SETIA DALAM PROSES YANG BELUM SELESAI 🙏🏗️
📖 Ezra 5:16 (TB) — "Kemudian datanglah Sesbazar, meletakkan dasar rumah Allah yang ada di Yerusalem, dan sejak waktu itu sampai sekarang dikerjakanlah pembangunannya, hanya belum selesai."
Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini mengajarkan bahwa pekerjaan Tuhan sering kali berlangsung melalui sebuah proses yang panjang. Tuhan tidak selalu bekerja dengan tergesa-gesa, tetapi Dia selalu bekerja dengan sempurna.
Saudaraku, ayat ini menceritakan bahwa Sesbazar telah meletakkan dasar Bait Allah, dan pembangunan terus berlangsung. Namun ada satu kalimat yang sangat jujur: "hanya belum selesai." Kalimat ini menunjukkan bahwa umat Tuhan sedang berada di tengah proses. Fondasi sudah ada, pekerjaan sudah berjalan, tetapi hasil akhirnya belum terlihat. Betapa sering kita berada dalam kondisi yang sama. Kita telah berdoa, mulai melayani, memperbaiki kehidupan, membangun keluarga, atau mengejar panggilan Tuhan, tetapi semuanya terasa belum selesai. Kadang kita menjadi lelah karena berharap segala sesuatu segera tuntas. Namun firman hari ini mengingatkan bahwa "belum selesai" bukan berarti gagal. Selama Tuhan masih bekerja, selalu ada pengharapan. Yang berbahaya bukanlah proses yang panjang, melainkan ketika kita berhenti di tengah jalan. Kita ga boleh punya mental pengen instan, pengen gampang. Kita harus lalui proses dan bertumbuh di dalam proses.
Saudaraku, menariknya, para penulis kitab Ezra tidak menyembunyikan fakta bahwa pembangunan belum selesai. Mereka tidak mencoba menampilkan gambaran yang seolah-olah semuanya berjalan sempurna. Alkitab dengan jujur menunjukkan bahwa karya Tuhan sering kali bertumbuh sedikit demi sedikit. Hal ini mengajarkan kita untuk bersabar terhadap proses yang Tuhan izinkan. Karakter tidak dibentuk dalam satu malam. Kedewasaan rohani tidak lahir dalam sekejap. Pelayanan yang berdampak juga dibangun melalui kesetiaan dari hari ke hari. Tuhan lebih tertarik membentuk pribadi kita selama proses daripada sekadar membawa kita secepat mungkin kepada hasil akhir. Sebab ketika proses selesai, kita bukan hanya memiliki pencapaian, tetapi juga karakter yang siap memelihara berkat itu. Sungguh indahnya tinggal dalam proses TUHAN sebab semua itu pasti mendatangkan kebaikan.
Saudaraku, mungkin hari ini ada doa yang belum dijawab, impian yang belum terwujud, atau pergumulan yang belum berakhir. Jangan berkecil hati hanya karena hidup kita masih berada pada tahap "belum selesai." Ingatlah bahwa Tuhan Yesus sendiri berkata di kayu salib, "Sudah selesai." Hanya Tuhan yang berhak menentukan kapan sebuah pekerjaan benar-benar selesai. Selama Dia belum berkata demikian, kita dipanggil untuk tetap setia. Teruslah membangun, teruslah berdoa, teruslah melayani, dan teruslah berharap kepada-Nya. Sebab Tuhan tidak pernah meninggalkan pekerjaan yang telah Dia mulai. Pada waktu-Nya yang sempurna, Dia akan menyelesaikannya dengan cara yang mendatangkan kemuliaan bagi nama-Nya dan sukacita bagi anak-anak-Nya Maka teruslah berjuang di dalam ladang TUHAN. Asal ada penyertaan TUHAN, selamatlah segala sesuatu yang kita kerjakan.
✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:
1️⃣ Saya mau tetap setia sekalipun proses yang saya jalani belum selesai.
2️⃣ Saya mau bersabar terhadap cara dan waktu Tuhan membentuk hidup saya.
3️⃣ Saya mau percaya bahwa Tuhan akan menyelesaikan setiap pekerjaan baik yang telah Dia mulai dalam hidup saya.
📌 Kutipan Hari Ini:
"Belum selesai bukan berarti Tuhan berhenti bekerja; sering kali itu berarti Tuhan masih sedang membentuk kita."
🗓️ Sabtu, 25 Juli 2026
✍️ Rialdi Pasaribu
Komentar
Posting Komentar