ALLAH MENINGGIKAN NAMA-NYA 🔥👑
📖 Nehemia 9:10 (TB) — "Engkau telah memperlihatkan tanda-tanda dan mujizat-mujizat di depan Firaun dan semua pegawainya serta seluruh rakyat negerinya, karena Engkau mengetahui mereka bertindak angkuh terhadap nenek moyang kami. Dengan demikian Engkau telah memasyhurkan nama-Mu sebagaimana nyata hari ini."
Shalom, Saudara terkasih 🌿 Ayat ini menyingkapkan bahwa Allah bertindak bukan hanya untuk menyelamatkan umat-Nya, tetapi juga untuk memuliakan nama-Nya.
Saudaraku, Firaun melambangkan kuasa dunia yang menentang kehendak Allah. Kesombongan selalu berdiri melawan otoritas Tuhan. Ketika manusia meninggikan dirinya, Allah sendiri akan turun tangan untuk menyatakan bahwa hanya Dia yang layak ditinggikan. Barangsiapa meninggikan diri akan direndahkan dan barangsiapa meninggikan diri pasti ditinggikan. Ini merupakan prinsip Kerajaan Allah. Kita pun harus berhikmat dalam menilai diri sendiri. Alkitab mengajar agar kita tidak memuji diri sendiri. Biarlah orang yg memuji diri kita, bukan lidah kita sendiri. Lalu saat orang lain memuji kita, maka persembahan pujian itu bagi Tuhan. Katakan "puji Tuhan" untuk setiap pujian yg diterima supaya kita sadar bahwa hanya Allah yg layak ditinggikan dan Allah adalah sumber pertolongan dalam hidup kita. Kalaupun kita dipuji karena ada suatu keunggulan dari diri kita, itu semata karena kasih dan kebaikan Tuhan dalam diri saya. Oleh sebab itu, kita harus persembahan pujian dan persembahan hanya bagi Tuhan.
Saudaraku, tanda-tanda dan mujizat di Mesir bukan sekadar demonstrasi kuasa. Itu adalah pernyataan bahwa Allah berdaulat atas seluruh ciptaan, atas kerajaan dunia, dan atas setiap kuasa yang mencoba menghalangi tujuan-Nya. Tidak ada kekuatan yang dapat menahan kehendak Allah. Saya pun pernah mendengar pendalaman Alkitab tentang apa yg terjadi di Mesir. Ternyata, Allah sedang mempermalukan dewa-dewi yg disembah oleh orang Mesir. Dewa yg ada di sungai, langit, matahari, daratan dan sebagainya takluk oleh kuasa Tuhan yg hebat. Percuma orang Mesir sembah patung dan dewa itu, sebab patung itu tak punya kuasa sema sekali. Sedangkan ketika kita hendak mencari tempat makan, mari pilihlah yg nyaman dan aman.
Saudaraku, dalam pengalaman rohani kita, Firaun juga melambangkan diri lama, dunia, dan kuasa gelap yang berusaha memperbudak kita. Tuhan bekerja dengan kuasa-Nya untuk membebaskan kita dari segala perhambaan agar kita dapat melayani-Nya dengan bebas. Firman mengatakan bahwa Allah memasyhurkan nama-Nya. Tujuan akhir dari setiap kemenangan rohani bukanlah kemuliaan manusia, melainkan kemuliaan Allah. Ketika Tuhan menolong kita, memulihkan kita, dan melepaskan kita, nama-Nya lah yang harus ditinggikan. Terkadang Tuhan mengizinkan tantangan besar supaya penyataan kuasa-Nya menjadi semakin nyata. Semakin besar lawan yang kita hadapi, semakin besar kesempatan bagi nama Tuhan untuk dimuliakan. Jangan takut menghadapi "Firaun" dalam hidupmu. Allah yang sama masih bekerja hari ini. Dia sanggup meruntuhkan setiap kuasa yang meninggikan diri terhadap pengenalan akan Dia.
✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:
1️⃣ Saya mau mempercayai kuasa Tuhan atas setiap tantangan.
2️⃣ Saya mau menyerahkan segala "Firaun" dalam hidup saya kepada-Nya.
3️⃣ Saya mau hidup untuk meninggikan nama Tuhan.
📌 Kutipan Hari Ini:
“Allah membebaskan umat-Nya agar nama-Nya dimuliakan.”
🗓️ 03-05-2026
✍️ Rialdi Pasaribu
Komentar
Posting Komentar