Postingan

Mau Rendah Hati

  Matius 3:14 (TB)  Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: "Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?" Shalom, Saudaraku... Tuhan Yesus mengasihi kita selalu... Saudaraku, saat itu Yesus ingin dibaptis oleh Yohanes. Pembaptisan bagi Yesus bukan menandakan bahwa Dia perlu pengampunan dosa. Pembaptisan bagi Yesus menjadi sebuah penggenapan dari nubuat para nabi. Jadi apa yg sudah dinyatakan dahulu akan digenapi satu per satu menurut kehendak-Nya dan waktu-Nya yang terbaik. Kita harus percaya bahwa tidak ada satu pun firman yang gagal. Semua yg sudah dinubuatkan pasti terjadi. Kemudian pembaptisan bagi Yesus pun menjadi deklarasi kehadiran Allah Tritunggal. Hebat sekali. 3 pribadi hadir ketika Yesus dibaptis. Baptisan Yesus juga menjadi titik awal bagi pelayanan Yesus. Bagi kita sebagai orang percaya, kita pun perlu dibaptis. Bagi kita, ini menjadi suatu tanda bahwa kita mau menjadi keluarga Kerajaan Allah. Kita mau disucikan oleh darah Yesus Kristus....

Jangan Bercerai

  Matius 1:19 (TB)  Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. Shalom, Saudaraku... Sebuah lirik lagu berkata, "Baca Kitab Suci, doa tiap hari kalau mau tumbuh." Saudaraku, Puji Tuhan kita sudah sampai ke Perjanjian Baru. Mari kita belajar baca Alkitab secara berurutan setiap hari dan nikmati setiap firman Tuhan yg kita renungkan. Nah, kita perlu tahu bahwa Yesus itu lahir dengan cara yang tidak bisa ditiru oleh siapapun. Kelahiran-Nya terjadi tanpa proses reproduksi alami suami isteri. Yesus bahkan lahir dari seorang dara, seorang wanita yang belum menikah atau berhubungan intim. Dia dikandung dari Roh Kudus. Inilah wujud dari keilahian Allah. Ajaib, sungguh ajaib apa yg Allah lakukan dalam proses kelahiran Yesus. Ini juga menyatakan bahwa Yesus tidak dikandung dalam dosa tetapi dalam kekudusan. Dia manusia, tapi Dia tidak turut berdosa. Kelahiran Yesus justru memberi h...

Pentingnya Persepuluhan

  Maleakhi 3:8 (VMD)  Orang seharusnya tidak mencuri dari Allah, tetapi kamu telah mencuri dari Aku. Kamu mengatakan, ‘Apa yang telah kami curi dari Engkau?’ Kamu seharusnya menyerahkan sepersepuluh dari milikmu. Kamu seharusnya sudah memberikan pemberian khusus kepada-Ku. Shalom, Saudaraku... Sebuah lirik berkata, "Bawa persembahanmu dalam rumah Tuhan dengan rela hatimu, janganlah jemu." Saudaraku, berkat yang kita peroleh datangnya dari Tuhan. Meskipun kita merasa bahwa kita sudah kerja keras dan layak menerima upah, tapi kita harus sadari bahwa upah yg kita terima pun sebenarnya berkat dari Tuhan. Jadi segala sesuatu yg kita peroleh bersumber dari Tuhan dan itu adalah berkat dari Tuhan. Apa yg kita miliki sebenarnya bukanlah milik kita. Apa yg kita miliki adalah sesuatu yg perlu kita kelola dan pertanggung-jawabkan di hadapan Tuhan. Kita perlu memiliki pengertian ini. Salah satu mengelola persembahan ialah dengan memberi persembahan sebagai ucapan syukur kita di hadapan ...

Roh Kesatuan Suami Isteri

  Maleakhi 2:15 (VMD)  Allah menginginkan suami dan istri menjadi satu daging dan satu roh, maka mereka mempunyai anak-anak yang kudus. Jadi, jagalah roh kesatuan. Jangan khianati istrimu. Dialah istrimu sejak kamu masih muda. Shalom, Saudaraku... Sebuah lirik berkata, "Ku berjuang sampai akhirnya Kau dapati aku tetap setia." Saudaraku, hubungan suami isteri adalah suatu kesatuan yang erat sekali. Awalnya, keduanya tidak sedarah dan tidak sedaging tapi menjadi sedaging lalu menghasilkan keturunan yang sedarah dengan keduanya. Suami isteri sudah punya pengalaman bersatu menjadi satu daging. Hal ini sangat besar, sangat berharga dan sangat penting. Maka hormati perkawinan. Di situ sudah ada kontak batin, sudah ada ikatan emosional. Bukan hanya badannya yg sudah bersatu tapi keduanya pun harus belajar menyatukan roh. Gimana caranya? Keduanya perlu tunduk kepada satu Allah, satu iman dan satu baptisan. Suami isteri harus sepakat dalam banyak hal. Belajar untuk memiliki kesatuan...

