Postingan

Terang yang Memberi Hidup

  Yohanes 1:4 (TB)  Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Shalom, Saudaraku... Firman-Mu Tuhan pelita bagi kakiku, janji-Mu terang bagi jalan-jalanku. Saudaraku, terang itu identik dengan kehidupan sedangkan gelap itu erat kaitannya dengan kematian. Yes, itu benar. Manusia yg sudah mati tidak dibiarkan berada di ruang terbuka yang terpapar terang. Orang yg sudah mati akan dikubur, masuk ke dalam tempat yg gelap. Nah, kita yg hidup ada di dalam terang. Yes, terang itulah yang memberi hidup. Kita bisa hidup karena ada Terang Dunia, yaitu Tuhan Yesus. Dialah yang memberikan hidup bagi kita. Dia hebat dan luar biasa. Katakanlah kepada Tuhan, "Tuhan, Engkaulah terang yang memberiku hidup. Terima kasih telah membuatku hidup. Aku pun bersyukur karena terang-Mu telah menuntun jalan hidupku." Selama kita hidup, kita harus terus ada dalam terang Kristus. Jangan sampai keluar dari terang-Nya. Biarlah wajah Tuhan bersinar dan memberi kita kasih karunia. Saudaraku, i...

Mengekspresikan Hidup

  1 Timotius 1:5 (TB)  Tujuan nasihat itu ialah kasih yang timbul dari hati yang suci, dari hati nurani yang murni dan dari iman yang tulus ikhlas. Shalom Saudaraku... Penuhi hatiku, dengan kasih-Mu, ku rindu memandang wajah-Mu oh Tuhan, di tempat kudus-Mu sekarang... Saudaraku, sebagai manusia yang punya perasaan, penting sekali untuk berekspresi. Ekspresi perlu diluapkan dan ditunjukkan. Ketika tim kesayangan kita berhasil mencetak gol, kita pun berekspresi riang gembira. Horee, yeayyy, yuhuuuu.... Nah, sebagai orang Kristen, kita perlu mengekspresikan hidup. Ekspresi ini meluap dari hati. Nah, di hati ini ada hati nurani, perasaan, pikiran dan kehendak. Oke, kita lanjut ya. Hati nurani kita perlu lurus, damai dan tenang di dalam Tuhan. Ketika kita merasa tertuduh, tidak damai sejahtera, maka segera akui itu di hadapan Tuhan dan orang yg bersangkutan. Misal ya, kita lagi minum, eh ga sengaja airnya tumpah dikit ke kasur temen kita. Hati nurani kita seketika ga tenang dan m...

Pengenalan yang Benar akan Allah

  1 Yohanes 5:20 (TB)  Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal. Shalom, Saudaraku... Mengenal Tuhan adalah hal yang sangat indah. Saudaraku, kelak kita akan menyadari bahwa pengenalan akan Tuhan jauh lebih berharga daripada uang, harta, jabatan, gelar atau apapun itu. Semua yang kita kenal akan berakhir dan tinggal nama tapi Allah itu kekal dan sangat patut dan layak bagi kita untuk mengenal Dia selalu. Bagi Saudara, seberapa penting mengenal Tuhan? Apakah biasa saja? Apakah ga berguna? Apakah sangat penting? Bagi saya, mengenal Tuhan sangatlah penting. Semakin kita mengenal Tuhan dengan benar, maka kita akan semakin mengasihi Dia. Semakin kita mengenal Tuhan, maka kita akan semakin mengerti kehendak Tuhan atas hidup kita. Makin mengenal Tuhan, maka hidup kita makin te...

