TUHAN PEMBELA ORANG YANG TIDAK BERDAYA π‘️π
π Mazmur 35:1 (TB) — “Dari Daud. Berbantahlah, ya TUHAN, dengan orang yang berbantah dengan aku, berperanglah melawan orang yang memerangi aku!”
Shalom, Saudara terkasih π€️ Kiranya damai Kristus memenuhi hati kita hari ini.
Saudaraku, Mazmur 35 adalah jeritan hati Daud ketika ia diserang tanpa alasan. Dalam rasa tidak berdaya, Daud tidak lari ke kekuatan dirinya, tetapi langsung menuju kepada Tuhan. Ia mengakui: ada pertempuran yang tidak bisa ia menangkan sendiri. Daud meminta Tuhan menjadi pembela, advokat, dan prajurit yang berperang bagi dirinya. Ini menunjukkan bahwa Tuhan bukan hanya Allah yang mendengar doa—Ia adalah Allah yang turun tangan. π Ketika kita merasa tidak punya suara dan tidak punya daya, Tuhan hadir sebagai pembela kita yang setia. Ia melihat ketidakadilan dan tidak pernah tinggal diam. Ia Allah yang mengerti dan peduli segala persoalan yg kita hadapi. Kalau orang sering bersikap peduli di perkataan tetapi tidak turun tangan untuk menolong sedangkan Allah membantu, menolong dan membebaskan kita.
Saudaraku, ayat ini menunjukkan bahwa Tuhan sangat peka terhadap penderitaan kita. Tuhan tidak menuntut kita menjadi kuat sebelum datang kepada-Nya. Kita boleh datang dengan kelemahan, kekecewaan, ketakutan, bahkan dengan perasaan terdesak. Tuhan tidak pernah berkata, “Hadapi sendiri!” Sebaliknya, Ia berkata, “Biarkan Aku yang membela engkau.” Dia berdiri di pihak kita ketika dunia tidak berpihak. Apa yang Daud alami—fitnah, serangan, ketidakadilan—sering juga kita alami dalam bentuk berbeda. Namun, Tuhan yang sama yang membela Daud juga sanggup membela kita. Ia tidak hanya melihat pergumulan kita; Ia turun tangan dan bertindak. π️ Ada lagu yang berkata, “Kau tetap Tuhan, walau badai hidup datang.” Ini menggambarkan bahwa di tengah serangan hidup, Tuhan tetap menjadi pembela utama kita. Tuhan turun tangan untuk menolong kita.
Saudaraku, jika hari ini engkau merasa tidak berdaya atau menghadapi tekanan yang tidak adil, datanglah kepada Tuhan. Biarkan Dia yang berperang bagimu. Letakkan semua tudingan, serangan, dan pergumulanmu di tangan-Nya. Ketika Tuhan mengambil alih, kemenangan tidak lagi bergantung pada kekuatan manusia, tetapi pada kuasa-Nya yang tak terbatas. πΏ Seperti kita pergi ke pengacara untuk membela kasus kita, demikian juga kita datang kepada Tuhan sebagai pembela tertinggi. Bedanya, Tuhan tidak pernah kalah, tidak pernah salah langkah, dan tidak pernah meminta bayaran. Ia membela kita karena kasih-Nya yang begitu besar. Sungguh berbahagianya kita karena memiliki Allah yang peduli dan bertindak bagi umat-Nya.
✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:
1⃣ Saya mau datang kepada Tuhan ketika merasa tidak berdaya dan tertekan.
2⃣ Saya mau percaya bahwa Tuhan sendiri yang membela dan berperang bagi saya.
3⃣ Saya mau menyerahkan pergumulan dan ketidakadilan kepada Tuhan setiap hari.
π Kutipan Hari Ini:
“Ketika aku tidak mampu membela diriku, Tuhan berdiri sebagai pembela yang setia.”
π️ 21-11-2025
✍️ Rialdi Pasaribu
Komentar
Posting Komentar