JADILAH TERANG YANG MENUNJUKKAN JALAN KEPADA TUHAN ❤️
Matius 5:14 (TB) “Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.”
Shalom, Saudaraku! 😊 Pernahkah kita berada di tempat yang gelap, lalu melihat cahaya kecil dari kejauhan? Meskipun cahayanya tidak besar, kita bisa melihat arah dan merasa terbantu karenanya. Begitu juga dengan kehidupan kita sebagai orang percaya. Di tengah dunia yang penuh kebingungan, kebencian, dan ketidakjujuran, Tuhan memanggil kita untuk menjadi terang bagi orang-orang di sekitar kita.
Saudaraku, Yesus berkata bahwa kita adalah terang dunia. Perhatikan bahwa Yesus tidak berkata bahwa kita harus berusaha menjadi terang, tetapi bahwa kita adalah terang. Artinya, sebagai pengikut Kristus, kehidupan kita seharusnya memancarkan karakter-Nya. ❤️ Ketika orang lain memilih berbohong, kita tetap jujur. Ketika orang lain membalas kebencian, kita belajar mengasihi. Ketika orang lain kehilangan harapan, kita hadir untuk menguatkan. Kita tidak harus menjadi orang terkenal atau memiliki jabatan tinggi untuk menjadi terang. Kita bisa memulainya dari hal-hal sederhana yang kita lakukan setiap hari. Tuhan Yesus menjadi teladan sejati bagi kita. Ia adalah terang dunia. Ia memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kita bisa jadikan status WA atau facebook kita menjadi terang dengan membagikan pesan firman TUHAN. Kita harus bangga punya Tuhan Yesus yang telah menyelamatkan dan menolong hidup kita. Terang itulah yang harus kita pancarkan dan beritakan.
Saudaraku, Yesus juga berkata bahwa kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Ini mengingatkan kita bahwa kehidupan kita dapat menjadi kesaksian bagi orang lain, bahkan ketika kita tidak menyadarinya. Di rumah, keluarga melihat bagaimana kita memperlakukan mereka. Di tempat kerja, rekan-rekan memperhatikan kejujuran dan tanggung jawab kita. 🙏 Karena itu, jangan hanya berusaha terlihat baik ketika berada di gereja atau di hadapan orang tertentu. Biarlah karakter kita tetap sama, baik ketika dilihat orang maupun ketika tidak ada seorang pun yang memperhatikan. Sebagai terang, kita tidak boleh sekadar pencitraan atau ngonten doang. Kita harus real, asli, nyata dan original. Kita harus jadi terang yg juga berani berkorban seperti lilin. Demi menerangi sekitarnya, lilin bersedia meleleh.
Saudaraku, menjadi terang bukan berarti kita harus merasa lebih baik daripada orang lain. Terang tidak menyombongkan dirinya; terang membantu orang lain melihat jalan. Demikian juga, tujuan hidup kita bukanlah supaya orang mengagumi diri kita, melainkan supaya melalui kehidupan kita, mereka dapat mengenal kebaikan Tuhan. 🌱 Kita memang masih memiliki kelemahan dan terkadang melakukan kesalahan. Namun, jangan berhenti bertumbuh. Izinkan Tuhan membentuk hati dan karakter kita, sehingga kehadiran kita membawa harapan, kasih, dan kebenaran di mana pun kita berada. Kita juga harus mengandalkan firman Tuhan sebagai pelita dan terang bagi jalan kita. Saat memberi nasihat, mari kita gunakan firman Tuhan sebagai pedoman. Jadikan firman sebagai terang sejati dalam setiap pikiran, perkataan dan perbuatan kita.
Puji Tuhan, hari ini kita sudah belajar:
1. ❤️ Sebagai pengikut Kristus, kita dipanggil untuk memancarkan karakter-Nya melalui kehidupan sehari-hari.
2. 🙏 Kesaksian terbesar bukan hanya perkataan kita, tetapi juga bagaimana kita hidup dan memperlakukan orang lain.
3. 🌱 Jadilah terang bukan untuk mencari pujian, melainkan supaya orang lain dapat melihat kebaikan Tuhan.
Doa:
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau telah memanggil kami menjadi terang dunia. Tolong kami agar perkataan, sikap, dan tindakan kami mencerminkan kasih-Mu. Ajarlah kami untuk tetap menjadi terang di dalam keluarga, pekerjaan, gereja, dan lingkungan kami, sehingga melalui kehidupan kami, orang lain dapat semakin mengenal Engkau. Amin ❤️🥰😇
Kutipan:
“Jangan hanya menceritakan tentang terang Kristus; biarlah kehidupanmu membuat orang lain dapat melihat terang itu.”
Rabu, 28 Oktober 2026
Rialdi Pasaribu
Komentar
Posting Komentar