SETIAP ORANG MEMILIKI BAGIAN DALAM PEKERJAAN TUHAN 🙏🏛️
📖 Ezra 3:8 (TB) — "Pada tahun yang kedua sesudah mereka sampai ke rumah Allah di Yerusalem, dalam bulan yang kedua, maka Zerubabel bin Sealtiel dan Yesua bin Yozadak beserta saudara-saudara mereka yang lain, yakni para imam dan orang-orang Lewi, dan semua orang yang pulang ke Yerusalem dari tempat tawanan memulai pekerjaan itu. Mereka menugaskan orang-orang Lewi yang berumur dua puluh tahun ke atas untuk mengawasi pekerjaan membangun rumah TUHAN."
Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini mengajarkan bahwa pekerjaan Tuhan membutuhkan keterlibatan seluruh umat-Nya.
Saudaraku, setelah satu tahun mempersiapkan segala sesuatu, tibalah waktunya pembangunan Bait Allah dimulai. Menariknya, Alkitab tidak hanya menyebut Zerubabel dan Yesua sebagai pemimpin, tetapi juga para imam, orang-orang Lewi, dan semua orang yang kembali dari pembuangan. Ini menunjukkan bahwa pembangunan rumah Tuhan adalah pekerjaan bersama. Tidak seorang pun dapat berkata, "Ini bukan tugas saya." Setiap orang memiliki bagian sesuai dengan karunia dan tanggung jawabnya. Demikian pula dalam gereja dan kehidupan orang percaya saat ini. Ada yang dipanggil memimpin, ada yang melayani, ada yang mengajar, ada yang mendukung di balik layar, tetapi semuanya sedang membangun Kerajaan Allah. Tuhan tidak mencari penonton, melainkan rekan sekerja yang bersedia dipakai-Nya. Dalam gereja, ada yg melayani sebagai pendeta, penatua, diaken dan pengurus komisi. Semua jemaat harus belajar untuk melayani sebab dengan demikian kita mau serupa dengan Tuhan Yesus. Jangan cuma pengen enaknya, hanya jadi jemaat yg ogah melayani, ogah berkorban. Itu bukan ciri Tuhan Yesus. Itu justru karakter Iblis. Maka jauhi karakter Iblis dan mari serupa dengan Tuhan Yesus.
Saudaraku, ayat ini juga menunjukkan bahwa Tuhan adalah Allah yang menghargai keteraturan. Orang-orang Lewi yang berumur dua puluh tahun ke atas ditugaskan secara khusus untuk mengawasi pembangunan. Ada pembagian tugas, ada tanggung jawab, dan ada kepemimpinan yang jelas. Hal ini mengajarkan bahwa pelayanan kepada Tuhan bukanlah pekerjaan yang dilakukan dengan sembarangan. Tuhan adalah Allah yang teratur, sehingga pekerjaan-Nya pun dikerjakan dengan penuh tanggung jawab. Semangat saja tidak cukup. Kesungguhan, disiplin, dan integritas juga diperlukan agar pekerjaan Tuhan dapat berjalan dengan baik. Ketika setiap orang menjalankan tugasnya dengan setia, pelayanan akan menjadi berkat dan memuliakan nama Tuhan. Setiap pengurus komisi di gereja harus semangat menjalankan fungsinya. Demikian juga para penatua harus mengayomi jemaat. Pun jemaat harus saling melayani satu sama lain di dalam kasih Kristus.
Saudaraku, perhatikan pula bahwa pembangunan baru dimulai pada tahun kedua setelah mereka tiba di Yerusalem. Mereka tidak terburu-buru, tetapi juga tidak menunda tanpa alasan. Ada waktu untuk mempersiapkan diri, dan ada waktu untuk mulai bekerja. Demikian pula dalam hidup kita. Ada masa ketika Tuhan sedang membentuk karakter, memperlengkapi kemampuan, dan mempersiapkan hati kita. Namun akan tiba saatnya Dia berkata, "Sekarang mulailah." Jangan terus-menerus menunggu waktu yang menurut kita paling sempurna. Ketika Tuhan membuka kesempatan, melangkahlah dengan iman. Apa pun bagian yang Tuhan percayakan kepada kita, kerjakanlah dengan segenap hati, sebab setiap pekerjaan yang dilakukan bagi Tuhan tidak pernah sia-sia. Dia melihat kesetiaan setiap hamba-Nya dan akan memakai hidup yang rela dipersembahkan bagi kemuliaan-Nya. Dalam ladang Tuhan, jerih lelah kita tidak akan pernah sia-sia. Allah pasti sediakan upah yg indah bagi anak-anak-Nya. Mari kita melakukan pelayanan kita atas dasar kasih kita kepada Tuhan Yesus yg begitu baik.
✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:
1️⃣ Saya mau mengambil bagian dalam pekerjaan Tuhan sesuai dengan karunia yang Dia berikan.
2️⃣ Saya mau melayani dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan kesetiaan.
3️⃣ Saya mau siap melangkah ketika Tuhan memanggil saya untuk mulai bekerja bagi-Nya.
📌 Kutipan Hari Ini:
"Tidak ada peran yang terlalu kecil dalam Kerajaan Allah; yang Tuhan cari adalah hati yang setia mengerjakan bagian yang dipercayakan-Nya."
🗓️ Sabtu, 11 Juli 2026
✍️ Rialdi Pasaribu
Komentar
Posting Komentar