DIPIMPIN OLEH HADIRAT TUHAN ☁️π₯
π Nehemia 9:12 (TB) — “Dengan tiang awan Engkau memimpin mereka pada siang hari dan dengan tiang api pada malam hari untuk menerangi jalan yang mereka lalui.”
Shalom, Saudara terkasih πΏ Firman hari ini menyingkapkan bahwa kehidupan umat Tuhan adalah kehidupan yang dipimpin oleh hadirat-Nya.
Saudaraku, setelah keluar dari Mesir, umat Israel tidak berjalan sendiri. Tuhan sendiri memimpin mereka—siang dengan tiang awan, malam dengan tiang api. Ini menunjukkan bahwa Allah tidak hanya menyelamatkan, tetapi juga menuntun setiap langkah umat-Nya. Dalam terang rohani yang lebih dalam, tiang awan melambangkan hadirat Tuhan yang menutupi dan meneduhkan, sedangkan tiang api melambangkan terang ilahi yang menerangi dan membimbing. Dalam setiap situasi—baik terang maupun gelap—Tuhan tetap memimpin umat-Nya. Betapa bahagianya kita memiliki Pelindung yang ajaib dan agung. Kita harus belajar untuk berjalan bersama dengan TUHAN setiap hari. Kita harus belajar mengatakan, “Tuhan, jika Engkau tidak berjalan, aku pun tidak akan berjalan. Jika bukan Engkau yang memimpin langkahku, aku tidak akan melangkah.” Kita harus punya ketergantungan penuh dengan TUHAN. Jangan melangkah dan berjalan tanpa dipandu oleh tiang awan dan tiang api dari TUHAN.
Saudaraku, hidup kita sering kali tidak jelas arahnya. Kadang kita tidak tahu harus melangkah ke mana. Namun kunci kehidupan rohani bukanlah memiliki peta yang lengkap, tetapi mengikuti pimpinan Tuhan hari demi hari. Tuhan tidak selalu menunjukkan seluruh perjalanan, tetapi Dia selalu setia menunjukkan langkah berikutnya. Yang penting bukan seberapa cepat kita berjalan, tetapi apakah kita berjalan mengikuti hadirat Tuhan atau tidak. Umat Israel hanya bergerak ketika tiang awan atau api itu bergerak. Ini mengajarkan kita untuk hidup bergantung, bukan mandiri dari Tuhan. Saat kita makan, berdoalah. Saat kita makan, kita juga harus tetap dalam tuntunan TUHAN. Kadang ada orang yang sudah kenyang tapi tetap lanjut makan. Sudah makan pedas dan potensi sakit perut, tapi terus nambah makan pedas karena merasa enak. Apakah itu kehendak TUHAN? Saat kita tidur dan bangun, tanya TUHAN, apakah sudah waktunya bangun atau lanjut tidur? Banyak orang tidak tanya TUHAN sehingga saat harusnya bangun tetap lanjut tidur dan bermalas-malasan. Bukan hanya tentang makan atau tidur, kita harus tanya TUHAN dalam segala hal, kita harus dituntun oleh tiang awan dan tiang api, bahkan dalam memilih pakaian. Tanya TUHAN, minta tuntunan TUHAN..!
Saudaraku, bahkan di malam hari—saat gelap dan tidak pasti—Tuhan tetap memberi terang. Tidak ada satu musim pun dalam hidup kita yang berada di luar pimpinan Tuhan. Saat manusia punya banyak keterbatasan dalam mendampingi kita tetapi TUHAN selalu hadir dalam hidup kita. Saya pun tidak punya waktu 24 jam bersama anak. Bahkan 5 jam waktu bersama dengan kualitas yang baik pun tidak. Waktu saya sebagai seorang ayah pun sangat terbatas bagi anak saya. Namun TUHAN ada buat putriku. TUHAN menemaninya melalui ibunya, pengasuhnya dan setiap orang yang ada dalam hidupnya. Kita harus rajin berdoa agar putri kita sehat, bertumbuh, berkembang bahkan belajar mengenal TUHAN. Saya tidak bisa memaksa dengan kehendak sendiri untuk mengusahakan tumbuh kembang anak saya. Saya harus minta tuntunan dan kehendak TUHAN dinyatakan dalam diri putri saya yang bernama Harmoni. Mari kita belajar untuk tidak berjalan menurut kehendak sendiri, tetapi mengikuti pimpinan-Nya. Karena di mana Tuhan memimpin, di situ ada keamanan, arah, dan tujuan.
✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:
1️⃣ Saya mau mengikuti pimpinan Tuhan setiap hari.
2️⃣ Saya mau peka terhadap hadirat Tuhan dalam hidup saya.
3️⃣ Saya tidak akan berjalan menurut kehendak sendiri.
π Kutipan Hari Ini:
“Tuhan tidak hanya menunjukkan jalan, Dia sendiri adalah pimpinan dalam perjalanan kita.”
π️ 05-05-2026
✍️ Rialdi Pasaribu
Komentar
Posting Komentar