JERAT DAN JEBAKAN DOSA
(Amz 22:14) Mulut perempuan jalang adalah lobang yang dalam; orang yang dimurkai TUHAN akan terperosok ke dalamnya.
Shalom, Saudaraku… Apa kabarnya hari ini? Kiranya hati kita dipenuhi dengan sukacita di dalam TUHAN senantiasa…
Saudaraku, mulut perempuan jalang adalah simbol dari godaan duniawi. Dunia menawarkan begitu banyak kenikmatan yang semu dan sementara. Semuanya nikmat tetapi ujungnya membinasakan. Ngeri sekali.. Ada satu rumah tangga, suaminya termakan oleh mulut perempuan jalang. Ia selingkuh di belakang isterinya dan bermain dengan perempuan lain, perempuan muda yang cantik dan menawan. Ia bersetubuh dengan wanita lain. Nikmat hanya sementara setelah itu hati dan pikirannya terus dihantui dengan rasa bersalah. Janji nikah untuk tetap setia kepada sang isteri mulai terngiang-ngiang. Namun ia sudah terjerembab dalam lingkaran setan. Ingin mengakui dosa di hadapan isteri, ia gengsi, malu dan takut dimarahi. Akhirnya ia tetap sembunyi dalam dosa dan terus menikmati godaan dosa itu. Semakin hari semakin dalam. Lobang itu membuatnya susah keluar sebab ia sudah terjerat dan senang dengan kenikmatan dosa. Ia mulai tidak peduli dengan isterinya karena lobang itu semakin dalam dan semakin dalam.
Saudaraku, orang yang menikmati tawaran dosa akan kehilangan perlindungan TUHAN. Ia akan rentan terhadap segala jebakan Iblis lainnya. Perlindungan TUHAN semakin pudar dalam hidupnya karena ia sendiri menolak untuk disertai oleh TUHAN. Ketika perlindungan TUHAN tidak lagi hadir dalam hidupnya, masalah demi masalah berat menghadang suami yang berkhianat itu. Kelakuannya mulai terungkap sebab karakternya sudah mulai berubah dan ia terciduk berselingkuh dengan perempuan lain. Sang isteri mengalami kepedihan, kesakitan dan kekecwaan yang berat. Rumah tangganya hancur berantakan. Anak-anaknya pun mengalami pedih hati, tak menyangka ayahnya begitu buruk. Di kantor ia mulai dikucilkan, dihina dan dipecat. Atasannya sangat kecewa dan kaget melihat kelakuan karyawannya. Lalu perempuan jalang itu mulai meninggalkan dia karena dia tidak lagi punya kerjaan, tidak lagi punya uang dan ia sudah berantakan. Ia pun hidup dalam penyesalan, kekecewaan dan kehancuran.
Saudaraku, kita perlu hikmat dan ketaatan kepada Allah. Jangan pernah kita dibodohi oleh Iblis. Jangan sampai kita dimakan oleh hawa nafsu dunia yang membinasakan ini. Sekalinya kita jatuh dalam lubang yang dalam itu, maka kita akan semakin jatuh lebih dalam, makin terjerembab dan terjebak, sulit untuk keluar dan hanya menunggu waktu kehancuran tiba. Maka jadilah bijaksana. Takutlah akan TUHAN dan bencilah dosa. Jangan mau diperdaya oleh godaan apa pun. Perhatikan, hidup kita ini sangat berharga sebab Tuhan Yesus telah menebus kita dari dosa, telah menyucikan kita dari segala kejahatan. Jangan sia-siakan pengorbanan Tuhan Yesus. Kita harus hidup benar, takut dan hormat di hadapan TUHAN. Jangan prioritaskan kenikmatan sementara lalu alami kehancuran yang berkepanjangan. Lebih baik hidup menderita dalam ketaatan dari pada hidup dalam kenikmatan namun binasa kemudian. Kita harus jaga hidup, jaga kekudusan dan terus hidup dalam kehendak TUHAN supaya perlindungan-Nya tidak pernah memudar dari diri kita.
Puji TUHAN, hari ini kita sudah belajar dan mau menerapkan 3 hal, yaitu
1. Saya tidak mau dijebak dalam godaan dosa dan masuk dalam lobang yang begitu dalam.
2. Saya tidak mau lepas dari perlindungan TUHAN sebab hal itu akan menghancurkan hidup saya.
3. Saya mau hidup bijaksana, dipenuhi hikmat dan takut akan TUHAN supaya perlindungan-Nya tetap ada dalam hidup saya.
Tuhan Yesus menopang kita. Amin.. ๐๐๐
Kutipan
Jerat dan jebakan dosa membuat orang jatuh semakin dalam dan semakin terjebak.
14-10-2024
Rialdi Pasaribu
Komentar
Posting Komentar