Mengenal Tuhan

  Efesus 1:17 (TB)  dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar. Shalom, Saudaraku... Dan ku ingin mengenal-Mu Tuhan, lebih dalam dari semua yang ku kenal... Saudaraku, siapa yang kenal sama Tuhan? Sudah sejauh mana kenalnya? Sudah tahap apa nih? Nah, kita akan coba renungkan ya. Ada 3 tahap dalam mengenal Tuhan. Pertama, mengenal pekerjaan Tuhan. Orang Israel yg diperbudak di tanah Mesir telah melihat perbuatan dan pekerjaan tangan Tuhan yang ajaib. Mereka melihat begitu luar biasanya kuasa Tuhan yang memukul Mesir dengan 10 tulah. Mereka pun alami banyak mukjizat lainnya, yaitu berjalan di melitasi Laut Teberau, minum air dari yg pahit jadi manis, menerima dan makan roti manna serta dituntun oleh tiang awan dan tiang api. Bukankah itu semua luar biasa? Tapi, nyatanya mengenal perbuatan Tuhan saja tidak membuat orang Israel berbakti kepada Allah, tidak membua...

Memanggil Dia Bapa

  Yohanes 20:17 (TB)  Kata Yesus kepadanya: "Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu." Shalom, Saudaraku... Seperti bapa sayang anaknya demikianlah Engkau mengasihiku.. Saudaraku, sebagai orang Kristen, saya bangga sekali karena dapat memanggil Tuhan dengan sapaan Bapa. Ini dekat sekali, ini indah sekali. Kedekatan hubungan ini hanya ada di antara kita dengan Bapa, Allah yg sejati. Memanggil Allah dengan sebutan Bapa merupakan efek dari hukum Roh yg ditaruh dalam hati kita dan dituliskan dalam akal budi kita. Dengan hukum Roh yg memberi hidup, maka kita bisa memanggil ya Abba, ya Bapa kepada Allah kita. Hal ini penuh sekali. Kita tidak perlu takut datang kepada Bapa. Kita tidak perlu malu. Kita bisa menghampiri takhta kasih karunia Bapa dengan berani oleh karena kasih Allah mengalahkan segala k...

Mendalami Hukum Roh

  Ibrani 10:16 (TB)  sebab setelah Ia berfirman: "Inilah perjanjian yang akan Kuadakan dengan mereka sesudah waktu itu," Ia berfirman pula: "Aku akan menaruh hukum-Ku di dalam hati mereka dan menuliskannya dalam akal budi mereka, Shalom, Saudaraku... Ubah hatiku seperti hati-Mu, setulus salib-Mu, kasih-Mu, Tuhan... Saudaraku, lagi lagi kita membahas tentang hukum ya. Kita bukan anak fakultas hukum tapi kita perlu mengetahui bahwa ada banyak hukum yg berlaku di dunia. Sebagai guru les fisika, saya mengajarkan hukum Newton, hukum Archimedes, hukum Ohm dan masih banyak lagi. Di suatu negara juga ada hukum loh. Tiap negara punya ketentuan hukum yg berbeda. Kalau kita di Indonesia, ya kita otomatis harus patuh dengan hukum di negara ini. Kalau kita ke Inggris, otomatis hukum Inggris yg berlaku atas kita. Oke lanjut ya... Dalam tubuh kita juga ada hukum yg berlaku, misalnya begini... Lambung kita mencerna makanan secara otomatis. Apakah lambung harus diajarin supaya dia bisa...

Dahsyatnya Hukum Roh

  Roma 8:2 (TB)  Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut. Shalom, Saudaraku... Yang terutama di dalam hidup ini meninggikan nama Yesus. Saudaraku, dalam hidup kita, ada 4 hukum yang berlaku. Pertama, ada hukum Allah yg ada di luar diri kita. Itu tertulis di 2 loh batu. Kemudian, ada hukum kebaikan, itu ada dalam jiwa kita. Kita punya moral yang baik, bisa menghormati orang tua, bisa sopan sama orang lain, itu semuanya secara alami ada dalam diri manusia. Ketiga, ada hukum dosa yang ada dalam tubuh kita. Nah, ini diturunkan oleh Iblis. Iblis yang mendominasi hidup kita untuk lagi dan lagi berbuat dosa, untuk terus jatuh dan melawan Allah. Keempat, ada hukum Roh. Nah, ini tersimpan di dalam roh kita. Inilah yang memberi hidup, inilah yang mengalahkan hukum dosa. Jadi, Iblis itu bikin kita untuk melawan semua hukum, yaitu hukum Allah, hukum kebaikan dan hukum Roh. Kita seringkali melanggar hukum Allah, kita juga seringkali ab...