Teladan Tabita
Kisah Para Rasul 9:40 (TB) Tetapi Petrus menyuruh mereka semua keluar, lalu ia berlutut dan berdoa. Kemudian ia berpaling ke mayat itu dan berkata: "Tabita, bangkitlah!" Lalu Tabita membuka matanya dan ketika melihat Petrus, ia bangun lalu duduk.
Shalom, Saudaraku.. Tuhan Yesus adalah kebangkitan dan hidup. Ada amin...? Hari ini kita akan belajar teladan Tabita.
Saudaraku, ada seorang perempuan bernama Tabita atau dalam bahasa Yunani disebut Dorkas. Ia mengalami sakit lalu meninggal. Ia dimandikan dan dibaringkan di ruang atas. Orang-orang belum menguburkan dia. Masih banyak yg melayat dan menangisi kepergiannya. Orang baik pergi ke rumah Bapa dengan tersenyum tetapi orang-orang yg melihat kepergiannya menangis tersedu-sedu. Kepergian orang baik sangat mengharukan. Beberapa orang menyayangkan kepergian orang baik dari dunia ini. Selama kita hidup, marilah kita jadi orang baik, sebab untuk itulah kita diciptakan, yakni untuk mengerjakan perbuatan baik (Efesus 2:10). Kita ini sudah diberikan anugerah yg sangat indah, yaitu Roh Kudus yg tinggal di dalam diri kita. Sudah sepatutnya kita menjadi orang baik sebab buah roh sangat amat baik adanya. Kepergian orang baik pasti menyebabkan tangisan kasih dari orang-orang yg menyayanginya tetapi pasti mewariskan buah yg baik dan manis bagi orang-orang yg masih hidup.
Saudaraku, mari kita gali lebih dalam sosok Tabita ini. Perhatikan ayat berikut -> Kisah Para Rasul 9:36 (TB) Di Yope ada seorang murid perempuan bernama Tabita — dalam bahasa Yunani Dorkas. Perempuan itu banyak sekali berbuat baik dan memberi sedekah. Perempuan ini tidak hanya berbuat baik tapi Alkitab mencatat ia BANYAK SEKALI berbuat baik. Tidak hanya berbuat baik, ia juga suka memberi sedekah. Itu artinya Tabita memperhatikan orang-orang yg berkekurangan. Tabita orang yg peduli dan penuh belas kasih. Dia wanita yg dermawan. Orang yg sangat banyak berbuat baik dan memberi sedekah pasti membawa banyak kenangan. Ketika Tabita disemayamkan, banyak orang membawa semua baju dan pakaian yg dibuat Tabita selama ia hidup. Banyak orang mengenang kebaikannya. Tabita sudah mewariskan tidak hanya kebaikan tapi juga barang yg bisa dipakai dan dikenakan oleh orang banyak. Kebaikan bisa menjadi alasan bagi Tuhan untuk membangkitkan orang mati. Orang-orang seakan masih memerlukan sosok Tabita di dunia ini. Seolah-olah banyak orang mengetuk pintu sorga dan meminta belas kasih Allah bagi mereka yg menginginkan kebangkitan Tabita. Bersyukur, Tabita memiliki teman-teman yg baik. Tabita punya persekutuan yg bertumbuh di dalam Tuhan. Mereka memanggil Petrus untuk datang dan melihat Tabita yg disemayamkan. Kita perlu belajar, selama kita hidup, kita perlu tinggal dan bertumbuh dengan teman-teman yg baik dan persekutuan yg membangun. Mereka bisa membawa kita untuk mengalami kuasa Allah yg dahsyat, yg membangkitkan dan menghidupkan. Seperti kisah orang lumpuh yg digotong oleh 4 orang temannya di kitab Injil, kita pun perlu teman-teman yg demikian, yg mau peduli kepada kita.
Setelah Petrus datang ke rumah duka, ia berlutut dan berdoa. Ini penting sekali. Ketika kita memohon, kita perlu merendahkan diri di hadapan Tuhan. Jangan datang dengan kekuatan, kehebatan dan kecakapan. Datanglah dengan kerendahan dan kehinaan. Seberapa sering kita menggunakan lutut untuk bertelut? Sudahkah kita berdoa dandan berlutut? Petrus datang dengan rendah hati di hadapan Allah kemudian berdoa. Setelah ia berdoa, Petrus berpaling kepada Tabita, memanggilnya lalu mengatakan, "Bangkitlah!" Apa yg terjadi? Tabita bangkit dan hidup kembali. Dahsyat! Tuhan berkenan kepada doa orang yg rendah hati. Tuhan pun berkenan kepada orang yg banyak berbuat kebaikan dan suka bersedekah. Tuhan karuniakan kembali hidup kepada Tabita supaya ia bisa lebih lagi jadi saluran berkat buat setiap orang di sekitarnya. Dahsyat sekali!
Puji Tuhan, hari ini kita sudah belajar
✓ Kepergian orang yang banyak berbuat baik menimbulkan tangisan kasih dari banyak orang.
✓ Selama kita hidup, mari lakukan banyak kebaikan dan memberi sedekah
✓ Berdoalah dengan rendah hati di hadapan Allah
Tuhan Yesus menolong Saudara. Amin! 😇😊❤
Kutipan
Kebaikan hatimu menjadi alasan bagi Tuhan untuk memberkatimu
04-08-2020
RP
Komentar
Posting Komentar