DIPERCAYA KARENA HIDUP YANG DAPAT DIPERTANGGUNGJAWABKAN ππ
π Ezra 7:11 (TB) — “Inilah salinan surat, yang diberikan raja Artahsasta kepada Ezra, imam dan ahli kitab itu, yang ahli dalam perkataan segala perintah dan ketetapan TUHAN bagi orang Israel.”
Shalom, Saudara terkasih πΏ Firman hari ini mengajarkan bahwa Tuhan dapat mempercayakan tanggung jawab yang besar kepada seseorang yang hidupnya dipersiapkan oleh firman dan dapat dipercaya.
Saudaraku, perhatikan bagaimana Ezra diperkenalkan dalam ayat ini. Ia disebut sebagai "imam dan ahli kitab itu" serta orang yang "ahli dalam perkataan segala perintah dan ketetapan TUHAN." Ini menunjukkan bahwa Ezra memiliki kapasitas yang membuatnya layak dipercaya untuk membawa pesan dan menjalankan tugas yang besar. Ia tidak tiba-tiba menjadi orang yang siap dipakai Tuhan. Sebelumnya ia telah bertekad untuk meneliti Taurat, melakukannya, dan mengajarkannya. Ada proses panjang yang membentuk dirinya. Tuhan sering kali mempersiapkan seseorang dalam kesunyian sebelum memberikan kepadanya tanggung jawab yang besar. Karena itu, jangan meremehkan masa belajar, masa mempersiapkan diri, atau masa ketika kita belum banyak dikenal. Bisa jadi Tuhan sedang membentuk karakter dan kapasitas kita untuk sesuatu yang lebih besar di kemudian hari. Maka teruslah bersedia dipakai oleh Tuhan dan terus mempersembahkan hidup untuk kemuliaan nama Tuhan.
Saudaraku, menariknya, surat itu diberikan oleh Raja Artahsasta kepada Ezra. Artinya, Ezra mendapatkan kepercayaan bukan hanya dari umat Tuhan, tetapi juga dari seorang raja. Kepercayaan seperti ini tidak muncul tanpa alasan. Ketika seseorang memiliki integritas, kompetensi, dan kehidupan yang konsisten, orang lain akan melihat sesuatu yang berbeda dalam dirinya. Inilah pentingnya menjadi orang yang dapat dipercaya. Di tempat kerja, dalam keluarga, pelayanan, maupun pergaulan, reputasi kita dibangun sedikit demi sedikit melalui perkataan dan tindakan yang konsisten. Kemampuan memang penting, tetapi kemampuan tanpa karakter dapat menjadi berbahaya. Malam ini pun secara mendadak, saya dipercaya untuk menjadi MC, memandu acara malam 17an di lingkungan RT. Orang mempercayai saya untuk mengemban tugas ini karena panitia melihat saya di status WA bahwa saya punya pengalaman memandu acara. Saya bersyukur bisa menjadi saluran berkat di lingkungan yg mayoritas berbeda keyakinan dengan saya.
Saudaraku, yang paling penting, keahlian Ezra bukan sekadar pengetahuan umum, melainkan keahliannya dalam memahami firman Tuhan. Ini mengingatkan kita bahwa kompetensi rohani juga perlu dibangun dengan serius. Jangan merasa cukup hanya karena sudah lama menjadi orang Kristen atau sudah lama melayani. Teruslah belajar firman, memahami kehendak Tuhan, dan membiarkan kebenaran itu membentuk karakter kita. Ketika Tuhan memberikan kesempatan yang lebih besar, kita harus sudah memiliki kedalaman untuk menjalankannya dengan benar. Mungkin hari ini Tuhan sedang memberikan kita tanggung jawab kecil. Jangan meremehkannya. Kerjakan dengan setia, karena kesetiaan dalam perkara kecil sedang mempersiapkan kita untuk perkara yang lebih besar. Kiranya ketika nama kita disebut, orang bukan hanya mengenal kemampuan kita, tetapi juga mengenal kita sebagai pribadi yang hidupnya dapat dipercaya dan menghormati Tuhan. Mari kita persembahan kemuliaan bagi Tuhan ketika orang senang dan merasa diberkati lewat pelayanan kita. Mari selalu kembangkan karunia dan bakat yg sudah Tuhan percayakan bagi kita.
✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:
1️⃣ Saya mau terus membangun kompetensi dan karakter agar menjadi pribadi yang dapat dipercaya.
2️⃣ Saya mau belajar firman Tuhan dengan sungguh-sungguh dan hidup berdasarkan kebenarannya.
3️⃣ Saya mau mengerjakan setiap tanggung jawab dengan integritas, sekalipun tidak ada yang melihat.
π Kutipan Hari Ini:
"Kepercayaan tidak dibangun dalam satu hari; ia lahir dari karakter yang setia dalam setiap kesempatan."
π️ Senin, 17 Agustus 2026
✍️ Rialdi Pasaribu
Komentar
Posting Komentar