Jadilah Genabala yang Baik

  Zakharia 11:17 (VMD)  Terkutuklah gembala yang tidak berguna! Engkau meninggalkan dombaku. Hukum dia! Potong tangan kanannya dan congkel mata kanannya dengan pedang. Tangan kanannya tidak berguna. Mata kanannya akan buta. Shalom, Saudaraku... Tuhan Kau Gembala kami, tuntun kami domba-Mu.. Saudaraku, kita punya satu Gembala yang Agung, namanya Tuhan Yesus. Dia sangat menyayangi dan mengasihi domba-domba-Nya. Dia perhatikan kita dengan kasih dan sayang. Dia tidak pernah meninggalkan kita. Dia tidak pernah abaikan kita. Dia selalu hadir dan menuntun kita. Tuhan Yesus begitu baik. Kita akan selalu ada dalam bimbingan-Nya. Dia senang sekali merawat kita bahkan Dia mau menjaga kita dari serangan binatang buas. Tuhan itu Gembala yang Baik. Gada dan tongkat-Nya telah menghibur kita. Sungguh luar biasa. Dia mengenal kita satu per satu dan domba-domba-Nya mengenal suara Sang Gembala. Sungguh karib dan dekat hubungan Sang Gembala dengan para domba. Saudaraku, di gereja juga kita men...

Jangan Mengabaikan Panggilan

  Zakharia 7:13 (VMD)  TUHAN Yang Mahakuasa mengatakan, “Aku memanggil mereka, dan mereka tidak menjawab. Jadi sekarang, jika mereka memanggil Aku, Aku tidak menjawab. Shalom, Saudaraku... Sebuah lirik berkata, "Berseru memanggil nama-Nya, berdoa Dia kan segera menghampiri dirimu." Saudaraku, Tuhan itu Mahakuasa. Kita perlu mendalami dan memaknai pernyataan ini. Dia sangat besar, teramat besar. Kuasa Allah sanggup untuk menciptakan gunung, laut, langit, binatang bintang, hutan, danau juga bebatuan. Dia pun ciptakan tumbuhan, binatang dan manusia. Sungguh besar Kau Allahku. Kuasa Allah begitu mempesona dan begitu besar. Kita perlu mengucap syukur untuk kebesaran dan kuasa-Nya yang melimpah. Dia pun sanggup untuk menjawab doa. Dia bahkan mengerti bahasa tetesan air mata loh. Manusia ngerti kata-kata yg kita ucapkan tapi manusia belum tentu liat tetesan air mata kita dan mereka belum tentu mengerti keadaan kita. Tapi Tuhan tahu dan Dia mengerti segala persoalan yg kita hadapi....

Tuhan Diam Diantara Kita

  Zakharia 2:10 (TB)  Bersorak-sorailah dan bersukarialah, hai puteri Sion, sebab sesungguhnya Aku datang dan diam di tengah-tengahmu, demikianlah firman TUHAN; Shalom, Saudaraku... Tuhan itu baik, untuk selama-lamanya Dia baik. Saudaraku, ketika Saudara kita yg dari jauh datang ke rumah kita, kita akan bersukacita dan bersorak-sorai. Saya ingat waktu masih kecil. Ketika tahu bahwa ada kabar Saudara dari Jakarta ingin datang ke rumah yg di Bandung, saya begitu senang. Saya bersukacita karena saudara-saudaraku datang. Itu artinya kami bisa bermain, jalan-jalan dan yang paling saya harapkan adalah dapat duit dari namboru alias tante. Hahahaha... Kedatangan Saudara aja bisa bikin kita sukacita apalagi kedatangan Tuhan. Wah, ini harus disambut dengan sukacita dan sorak-sorai... Kita perlu belajar bersuka di dalam Tuhan. Hari ini saya menjadi pemimpin pujian di suatu ibadah pemuda. Melihat sekilas, saya perhatikan dari depan masih ada orang yg memuji Tuhan tapi tanpa ekspresi suk...