KASIH TUHAN TIDAK PERNAH MENINGGALKAN ❤️π₯
π Nehemia 9:31 (TB) — “Tetapi karena kasih sayang-Mu yang besar Engkau tidak membinasakan mereka sama sekali dan tidak meninggalkan mereka, karena Engkaulah Allah yang pengasih dan penyayang.”
Shalom, Saudara terkasih πΏ Firman hari ini membawa kita melihat betapa besar kasih dan belas kasihan Tuhan terhadap umat-Nya.
Saudaraku, Israel berkali-kali gagal, memberontak, dan menjauh dari Tuhan. Secara manusia, mereka pantas ditinggalkan. Namun Tuhan tidak membinasakan mereka dan tidak meninggalkan mereka. Mengapa? Karena kasih sayang-Nya lebih besar daripada kegagalan manusia. Ini sungguh luar biasa... Alkitab menyatakan bahwa Allah itu kasih. Kalau Allah berhenti mengasihi, maka Ia berhenti menjadi Allah. Puji Tuhan, Allah terus mengasihi dan tidak pernah berhenti mengasihi. Identitas kasih sungguh melekat dalam diri-Nya. Bahkan dalam keadaan marah pun, kasih Allah tetap ada dan nyata. Tuhan tidak membuang lalu membiarkan umat-Nya bergumul sendirian. Sebaliknya Tuhan datang untuk memberi penghukuman sekaligus penghiburan. Kenapa? Karena Allah itu kasih. Jika Allah berhenti mengasihi, maka hanya akan ada penghukuman tanpa penghiburan. Syukur kepada Allah, sebab Ia senantiasa mengasihi kita.
Saudaraku, dalam terang rohani yang lebih dalam, keselamatan dan pemeliharaan Tuhan tidak berdasar pada kebaikan manusia, tetapi pada natur Allah sendiri yang pengasih dan penyayang. Jika semuanya bergantung pada kesetiaan manusia, tidak ada seorang pun yang dapat bertahan. Tetapi syukur kepada Tuhan, Dia setia terhadap apa yang berasal dari diri-Nya sendiri. Karakter Tuhan tidak pernah goyah. Ia tetap teguh sekalipun manusia begitu jahat, buruk dan suka berkhianat. Karakter Allah sangat teruji sekaligus terpuji. Kita harus belajar banyak dari karakter Allah yg mengasihi tanpa batas. Mengasihi itu bersedia menyatakan kebaikan kepada orang yg tidak layak menerima kebaikan. Kalau mengasihi orang yg mengasihi kita, apa bedanya dengan orang dunia? Tentu sama saja..! Maka orang Kristen punya kasih yg berbeda. Kasih ini menjangkau orang yang belum kenal kasih Kristus dan masih hidup dalam kegelapan. Kasih ini terus mengalir kepada orang yg masih dingin, cuek dan jahat. Kasih ini sangatlah agung.
Saudaraku, firman ini menunjukkan bahwa kasih Tuhan bukan kasih yang dangkal atau emosional. Kasih-Nya adalah kasih yang bertahan, menopang, dan terus bekerja bahkan ketika manusia jatuh berkali-kali. Tuhan mungkin mendisiplin, tetapi Dia tidak meninggalkan. Tuhan mungkin menegur, tetapi Dia tidak membuang umat-Nya. Sering kali saat gagal kita merasa Tuhan menjauh dari kita. Namun sebenarnya, di tengah kelemahan kita, kasih Tuhan justru tetap mengejar dan menopang kita. Dia adalah Bapa yang panjang sabar dan penuh belas kasihan. Namun kasih Tuhan bukan alasan untuk hidup sembarangan. Kasih-Nya seharusnya membuat hati kita semakin hancur dan semakin rindu hidup menyenangkan Dia. Orang yang sungguh menyadari besarnya belas kasihan Tuhan tidak akan ingin terus tinggal dalam dosa. Hari ini, mungkin ada rasa kecewa terhadap diri sendiri, rasa gagal, atau rasa tidak layak. Namun firman Tuhan berkata: Dia tidak meninggalkanmu. Kasih-Nya masih bekerja, memulihkan, dan membawa kita kembali kepada-Nya.
✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:
1️⃣ Saya mau bersandar pada kasih setia Tuhan.
2️⃣ Saya tidak akan menjauh dari Tuhan saat saya gagal.
3️⃣ Saya mau hidup semakin menyenangkan hati Tuhan.
π Kutipan Hari Ini:
“Kasih Tuhan tidak berhenti pada kegagalan manusia; justru di sanalah kasih-Nya semakin nyata.”
π️ 23-05-2026
✍️ Rialdi Pasaribu
Komentar
Posting Komentar