TUHAN ADALAH PENOLONG YANG SETIA 🤲✨

📖 Mazmur 54:4 (TB) — “Sungguh, Allah adalah penolongku; Tuhan adalah penopang hidupku.”


Shalom, Saudara terkasih 🌤️ Kiranya damai sejahtera Tuhan melingkupi hati kita hari ini.


Saudaraku, Mazmur 54 ditulis Daud ketika ia dikejar dan dikhianati. Dalam keadaan genting, ketika tidak ada manusia yang bisa menolong, Daud berseru kepada Tuhan. Dan dari tengah tekanan itu ia menyatakan satu pengakuan yang luar biasa: “Allah adalah penolongku.” Daud tidak berkata “mungkin”, tidak berkata “semoga”, tetapi “sungguh”—sebuah keyakinan penuh bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Sungguh indahnya ketika kita punya jaminan mendapat pertolongan. Kita bisa menghubungi Tuhan kapan saja. Kita bisa berseru dan berharap kepada-Nya setiap waktu. Dia adalah Pribadi yg sangat peduli dan perhatian kepada kita. Ia sangat menyayangi kita. Saya jadi ingat sebuah lagu yg berjudul, "Penolong yang Setia." Lirik lagunya mengatakan bahwa Tuhan lebih tau yg terbaik bagi diri kita sekaligus Dia yang paling mau memulihkan hidup kita. Oh, sungguh indahnya kepedulian Tuhan buat kita.


Saudaraku, hidup ini sering membawa kita pada momen-momen di mana kita merasa sendirian, tidak dimengerti, atau bahkan dikhianati. Namun ayat ini mengingatkan kita bahwa Tuhan sendiri yang menopang hidup kita. Tuhan bukan penonton yang jauh; Ia terlibat, peduli, dan turun tangan. Ketika kekuatan kita habis, Dia yang menopang. Ketika orang mengecewakan kita, Dia tetap setia. Ketika jalan terasa buntu, Tuhan membuka pintu yang tidak bisa dibuka manusia. Sungguh, kita harus bersandar kepada Tuhan sehingga kita beroleh ketenangan dan kedamaian meski sedang hadapi tekanan dan pergumulan hidup. Bahkan ketika kita ada bersama Tuhan, maka di saat badai bergelora, kita akan tenang bersama dengan Tuhan. Inilah keindahan berjalan bersama Tuhan, kita pasti aman dan tenang dalam naungan-Nya.


Saudaraku, pengakuan Daud adalah undangan bagi kita untuk percaya penuh kepada Tuhan. Penolong kita bukan manusia, bukan situasi, bukan kemampuan kita sendiri—penolong sejati kita adalah Allah. Ia tahu apa yang kita butuhkan, Ia tahu apa yang kita hadapi, dan Ia mampu menolong tepat pada waktunya. Bahkan ketika doa kita belum dijawab, Tuhan tetap memegang hidup kita. Ia menopang, menjaga, dan menguatkan kita hari demi hari. Mari belajar seperti Daud: di tengah tekanan, tetap memandang kepada Tuhan dan berkata, “Engkaulah penolongku.” Pengakuan ini bukan hanya kata-kata iman, tetapi kekuatan yang menjaga hati kita tetap tenang. Dari pada berbicara hal negatif atau keluhan, lebih baik berharap kepada Tuhan, percaya kepada-Nya dan memuji Tuhan Yesus. Ini akan membuat pengharapan kita di dalam Tuhan semakin teguh.


✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:

1⃣ Saya mau percaya bahwa Tuhan adalah penolong sejati dalam setiap situasi hidup saya.

2⃣ Saya mau bersandar pada Tuhan ketika menghadapi tekanan dan tantangan.

3⃣ Saya mau hidup dengan keyakinan bahwa Tuhan menopang dan menjaga saya setiap hari.


📌 Kutipan Hari Ini:

“Ketika semua terasa berat, ingatlah: Tuhan sendiri yang menopang hidupmu.”


🗓️ 10-12-2025

✍️ Rialdi Pasaribu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGAN SUKA NIMBRUNG URUSAN ORANG LAIN

KEPEMIMPINAN YANG MEMBAWA BERKAT

Ga Gampang