rialdi Pasaribu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGAN SUKA NIMBRUNG URUSAN ORANG LAIN

Mengalahkan Pencobaan

YUK, JADI ORANG RAJIN..!!