TUHAN MENGGAGALKAN, KITA MELANJUTKAN πŸ™ŒπŸ”₯

πŸ“– Nehemia 4:15 (TB) — “Ketika didengar musuh kami, bahwa rencana mereka sudah kami ketahui dan bahwa Allah telah menggagalkannya, maka dapatlah kami semua kembali ke tembok, masing-masing ke pekerjaannya.”


Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini menunjukkan keseimbangan antara campur tangan Tuhan dan tanggung jawab kita.


Saudaraku, ada kabar baik dalam ayat ini: Allah menggagalkan rencana musuh. Apa yang direncanakan untuk menjatuhkan umat Tuhan tidak berhasil, karena Tuhan sendiri yang bertindak. Ini mengingatkan kita bahwa Tuhan bukan hanya melihat dari jauh—Dia terlibat langsung dalam kehidupan kita. Dia sanggup membalikkan keadaan, menggagalkan rencana jahat, dan melindungi kita dengan cara yang tidak selalu kita lihat. Setiap rancangan, kalau tidak diserahkan kepada Allah akan gagal apabila kalau rancangannya bersifat jahat. Kita harus percaya bahwa Tuhan pasti memberi keamanan kepada kita. Saat itu, Ahitofel, mantan penasihat raja Daud, digagalkan rencananya oleh Tuhan. Ia berpihak kepada Absalom dan ingin merebut kerajaan yg dipimpin Daud. Rancangan Ahitotel, sekalipun bagus dan mantap ternyata digagalkan oleh Tuhan.


Saudaraku, perhatikan bagian selanjutnya: setelah Tuhan menggagalkan rencana musuh, bangsa itu kembali bekerja. Mereka tidak menjadi pasif. Mereka tidak berkata, “Kalau Tuhan sudah bertindak, kita tidak perlu apa-apa lagi.” Tidak. Mereka tetap mengambil bagian mereka. Inilah prinsip penting: Tuhan bekerja, tetapi kita juga harus tetap setia melakukan bagian kita. Iman bukan alasan untuk berhenti bertindak, tetapi kekuatan untuk terus melangkah. Kita harus sadar bahwa ada tanggung jawab yg kita miliki dan itu perlu keaktifan kita dalam bertindak. Kita tidak boleh malas dan pasif. Kita harus bekerja dan bertindak demi hormat dan kemuliaan Tuhan. Apa yg Tuhan sudah mulai pasti akan diselesaikan oleh-Nya. Ia pun pasti memberi kekuatan, penyertaan dan kemampuan bagi kita.


Saudaraku, kadang kita menunggu semua masalah selesai baru mau bergerak. Tetapi firman ini mengajarkan sebaliknya—ketika Tuhan membuka jalan, kita harus segera kembali pada panggilan dan tanggung jawab kita. Hari ini, mungkin Tuhan sudah menolong kita melewati satu masalah. Jangan berhenti di situ. Bangkit, dan lanjutkan apa yang Tuhan percayakan. Tetap setia, tetap bekerja, dan percayalah bahwa Tuhan terus menyertai. Mungkin dulunya kita rajin beritakan firman Tuhan, tapi sekarang udah jarang karena terlalu sibuk, malas atau abai. Ayo, jangan kendor... Lihat Tuhan Yesus yg tidak berhenti berjalan menuju Golgota. Ia terus memikul salib-Nya dan menuntaskan misi penyelamatan itu. Saat ini bagian kita adalah memberitakan Injil. Jangan mundur, diam dan berhenti. Segera mulai kembali apa yg baik, yg pernah kita bangun sebelumnya. Jadikan diri kita alat-Nya Tuhan untuk memberitakan kebesaran dan keagungan-Nya.


✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:

1⃣ Saya mau percaya bahwa Tuhan sanggup menggagalkan setiap rencana jahat.

2⃣ Saya tidak akan pasif, tetapi tetap setia melakukan bagian saya.

3⃣ Saya mau segera bangkit dan melanjutkan apa yang Tuhan percayakan.


πŸ“Œ Kutipan Hari Ini:

“Tuhan bertindak, dan kita melanjutkan dengan setia.”


πŸ—“️ 03-04-2026

✍️ Rialdi Pasaribu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGAN SUKA NIMBRUNG URUSAN ORANG LAIN

Mengalahkan Pencobaan

YUK, JADI ORANG RAJIN..!!