SAAT MASALAH DATANG DARI DALAM 😔💔

📖 Nehemia 5:1 (TB) — “Maka terdengarlah keluhan yang keras dari rakyat dan juga dari pihak para isteri terhadap sesama orang Yahudi.”


Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini membawa kita melihat jenis masalah yang berbeda—bukan dari luar, tetapi dari dalam.


Saudaraku, sebelumnya bangsa Israel menghadapi perlawanan dari musuh. Namun di pasal ini, masalah justru muncul dari antara mereka sendiri. Ada keluhan yang keras, bahkan sampai terdengar dari para isteri—menandakan bahwa tekanan yang terjadi sudah sangat dalam dan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Jika kita melihat konteks ayat 1–6, masalahnya adalah ketidakadilan: ada yang kekurangan makanan, ada yang harus menggadaikan ladang, bahkan menjual anak-anak mereka karena tekanan ekonomi. Dan yang lebih menyakitkan—ini terjadi antar sesama orang Yahudi. Perkara ketidakadilan sangat penting untuk segera diselesaikan. Perlu ketegasan dan keberanian untuk dapat menegur mereka yang rakus dan perlu belas kasih dan kepedulian bagi mereka yang tertindas. Firman TUHAN mengajar kita untuk seimbang; yang kaya membantu yang miskin. Kita tidak boleh eksploitasi orang lain dengan jahat. Ketidakadilan sering timbul karena kejahatan manusia. Hal ini yang harus kita kikis. Mari kita bertanya, apakah ada sisi jahat dalam hati kita? Apakah hal itu menimbulkan ketidakadilan?


Saudaraku, konflik dari luar itu berat, tetapi konflik dari dalam sering kali lebih menyakitkan. Karena datang dari orang yang seharusnya berjalan bersama kita. Hari ini, kita diingatkan bahwa membangun sesuatu bukan hanya soal menghadapi musuh di luar, tetapi juga menjaga hati dan hubungan di dalam. Jangan sampai kita sibuk melawan “musuh luar”, tetapi mengabaikan luka yang terjadi di antara kita sendiri. Keluhan yang tidak didengar bisa menjadi luka. Ketidakadilan yang dibiarkan bisa menjadi perpecahan. Nehemia tidak mengabaikan masalah ini. Ia berhenti sejenak dari pembangunan untuk menyelesaikan persoalan internal. Ini menunjukkan bahwa hubungan yang sehat lebih penting daripada sekadar progres yang terlihat. Sama halnya dalam keluarga. Ketika kepala keluarga begitu rajin mencari uang dan memberikan nafkah bagi keluarga tetapi tidak memperhatikan kebutuhan lainnya seperti kasih sayang, kehadiran, persekutuan, waktu bermain dengan anak dan lain sebagainya, maka terjadi masalah internal di dalamnya. Berhentilah sejenak untuk bekerja terlalu berlebihan lalu dengar keluh kesah dari keluarga. Jadilah rendah hati dan minta hikmat TUHAN agar kita bijaksana dalam memimpin keluarga, hadir bagi keluarga dan mengasihi keluarga. Mari kita periksa, apakah keluarga kita mengalami masalah internal akibat kelalaian kita?


Saudaraku, mari kita belajar peka. Jika ada orang di sekitar kita yang “berseru”, jangan diabaikan. Bisa jadi mereka sedang terluka. Bangunlah bukan hanya pekerjaan, tetapi juga kasih, keadilan, dan kepedulian. Seringkali orang luar lebih menghargai apa yang kelihatan di luar, misalnya rumah kita, mobil, baju dan perhiasan. Mereka lebih memperhatikan hal-hal yang nampak di depan mata. Lalu apakah TUHAN memperhatikan itu semua? Tentu tidak. Apa yang TUHAN perhatikan ialah apa yang ada di dalam hati kita. Ia melihat keluarga kita secara internal. Apakah ada damai sejahtera, sukacita dan kasih di dalam keluarga kita? Ini yang TUHAN kehendaki, bukan harta duniawi. Apakah pasangan kita meminta kehadiran kita? Apakah anak perlu kasih sayang kita? Jangan sampai terjadi ketidakadilan yang memicu kemarahan dari keluarga kita. Boleh bekerja tapi kita harus memperhatikan dan menyayangi keluarga. Biar kita jadi pribadi yang berhikmat di dalam TUHAN sehingga kasih dan kebenaran dapat diterapkan secara bersamaan.


✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:

1⃣ Saya mau peka terhadap kebutuhan dan keluhan orang di sekitar saya.

2⃣ Saya tidak akan mengabaikan masalah yang terjadi di dalam komunitas saya.

3⃣ Saya mau membangun dengan kasih dan keadilan, bukan hanya hasil.


📌 Kutipan Hari Ini:

“Masalah dari dalam yang diabaikan bisa meruntuhkan apa yang dibangun dari luar.”


🗓️ 06-04-2026

✍️ Rialdi Pasaribu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGAN SUKA NIMBRUNG URUSAN ORANG LAIN

Mengalahkan Pencobaan

YUK, JADI ORANG RAJIN..!!