Darah Perjanjian

Lukas 22:20 (TB)  Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata: "Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu.

Shalom, Saudaraku... Tuhan Yesus mengadakan perjanjian baru bagi kita. Hari ini kita akan belajar darah perjanjian.

Saudaraku, banyak orang ibadah di gedung gereja dan gereja identik menjadi tempat beribadah. Tapi ibadah sesungguhnya, yakni ibadah paling agung terjadi bukan di gedung gereja, melainkan di Bukit Tengkorak. Ibadah paling sakral justru terjadi di tempat paling hina. Para serdadu Romawi menempatkan orang-orang jahat dan menyalibkan mereka di Golgota tetapi Allah memakai tempat itu untuk kebaikan seluruh umat manusia. Di sanalah ibadah paling suci berlangsung. Yesus, Sang Anak Domba Paskah, yang darah-Nya tercurah bagi kita, mati di kayu salib untuk menebus kita dari dosa dan maut. Saat kematian-Nya, justru tabir Bait Suci terbelah, membuat para imam yg mengambil laba alias keuntungan jadi pengangguran. Kita tak perlu lagi imam untuk mempersembahkan korban berupa domba dan lembu. Yesus adalah Imam Besar kita yang mempersembahkan diri-Nya sendiri sebagai Anak Domba Paskah yang memuaskan hati Allah, sebab hanya Dia yang suci, tak bercacat dan tak bernoda. Betapa agungnya karya-Mu, Tuhan Yesus!

Ingat, cawan yang ditumpahkan itu adalah perjanjian baru oleh darah Yesus. Kita tidak lagi terikat dengan perjanjian lama yang mengharuskan sunat untuk keselamatan. Mau disunat ataupun tidak disunat, itu tidak menjadi masalah, yg penting ialah darah Yesus tercurah bagi kita. Jangan lagi kita diaduk dengan perjanjian lama. Yesus sudah menggenapi perjanjian lama dan kini Ia mengadakan perjanjian baru bagi kita, yaitu dengan kuasa darah Yesus. Darah Yesus sangat amat berarti bagi umat Kristiani. Setiap hari kita perlu kuasa darah Yesus. Jangan sampai lewatkan kuasa darah Yesus dalam doa kita. Kenapa? Karena kita bisa masuk ke dalam takhta karunia Allah hanya dengan darah Yesus. Selain itu, kita ga punya akses datang kepada Bapa. Betapa berharganya perjanjian baru ini, darah Yesus sungguh dahsyat. Setelah kita masuk ke takhta karunia Allah, jangan datang dengan tangan hampa, datanglah membawa persembahan, yaitu korban syukur berupa pujian dan penyembahan. Kita, umat tebusan, perlu memuji dan menyembah Allah setiap hari, setiap saat.

Sebagai umat tebusan, kita perlu belajar berterima kasih. Sama halnya ketika kita mengajar anak-anak untuk berterima kasih setelah mereka menerima hadiah dari orang lain, begitu juga kita harus mengajari diri kita untuk berterima kasih kepada Allah. Dia sudah memberikan yg terbaik, hadiah istimewa, yaitu Yesus Kristus. Darah-Nya menjadi perjanjian baru dan membawa kita masuk ke takhta karunia Allah. Setelah kita masuk, kita mau bawa apa? Bawalah pujian dan penyembahan, sebab itu adalah persembahan yg harum bagi Allah. Itu adalah wujud ungkapan syukur dan terima kasih kita atas kebaikan Allah. Kita ga akan bisa balas apa-apa, sebab pemberian Tuhan itu sangat amat besar. Kita mau berikan istana raja berlapis emas pun tidak akan mampu membalas kasih Allah. Jangankan 100%, bahkan kita pun ga bisa balas 1% dari pemberian Allah. Yang bisa kita lakukan hanyalah berterima kasih, mengucap syukur dan terus menaikkan pujian dan penyembahan bagi Allah. Karena itu, mari kita penuhi mulut kita dengan pujian, sepanjang hari kita beri penghormatan kepada Yesus Kristus.

Puji Tuhan, hari ini kita sudah belajar
✓ Ibadah paling agung terjadi di tempat paling hina, darah-Nya tercurah dan menjadi perjanjian baru bagi kita.
✓ Darah Yesus membawa kita masuk ke takhta kasih karunia Allah
✓ Datanglah ke takhta kasih karunia Allah dengan membawa persembahan berupa pujian dan penyembahan

Tuhan Yesus menyertai Saudara. Amin! ❤☀️🔥

Kutipan
Darah Yesus adalah perjanjian baru yang membawa kita masuk ke takhta kasih karunia Allah

06-07-2020
RP


Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERKAT YUSUF PART 4 (TERAKHIR)

PEMELIHARAAN TUHAN TIDAK PERNAH GAGAL 👣🍞✨

BANYAK PENASIHAT