Mengekspresikan Hidup

 1 Timotius 1:5 (TB)  Tujuan nasihat itu ialah kasih yang timbul dari hati yang suci, dari hati nurani yang murni dan dari iman yang tulus ikhlas.

Shalom Saudaraku... Penuhi hatiku, dengan kasih-Mu, ku rindu memandang wajah-Mu oh Tuhan, di tempat kudus-Mu sekarang...

Saudaraku, sebagai manusia yang punya perasaan, penting sekali untuk berekspresi. Ekspresi perlu diluapkan dan ditunjukkan. Ketika tim kesayangan kita berhasil mencetak gol, kita pun berekspresi riang gembira. Horee, yeayyy, yuhuuuu.... Nah, sebagai orang Kristen, kita perlu mengekspresikan hidup. Ekspresi ini meluap dari hati. Nah, di hati ini ada hati nurani, perasaan, pikiran dan kehendak. Oke, kita lanjut ya. Hati nurani kita perlu lurus, damai dan tenang di dalam Tuhan. Ketika kita merasa tertuduh, tidak damai sejahtera, maka segera akui itu di hadapan Tuhan dan orang yg bersangkutan. Misal ya, kita lagi minum, eh ga sengaja airnya tumpah dikit ke kasur temen kita. Hati nurani kita seketika ga tenang dan mendorong kita untuk mengakuinya. Ketika kita mengakuinya, maka kita membuat hati ini damai dan tenteram. Ini bagus sekali. Menjaga hati nurani seperti ini akan membuat kita tidak betah hidup dalam dosa, tidak nyaman hidup dalam kecemaran. Ketika kita jatuh, seketika itu juga hati nurani merasa janggal, merasa nda enak lalu kita mengakuinya dan minta ampun dosa kepada Tuhan. Mari kita jaga hati nurani kita setiap saat ya

Saudaraku, untuk mengekspresikan hidup, kita pun perlu perasaan yang mengasihi Tuhan. Perasaan sayang, cinta dan kasih perlu tertuju dan terfokus kepada Tuhan. Ekspresi ini penting sekali. Tanpa cinta dan kasih kepada Tuhan, maka ekspresi hidup kita hambar dan asem. Perasaan benci atau cuek ga akan mendatangkan kebaikan. Perasan itu hanya memperburuk relasi. Kita perlu kasih yg semakin besar kepada Allah. Pertama-tama, kasihi Tuhan Allah dengan segenap hati, jiwa dan akal budi setelah itu barulah kasih kepada sesama. Ekspresi ini perlu kita wujudnyatakan dalam kehidupan kita sehari-hari.

Saudaraku, aspek lainnya untuk mengekspresikan hidup ialah pikiran. Pikiran kita perlu diperbaharui. Tanpa pembaharuan, pikiran kita pasti berbau duniawi. Pikiran yg tidak dibaharui akan berfokus pada saya, saya dan saya. Pikiran itu egois dan masa bodo sama orang lain. Karena itu, kita perlu dibaharui supaya pikiran kita sepemikiran dengan pikiran Tuhan. Pikiran Kristus perlu jadi bagian dari pikiran kita. Bagian yg utuh dan penuh. Belajar untuk minta pikiran Kristus setiap hari ya. Kemudian, kita pun perlu kehendak yang lembut. Jangan seperti Firaun yg keras dan kaku dalam kehendaknya. Tipe orang semacam ini akan kena hukuman Tuhan yang mengerikan. Kita perlu kehendak yang mau diarahkan oleh Tuhan, yg diajar dan dibimbing oleh Tuhan. Selalu pilih kehendak yang menyenangkan hati Tuhan. Jangan pernah memilih untuk mendukakan Roh Kudus. Pilihlah untuk hidup berkenan bagi Allah. Itulah kehendak yang lembut, yg seturut dengan kehendak Allah

Puji Tuhan hari ini kita sudah belajar
☆ Miliki hati nurani yg damai di dalam Allah
☆ Miliki ekspresi perasan yang mencintai dan mengasihi Tuhan sepenuhnya
☆ Selaraskan pikiran dan kehendak supaya seturut dan serupa dengan Allah
Tuhan Yesus menopang kita. Amin 😇💪🥳.

Kutipan
Ekspresikan hidup kita dengan hati nurani yg murni, perasan yang penuh kasih, pikiran yang diperbaharui dan kehendak yang lembut

04-05-2022
RP

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERKAT YUSUF PART 4 (TERAKHIR)

PEMELIHARAAN TUHAN TIDAK PERNAH GAGAL 👣🍞✨

BANYAK PENASIHAT