TUHAN YANG SETIA DALAM KEBENARAN DAN KEADILAN ⚖️✨

πŸ“– Mazmur 111:7 (TB) — “Perbuatan tangan-Nya ialah kebenaran dan keadilan, segala titah-Nya teguh.”


Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman Tuhan hari ini meneguhkan hati kita tentang siapa Tuhan dan bagaimana Ia bekerja.


Saudaraku, dunia bisa berubah, manusia bisa ingkar, dan keadaan bisa mengecewakan. Namun firman ini mengingatkan kita bahwa segala perbuatan Tuhan selalu berlandaskan kebenaran dan keadilan. Tidak ada satu pun tindakan-Nya yang keliru, tidak ada keputusan-Nya yang salah. Ketika kita menjadikan TUHAN sebagai TUHAN, maka kita percaya bahwa TUHAN berdauat atas segalanya. Apa yang kita kira salah dan keliru, ternyata dalam sudut pandang Allah benar dan tepat. Kita hanya harus rendah hati mengakui bahwa penilaian kita yang salah dan Allah yang benar. Saat Ayub mendapatkan ujian yang begitu berat, mungkin sebagian dari kita berkata bahwa Allah salah dalam memberi ujian. Kenapa orang saleh dan jujur justru mendapatkan ujian yang begitu berat? Namun dalam sudut pandang Allah, ini benar, ini justru memurnikan iman Ayub dan mengalahkan kuasa si Iblis. Pada akhirnya orang benar dan setia akan tetap setia meski hadapi ujian yang begitu berat.


Saudaraku, “segala titah-Nya teguh” berarti firman Tuhan dapat dipegang, dapat dipercaya, dan tidak akan runtuh oleh waktu. Ketika kita hidup berpegang pada firman-Nya, kita sedang berdiri di atas dasar yang kokoh, bukan di atas perasaan atau situasi yang mudah goyah. Kebenaran firman TUHAN seringkali tidak selaras dengan hati dan pikiran kita. Saat orang mencaci maki diri kita, maka niat hati ingin membalas dan menyakiti orang itu. Namun kebenaran firman TUHAN mengajar kita untuk memberkati orang yang mencaci maki. Saat ada orang melukai dan menjatuhkan kita, firman TUHAN berkata agar kita mengampuni orang tersebut dan terus mengasihi dia. Dunia punya ajaran dan paham yang bertentangan dengan firman TUHAN. Dunia mengajar kalau ada orang jahat, kita harus balas dengan lebih jahat. Ajaran dunia memanas-manasi kita. Ajaran firman TUHAN memadamkan amarah dan mengobarkan kasih.


Saudaraku, mungkin hari ini kita belum melihat keadilan itu nyata. Namun firman ini mengajarkan bahwa Tuhan bekerja dengan standar-Nya sendiri, dan pada waktu-Nya kebenaran-Nya akan dinyatakan dengan sempurna. Dunia bukanlah rumah kita. Banyak orang percaya dan beriman justru menderita di dunia ini. Para rasul mati martir. Mereka dianiaya, dilempar batu, dipenggal, diseret dan disalib terbalik. Dunia ini memang tidak adil karena dihuni oleh banyak orang yang telah cemar dan menyimpang. Hanya Allah yang adil, hanya Allah yang benar. Dalam penghakiman Allah, tidak ada yang keliru. Penghakiman dan penghukuman-Nya adil. Setiap orang jahat yang hidup di luar Kristus pasti dijatuhi hukuman kekal, di neraka yang mengerikan. Setiap orang benar yang alami aniaya dan penderitaan oleh sebab kebenaran akan memperoleh Kerajaan Sorga. Mereka akan bersukacita selama-lamanya dalam hadirat Allah yang kudus di sorga. Ini adalah penghakiman paling adil yang kelak kita rasakan. Haleluya…


✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:

1⃣ Saya mau mempercayai kebenaran Tuhan meski keadaan belum berubah.

2⃣ Saya mau menjadikan firman Tuhan sebagai dasar keputusan hidup saya.

3⃣ Saya mau tetap hidup benar, karena Tuhan adalah Allah yang adil.


πŸ“Œ Kutipan Hari Ini:

“Ketika dunia goyah, firman Tuhan tetap teguh dan dapat dipercaya.”


πŸ—“️ 05-02-2026

✍️ Rialdi Pasaribu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGAN SUKA NIMBRUNG URUSAN ORANG LAIN

KEPEMIMPINAN YANG MEMBAWA BERKAT

Ga Gampang