DIPUASKAN OLEH KEBAIKAN TUHAN πΏπ✨
π Nehemia 9:25 (TB) — “Mereka merebut kota-kota yang berkubu dan tanah yang subur. Mereka merampas rumah-rumah yang penuh berisi berbagai-bagai barang baik, tempat-tempat air pahatan, kebun-kebun anggur dan kebun-kebun zaitun dan pohon-pohon buah-buahan dalam jumlah yang sangat banyak. Mereka makan dan menjadi kenyang dan gemuk. Mereka hidup mewah karena kebaikan-Mu yang besar.”
Shalom, Saudara terkasih πΏ Firman hari ini memperlihatkan betapa limpahnya kebaikan Tuhan bagi umat-Nya.
Saudaraku, setelah perjalanan panjang di padang gurun, umat Israel akhirnya menikmati kelimpahan tanah perjanjian. Mereka menerima kota-kota, rumah-rumah, kebun-kebun, dan hasil yang tidak mereka bangun sendiri. Ini menunjukkan bahwa banyak berkat Tuhan adalah hasil kasih karunia, bukan semata-mata usaha manusia. Kelak orang percaya pun akan hidup kekal di sorga. Lantainya terbuat dari emas, begitu banyak permata indah, begitu mulia di sana. Segala kemegahan dan kemewahan ini bukan usaha dan kerja keras kita melainkan pemberian Allah yg boleh kita nikmati. Sungguh indahnya hidup dalam anugerah Allah. Maka kita harus terus bersandar pada kebaikan Tuhan setiap hari. Jangan bertumpu pada usaha sendiri melainkan kita harus bersandar pada kasih karunia Allah yang murah hati.
Saudaraku, dalam terang rohani yang lebih dalam, semua kekayaan tanah perjanjian melambangkan kekayaan Kristus yang tak terbatas. Di dalam Kristus ada kepuasan, suplai, kesegaran, dan kelimpahan hayat bagi umat Tuhan. Tuhan tidak ingin kita hidup miskin secara rohani; Dia ingin kita menikmati kekayaan-Nya setiap hari. Kita punya sumber daya yang begitu melimpah saat ini. Kita bisa baca Alkitab sebagai sumber kebenaran, bisa dengar khotbah dan pendalaman Alkitab dari youtube, bisa baca buku rohani, bisa memuji Tuhan dan berdoa. Ini adalah sumber daya yg bisa mendorong kita untuk menikmati Tuhan Yesus sebagai sumber hayat. Yg terpenting ialah kita mau menikmati-Nya atau mengabaikannya. Betapa bodohnya apabila seseorang punya uang 200 miliar tetapi sehari-hari begitu menghemat uangnya dengan membeli makan warteg di pinggir jalan seharga 10 ribu dengan menu nasi orek tempe. Ketika punya uang 200 miliar, maka pilihlah makanan yg berkualitas, bergizi lengkap dan enak. Kita pun punya banyak sumber daya untuk menikmati Allah, maka nikmati Dia, bukan nikmati tipu daya dunia ini.*_
Saudaraku, mereka makan, kenyang, dan menikmati kebaikan Tuhan. Allah tidak pelit terhadap umat-Nya. Ia adalah Tuhan yang suka memberkati dan memuaskan hati anak-anak-Nya. Semua yang Dia lakukan berasal dari “kebaikan-Mu yang besar.” Namun ayat ini juga menjadi pengingat yang penting. Kelimpahan bisa menjadi berkat, tetapi juga bisa membuat hati menjauh jika tidak dijaga dengan benar. Banyak orang dekat dengan Tuhan saat susah, tetapi mulai lupa kepada-Nya saat hidup nyaman. Karena itu, menikmati berkat harus selalu disertai hati yang bersyukur dan bergantung kepada Tuhan. Ia memang ingin memberkati kita, tetapi lebih dari itu, Dia ingin kita tetap menikmati Sang Pemberi berkat, bukan hanya berkat-Nya. Kekayaan terbesar dalam hidup rohani bukanlah apa yang kita miliki, melainkan Kristus sendiri yang kita nikmati. Mari belajar hidup dalam ucapan syukur. Semua yang kita punya hari ini adalah hasil kebaikan Tuhan semata.
✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:
1️⃣ Saya mau mensyukuri setiap kebaikan Tuhan dalam hidup saya.
2️⃣ Saya tidak mau melupakan Tuhan saat diberkati.
3️⃣ Saya mau menikmati Kristus lebih dari semua berkat-Nya.
π Kutipan Hari Ini:
“Berkat terbesar bukanlah apa yang Tuhan berikan, tetapi Tuhan sendiri yang kita nikmati.”
π️ 17-05-2026
✍️ Rialdi Pasaribu
Komentar
Posting Komentar