Merenung dan Mengamati
Mazmur 119:15 (TB) Aku hendak merenungkan titah-titah-Mu dan mengamat-amati jalan-jalan-Mu.
Shalom, Saudaraku yg kekasih dalam Kristus. Tuhan Yesus memulihkan segala kepahitan hati! Hari ini kita akan belajar merenung, mengamati dan bergemar akan firman Tuhan.
Saudaraku, siapa suka merenung? Saya harap kita semua suka merenung. Merenung itu indah, apalagi merenungkan firman Tuhan. Saya yakin kita tahu banyak kisah dalam Alkitab atau banyak ayat dalam Alkitab tapi ga banyak dari kita mendalami firman karena kita belum merenungkannya. Merenung yg saya maksud bukanlah saat membaca firman atau dengerin firman melainkan saat kita memikirkan firman Tuhan. Dari tempat parkir sepeda ke ruangan kantor, saya berjalan selama kurang lebih 15 menit. Itu jadi kesempatan saya untuk memikirkan firman Tuhan. Baru-baru ini saya memikirkan tokoh Yusuf. Merenungkan kisah Yusuf sangat luar biasa. Saya belajar buanyak banget... Kalau kita gunakan 5 menit aja untuk merenungkan integritas Yusuf ketika digoda oleh istri Potifar, kita akan dapat banyak hikmat dan pengertian yg luar biasa dan bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Saran saya, di waktu senggang, saat kita berjalan, duduk atau santai, pikirkanlah kisah dalam Alkitab, renungkanlah ayat Alkitab, itu sangat menolong kita memiliki hidup yg makin akrab dengan Allah.
Selanjutnya kita perlu mengamat-amati jalan-jalan Tuhan. Mengamati adalah suatu kegiatan yg melibatkan mata. Nah, beberapa orang curiga sama Tuhan dan berasumsi buruk kepada Tuhan. Ada yg bilang Tuhan tuh jahat, licik, aneh, ga peduli, suka menghukum dan lain sebagainya. Kenapa bisa gitu? Soalnya mereka memandang Allah dengan kacamata jasmani bukan kacamata rohani. Hal yg jasmani membuat pola pikir kita sempit, picik dan kerdil. Kita tidak akan menghormati Tuhan kalau kita gunakan kacamata jasmani. Kita hanya akan mempertanyakan Tuhan dan meragukan kuasa-Nya. Nah, kalau kita mau terima damai sejahtera dan sukacita, gunakan kacamata rohani alias kacamata iman. Kacamata ini memampukan kita untuk melihat jalan-jalan Tuhan yg indah, dahsyat dan luar biasa. Segala sesuatu yg terjadi dalam hidup kita sesungguhnya akan membawa kita pada kebaikan demi kebaikan, kemenangan demi kemenangan dan dari kemuliaan kepada kemuliaan. Pengamatan kita akan cerah kalau kita gunakan kacamata rohani. Selama ini kita gunakan kacamata yg mana?
Saudaraku, kalau kita setia merenungkan dan memandang firman Tuhan, maka inilah hasilnya -> Mazmur 119:16 (TB) Aku akan bergemar dalam ketetapan-ketetapan-Mu; firman-Mu tidak akan kulupakan. Manusia ini punya banyak kegemaran. Ada yg gemar masak, nyanyi, dance (dibaca tiktokan), traveling dan lain sebagainya. Tapi berapa orang yg gemar membaca dan merenungkan firman Tuhan? Ga banyak! Banyak orang inget hot news alias berita panas yg pernah terjadi di tahun lalu, tapi ga banyak yg inget firman Tuhan yg dibahas di Minggu lalu. Tapi saya yakin, kita akan jadi orang yg bergemar dalam firman dan tidak melupakan sabda-Nya ketika kita mau setia merenungkan dan mengamati firman Tuhan. Jadilah bergemar akan firman, maka hidup kita tidak akan sia-sia. Hidup dengan kegemaran lain tidak akan mengarahkan kita pada hidup yg kekal, tapi ketika kita bergemar di dalam Kristus, maka kita sedang ada dalam posisi yg tepat, aman dan tentram. Haleluya!
Puji Tuhan, hari ini kita sudah belajar
✓ Mari renungkan firman Tuhan ketika duduk atau berdiri atau berjalan
✓ Amati firman Tuhan dengan kacamata rohani
✓ Bergemarlah dalam firman Tuhan maka hidupmu tidak akan sia-sia
Tuhan Yesus menolong Saudara! Amin 😇❤😊
Kutipan
Renungkan, amati dan jadilah bergemar akan firman Tuhan
02-08-2020
RP
Komentar
Posting Komentar