ALLAH YANG MEMILIH DAN MEMANGGIL 🌟🚢‍♂️

πŸ“– Nehemia 9:7 (TB) — "Engkaulah TUHAN, Allah yang telah memilih Abram dan membawanya keluar dari Ur-Kasdim dan memberikan kepadanya nama Abraham."


Shalom, Saudara terkasih 🌿 Ayat ini menyingkapkan satu prinsip rohani yang sangat mendasar: segala sesuatu dimulai dari pemilihan Allah.


Saudaraku, Abram tidak mencari Allah terlebih dahulu; Allah yang memilih Abram. Inisiatif keselamatan selalu berasal dari Tuhan. Kita dapat datang kepada-Nya hari ini bukan karena kita lebih baik, melainkan karena kasih karunia-Nya telah terlebih dahulu menjangkau kita. Dari sejak semula kita dipilih untuk menjadi anak-anak Allah, untuk hidup kudus dan tidak bercacat di hadapan-Nya. Hal ini sungguh menakjubkan. Ketika kita hidup baik dan benar, maka kita patut mengucap syukur sebab itu adalah karya Allah yg sungguh besar dan mempesona. Kita harus menyadari bahwa pemilihan Allah mengandung maksud yg baik dan positif. Rancangan Allah ialah rancangan damai sejahtera yg pasti mendatangkan kebaikan.


Saudaraku, Allah tidak hanya memilih Abram, tetapi juga membawanya keluar dari Ur-Kasdim. Pemilihan ilahi selalu diikuti oleh panggilan untuk keluar. Tuhan memanggil kita keluar dari dunia, dari sistem lama, dan dari segala sesuatu yang bertentangan dengan tujuan-Nya. Pemilihan tanpa pemisahan bukanlah pemilihan yang lengkap. Kita harus belajar untuk meninggalkan gaya hidup yg lama, yg penuh dosa dan kecamaran. Ingat, Allah telah memanggil kita keluar dari kegelapan menuju terang-Nya yg ajaib. Kita harus belajar mensyukuri hal ini. Kalau kita masih berbaur dengan orang fasik dan larut dalam cara hidupnya yg jahat, maka kita akan sangat jauh dari Tuhan dan menjadi orang bodoh. Tetapi berbahagialah orang yg hidup benar, yg menjauhi kejahatan serta orang fasik, orang berdosa dan para pencemooh. Kita hanya mendapat ketenangan ketika kita hidup di dalam Allah.


Saudaraku, Allah mengubah namanya dari Abram menjadi Abraham. Ketika Tuhan memanggil seseorang, Dia tidak hanya mengubah tempatnya, tetapi juga mengubah identitasnya. Dia mentransformasi natur, kapasitas, dan tujuan hidup seseorang agar sesuai dengan rencana kekal-Nya. Dalam pengalaman rohani yang lebih dalam, hidup Kristen adalah perjalanan terus-menerus keluar dari "Ur" kita dan masuk ke dalam Kristus. Semakin kita mengikuti panggilan-Nya, semakin identitas lama kita digantikan oleh konstitusi hayat di dalam kita. Abram menjadi Abraham karena ia menanggapi panggilan Allah. Pemilihan adalah anugerah, tetapi respons adalah tanggung jawab kita. Tuhan memanggil; kitalah yang harus melangkah. Tuhan juga telah memilih dan memanggil kita. Dia ingin membawa kita keluar dari segala sesuatu yang lama dan memerintah kita dengan hayat-Nya sendiri, menjadikan kita semakin serupa dengan Kristus.


✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:

1️⃣ Saya mau mensyukuri pemilihan Tuhan atas hidup saya.

2️⃣ Saya mau keluar dari segala "Ur" yang mengikat saya.

3️⃣ Saya mau membiarkan Tuhan membentuk identitas baru di dalam Kristus.


πŸ“Œ Kutipan Hari Ini:

“Pemilihan Allah membawa kita keluar dari dunia dan masuk ke dalam tujuan kekal-Nya.”


πŸ—“️ 01-05-2026

✍️ Rialdi Pasaribu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGAN SUKA NIMBRUNG URUSAN ORANG LAIN

YUK, JADI ORANG RAJIN..!!

TIDAK TAKUT, TAPI KUAT, PENUH KASIH & BIJAK πŸ”₯πŸ•Š️